Karnamu

Karnamu
untung saja


__ADS_3

sudah 4 hari zia berada di rumah sakit setelah di pindah kan dari IGD setelah sadar


dan yang di tugas kan merawat zia adalah mba maya salah satu asisten rumah tangga di rumah farhan sedang kan rina hanya beberapa kali dalam sehari karna dia juga harus mengurus suami nya dan urusan nya yang lain


dan farhan kerumah sakit jika sudah larut malam ketika zia sudah tertidur dia selalu tidur di sofa ruang rawat zia benerapa hari ini


drt


drtt


"assalamualaikum han nanti pulang sekolah langsung kerumah ya "pinta rina yang sedang di rumah sakit menengok zia


"waalaikum salam iya ma"jawab farhan yang sedang berada di kantin sekolah karna jam istirahat


"yasudah assalamualaikum"


"waalaikum salam"jawab farhan sambil mengakhiri panggilan


"gimana han lo setuju kan dengan rencana kita ?"tanya nana .


mereka memang sedang merencanakan mencari tau kebenaran tentang kematian reva karna sampai saat ini masih belum ada yang bisa menemukan bukti nya al hasil farhan masih tetap jadi pantauan pihak yang berwajib


"gimana nanti aja sore ini gue disuruh langsung pulang "jawab farhan


""yah gak jadi dong detektif -detektifan nya! ah gak seru"timpal key


tuk


"aww om udin dzolim banget deh"ucap zia sambil mengelus jidat nya yang terkena jitakan sendok dari wadin


setelah pulang sekolah farhan langsung kerumah nya


"assalamualaikum"ucap farhan sambil


"waalaikum salam "ucap mama yang sedang turun dari tangga dan di ikuti oleh nugraha


farhan mencium tangan kedua orang tua nya


"bang iman lagi masukin koper siapa ma?" tanya farhan yang melihat di halaman rumah nya ada mang iman supir kantor sedang memasukan koper kedalam bagasi mobil

__ADS_1


"itu koper mama nak!"ucap rina


"mama akan ke swiss jenguk nenek kamu sebelum lahiran"lanjut rina .farhan pun mengangguk mengerti


"papa ikut?"tanya farhan


"papa cuma anterin besok pulang ."jawab nugraha


"jaga zia baik-baik ya han besok dia bakal pulang nanti setelah dia baikan dia akan mulai sekolah lagi"ucap mama sambil menepuk bahu farhan .


"mama berangkat dulu assalamualaikum"ucap rina dan farhan pun menyalami tangan kedua orang tuanya


"grand moms"ucap zia dengan suara cempreng nya sambil berlari kearah rina


"grand moms mau kemana?"tanya zia yang sudah berada di hadapan rina


"grand mom mau ke swis key "jawab rina sambil membelai pipi key .meski key cerewet tapi rina sangat menyayanginya


dan meski key hanya anak dari anak angkat nya tapi rina tidak pernah membedakan antara key dan farhan


"ikut"satu kata dari key membuat yang mendengar nya jengah sebab key itu termasuk anak yang tidak mau ketinggalan berita


"grand mom disana bukan buat jalan -jalan key"ucap nugraha


"enggak ah gak seru !mending aku disini aja main t*ik-t*ok an"jawab zia sambil nyengir


rumah key dan farhan memang tidak berjauhan malah saling berhadapan hanya terhalang oleh jalan perumahan saja


"yaudah grand mom berangkat dulu jaga diri baik-baik asslamualaikum"ucap rina sambil masuk kedalam mobil setelah dicium tangan nya oleh key


"grand fap juga berangkat dulu assalamualaikum"


"waalaikum salam"


hari ini adalah hari kepulangan zia .farhan tidak ikut karna sebelum dia pulang dia harus mengadakan rapat osis dulu


hanya chika ,arno dan maya saja yang mengantar


"nah ini kamar kamu "ucap chika setelah membuka pintu kamar farhan

__ADS_1


ini rumah siapa kok besar banget?ini juga kamar siapa kok asing banget?batin zia sambil di gandeng tangan nha untuk masuk kedalam kamar farhan


lalu chika mendudukan dan menidur kan zia di atas kasur


"kamu suka gak kamar nya?"tanya arno yang melihat zia seperti bingung .memang wajar kalau zia bingung ini kan pertama kalinya dia masuk kerumah nugraha


".."zia hanya diam


"yaudah gak papa sekarang kamu istirahat aja nanti kalau ada sesuatu kamu panggil mba maya aja ya"ucap chika


setelah itu mereka membiar kan zia istirahat dan meninggal kan nya di kamar sendirian


"mba nanti jangan lupa kasih obat nya ya "ucap chika sambil berjalan keluar rumah


"iya non insya allahnanti saya akan layanin non zia "ucap maya


"nanti kalau ada apa-apa langsung telepon saya aja ya mba .saya pamit dulu assalamualaikum "ucap chika


"waalaikum salam "


di rumah farhan memang memiliki dua asisten rumah tangga maya dan rita kedua nya sekitar umur 40 an


zia tidaj melakukan apapun selama seharian di dalam kamar sebab ada mba maya yang menemani nya


dan melayani kebutuhan zia karna kondisi zia yang belum sehat betul.


"non sekarang non istirahat bibi simpan obat nya di sini sama air nya nanti kalau non merasa pusing di malam hari minum aja obat yang ini .bibi keluar dulu "ucap mba maya sambil menyimpan obat di atas nakas di sebelah tempat tidur zia


dan zia hanya membalas dengan senyuman karna semenjak bunda nya pergi di saat dia masih tidak sadar kan diri .setelah zia sadar dia tidak banyak berbicara


sekitar jam 9 malam farhan pulang dari kantor dan dia langsung masuk ke kamar nya lampu di kamar nya pun sudah mati


farhan melempar tas nya ke atas kasur dan berjalan untuk menghidup kan lampu sambil tangan nya membuka kancing bajunya


"astagfirullah"ucap farhan kaget saat lampu sudah hidup dan dia berbalik badan ter nyata zia sudah tidur di atas kasur nya


farhan lupa jika zia pulang hari ini dan dia tidak mengira bahwa zia akan tidur sekamar dengan nya


untung saja karna zia masih berada dalam efek obat jadi dia tidak merasa terganggu karna farhan melempar kan tas nya .untung tas nya hanya mendarat di sebelah kepala nya saja

__ADS_1


bagaimana jika tas farhan mendarat pas kepala zia .zia kan masih sakit


untung aja ni orang gak bangun .kalau tas gue kena kepala nya bisa-bisa dia harus di bawa ke rumah sakit lagi .batin farhan sambil mengambil tas nya dan menyimpan nya ke tempat lain .


__ADS_2