
disaat tengah malam
uggghhh
"aduh kepala aku kok sakit banget mmm"batin zia sambil berusaha duduk dan memegang kepala nya .
farhan yang merasa terganggu karna suara rintihan zia dia membuka matanya tapi tidak bergerak karna dia sangat lelah rasanya malas untuk memeriksa zia .dia hanya memperhatikan saja.
zia langsung mengambil obat yang sudah disiap kan oleh mba maya di atas nakas dekat tempat tidur nya
farhan tidak langsung menutup matanya kembali tapi dia memastikan dulu sampai zia benar -benar tidur.
pagi hari setelah mba maya memberikan sarapan dan obat kepada zia.
"mba apa suami saya tinggal di kamar ini?"tanya zia kepada mba maya
"iya non memang nya kenapa"jawab mba maya
"enggak saya cuma tanya aja "
"yasudah kalau begitu non langsung istirahat saja .ayo saya antar kedalam "karna mba maya tadi membawa zia ke balkon untuk sarapan di sana katanya sambil berjemur
"makasih ya mba udah mau urus saya "ucap zia sambil membaringkan badan nya di bantu oleh mba maya
"iya non gak papa ini memang sudah menjadi tugas saya"
"tapi setelah ini mba maya gak usah anterin makanan ke kamar aku lagi ya!" pinta zia
"memang nya kenapa non?"tanya maya dia takut kalau sampai melakukan kesalahan
"saya mau mandiri selama ini saya selalu di urus sama bunda trus bunda gak ada masa saya masih ngerepotin orang lain "ucap zia
"saya tidak merasa di repot kan non"
"tapi saya juga harus membiasakan hidup mandiri ,nanti siang bibi mau kan nemenin saya keliling rumah "
"emang non sudah kuat ?"zia hanya menjawab dengan sedikit anggukan dan senyuman
"assalamualaikum"ucap nugraha dari balik pintu dan membuka nya sedikit membuat yang di dalam saling menoleh.
"waalaikum salam tuan"jawab maya sambil membungkukan badan nya
"bagai mana keadaan kamu sekarang ?"tanya nugraha kepada zia
__ADS_1
"alhamdulillah udah baikan"jawab zia
"syukur kalau gitu ,mba tolong di jaga yah kalau ada apa-apa langsung kasih tau saya "ucap nugaraha
drt
drt
"assalamualaikum "ucap nugraha kepada orang di sebrang sana
*...*
"iya saya kesana sekarang ,waalaikum salam "
"saya sedang buru-buru .saya pamit assalamualaikum"ucap nugraha sambil melenggang pergi
"waalaikum salam"
setelah kepergian nugraha zia pun langsung terlelap karna efek obat dan mba maya pun meninggal kan nya sendiri di kamar.
"han gimana ?lo di apain di dalam"tanya wadin kepada farhan karna farhan memang di suruh untuk menemui kepala sekolah pas waktu istirahat
farhan pagi-pagi memang sudah berangkat ke sekolah sebelum siswa datang karna dia ingin mencari informasi kematian reva
meskipun farhan bisa menggunakan jabatan ayah nya tapi dia bukan termasuk anak yang suka memakai jabatan arang tua untuk menghadapi masalah
sama hal nya seperti nana .dia adalah anak pemilik sekolah tapi dia tidak pernah mau menggunakan jabatan ayah nya untyk menghadapi masalah apalagi hanya untuk menjadi tenar
"gak gumana-gimana dan gak di apa-apa in"jawab farhan enteng dan tidak memperdulikan ocehan wadin berikut nya
setelah bel pulang berbunyi semua siswa /i pulang ke tempat masing-masing
"ternyata gue berbakat banget jadi ar*tis.ternyata gampang banget ya bersandiwara,gue yang nyebabin si reva mati tapi malah si farhan yang kena batunya.
eh tapi kalau kena nya sama si farhan sih gue gak perlu panik secara dia kan anak sultan"crocos mawar saat berada di dalam kamar nya dan mambuka baju seragam nya dan iya lempar ke sembarang arah kini tersisa te*ng top dan dia mulai membuka resleting rok nya
mawar adalah salah satu siswi sekolah nusantara .dia juga adalah salah satu siswi yang menyukai farhan
"oh jadi yang ngebunuh si reva itu lo"sarkas irdad yang sedari tadi mendengar kan ocehan mawar
"em-ngapain lo kesini "ucap mawar cepat
"ternyala lo bukan hanya jal**ang tapi lo juga pembunuh "ucap irdad sambil mendekat ke arah mawar
__ADS_1
"emang lo tau apa hah"ucap mawar menantang
"yang gue tau lo itu ja**lang pembunuh dan lo juga udah tau bukan kalau gue udah tau semua badan lo"ucap irdad sambil mengelus leher sampai ke bagian atas buah dada mawar karna dia menggunakan te*ng top jadi agak terlihat atas buah dada nya
"gue kira lo itu cuma berani ngelabrak orang yang ngedeketin si farhan tapi lo sampai berani membunuh "lanjut irdad "lo masih cinta kan sama dia ?"tanya irdad masih dengan cara berbisik di sebelah telinga mawar .
mawar mengepal kan tangan nya
kok dia bisa tau kalau gue suka ngelabrak .batin mawar
"lo pikir si farhan mau nerima perawan rasa ja*lang ,gue bakal hukum lo karna itu"ucap irdad sambil tangan nya membuka resleting rok mawar dan bibir nya terus menelusuri leher sampai ke area sensitif mawar
lo yang udah buat gue jadi jalang(irdad) .tapi gue gak akan berhenti buat bisa dapetin farhan .batin mawar di tengah kegiatan panas mereka di sore hari
"lo datang ke hotel ke alamat yang udah gue kirim langganan lo datang satu jam lagi "ucap irdad sambil beranjak dari kasur dan mulai memakai satu persatu pakaian nya
satu jam lagi mawar harus melayani pelanggan sedangkan barusan dia baru selesai melayani irdad .
"dad gue masi-"protes mawar yang terpotong oleh irdad
"gak ada protes ,gak ada nego malam ini ibu lo harus ngelayani dua orang, lo masih mau nambahin satu orang lagi ,gak ada ahlak banget "
emang lo punya ahlak!! .ya ampun bu masa iya perasaan baru tiga hari kemarin dalam satu malam ibu harus layanin dua orang masa malam ini lagi.batin mawar yang kasihan melihat ibu nya yang pulang hampir pagi dalam keadaan mabuk berat karna melayani dua laki-laki
terkadang jika irdad mengingin kan mawar .maka irdad akan memberikan orang yang akan di layani mawar kepada ibu nya mawar .
siang pun terlewat kan oleh zia dengan berkeliling di rumah nugraha dan sekarang zia sudah menunaikan sholat isya
"non makan malam dulu setelah itu minum obat"ucap maya di luar kamar karna kamar zia tadi tidak tertutup rapat
"iya mba saya kebawah sekarang "
zia memang meminta maya untuk tidak mengantar kan makanan ke dalam kamar dia ingin membiasakan makan bersama keluarga barunya
"biar saya ambilin nasi nya non"maya menawarkan
"mba saya mau nunggu suami saya turun dulu"ucap zia
"suami mba masih kan belum pulang takut nya lama kalau nunggu dulu"ucap maya
"suami saya udah pulang kok mba tadi mba kan juga nyapa dia waktu pulang"ucap zia kekeuh
"non apa yang barusan pakai jas yang berjalan ke atas "zia hanya mengangguk
__ADS_1
jadi non zia menyangka bahwa suami nya itu....