
bel pulang berbunyi hari ini tidak ada rapat osis jadi farhan memutus kan untuk langsung kerumah zia bersama syahnaz mereka hanya berdua karna yang lain pergi ke toko buku .
farhan memang sama sekali tidak mengetahui orang yang kemarin sempat dia tabrak bahkan hari ini zia masih berada di rumah sakit.
"naz yang mana rumah nya"tanya farhan saat syahnaz menyuruh farhan untuk melambat kan laju mobil nya
"kalau gak salah di belakang rumah yang agak besar itu"jawab syahnaz dia tidak mungkin menyebut rumah itu besar kepada farhan karna rumah farhan tiga kali lipat lebih besar dari itu
setelah memarkirkan mobil nya farhan dan syahnaz langsung turun dan berjalan menuju belakang rumah besar itu
"kaya nya yang itu deh "ucap syahnaz sambil terus berjalan menuju tempat yang mau di tuju
"sepi benget,kaya nya gak ada orang deh"lanjut syahnaz sambil celingak -celinguk melihat kanan kiri nya bahkan dia juga sempat mengintip jendela rumah.
"lo yakin ini rumah nya?"tanya farhan .dan syahnaz hanya mengangguk
"kumuh banget "ucap farhan sedikit tidak nyaman mungkin dia memang tidak terbiasa
dan syahnaz pun mengerti dengan keadaan farhan
"kita cari tau dari tetangga aja gimana"usul syahnaz tanpa menunggu jawaban dari farhan dia langsung menemui tetangga yang lewat karna kebeneran pas ada tetangga yang lewat.
"assalamualaikum.bu mau tanya orang yang tinggal di rumah ini kemana ya?"tanya syahnaz to the poin.bahkan tanpa menunggu ibu itu menjawab salam nya dulu
"waalaikum salam .iya neng rumah yang itu?"tanya ibu itu sambil tangan nya menunjuk ke rumah yang berada tidak jauh dari mereka.
syahnaz pun mengangguk dan mengiyakan
"neng tanya aja sama ibu yang punya kontrakan itu rumah nya yang sebelas situ.kalau ibu kurang tau ibu jarang lewat sini soal nya"jelas ibu ramah
"makasih ya bu kita duluan assalamualaikum"setelah syahnaz berpamitan kepada ibu tadi dia langsung bergegas pergi ke rumah ibu kontrakan.
farhan tidak banyak komen karna dia tau syahnaz adalah orang yang selalu bersemangat kalau di kasih tugas apalagi tentang menyelidiki
tok
__ADS_1
tok
tok
"assalamualaikum spada"ucap syahnaz dengan suara keras
"jangan keras-keras naz nanti ganggu tetangga"farhan mengingat kan
"iya maaf hehe"jawab syahnaz sambil nyengir.
"waalaikuk salam ada keperluan apa ya"jawab yang punya rumah
"eh ibu .jadi gini em-han gimana?"tanya syahnaz."seperti nya penting mending sambil duduk aja."bukan farhan yang menjawab tapi ibu kontrakan.
setelah semua nya duduk di kursi depan rumah
"jadi begini bu saya mau tanya apa ibu kenal sama yang nama nya zia?"farhan mulai membuka obrolan
"iya bu kata nya dia ngontrak di rumah kontrakan ibu"cerocos syahnaz.
mereka kesini pake seragam kayanya utusan dari sekolah nya.batin ibu masih terdiam
"bu kenapa bengong"tanya syahnaz yang melihat ibu tidak kunjung menjawab.
"jadi sebenar nya guru kami sudah beberapa kali mencari informasi tapi sampai sekarang tidak mendapat kan apa-apa"jelas farhan
"jadi sebenarnya rumah kontrakan yang di tempatin zia dan ibu nya itu memang sudah kosong selama dua mingguan .dan setelah zia dan ibu nya pergi meninggal kan kontrakan saya juga pergi ke luar kota kemarin ,saya baru pulang .mungkin itu sebab nya saya tidak tau kalau ada guru yang mencari zia"jelas ibu panjang lebar
"trus bu gimana sama zia nya?"syahnaz semakin tidak sabar mendengar kan jawaban nya
"saya tidak tau ,soal nya mereka tidak memberi tau saya akan berpindah kemana"
setelah ibu yang punya kontrakan itu berbicara seperti itu mereka tidak bisa berbuat apa -apa
farhan langsung mengantar syahnaz pulang karna rumah syahnaz tidak jauh dari tempat itu
__ADS_1
drrt
drrt
"hp lo bunyi tuh"ucap syahnaz .farhan pun langsung mengambil ponsel nya dan mengangkat telpon nya
"assalamualaikum "ucap farhan kepada seseorang di sebrang telpon
*........*
*iya aku pulang sekarang*
jawab farhan
*.......*
*waalaikum salam*
"siapa?"tanya syahnaz sebelum keluar dari mobil karna tadi mereka sudah hampir sampai di depan rumah syahnaz
"mama"jawab farhan singkat.
"o.yaudah makasih ya gue duluan assalamualaikum"
setelah farhan mengantar kan syahnaz dia langsung pulang kerumah .
"apa ?malam ini kenapa mendadak aku kan belum ngasih jawaban .mau apa enggak nya"ucap farhan tidak terima dengan keputusan mama nya.
"poko nya mama gak mau tau kamu siap gak siap harus siap "mama tetap pada pendirian nya dan langsung pergi dari ruang tamu
"udah lah boy turutin aja apa kata mama kamu .mama pasti tau apa yang terbaik buat anak nya."ucap papa sambil menepuk pundak farhan dan pergi menyusul mama
huhhhh
hembusan napas berat farhan .
__ADS_1