
setelah jaya pamit marwah langsung kembali ke dalam rumah sakit dia memang tidak menemukan seorang pun .dia mengira mungkin semua orang sudah pulang .dia memutus kan menunggu di depan ruangan yang zia tempati .karna dokter chika sepertinya belum selesai memeriksa anak nya
sedang kan farhan kini sedang berada di ruangan khusus nya di rumah sakit itu .karna tadi ada suster yang datang kepada nya untuk menyampai kan pesan untuk farhan supaya beristirahat di ruangan nya karna kemungkinan zia akan di pindah kan ke ruang rawat besok pagi.
setelah membersihkan badan nya farhan langsung duduk di sofa
drett
drrett
farhan pun mengambil ponsel nya yang berada di atas meja di hadapan nya
*assalamualaikum*ucap syahnaz yang menelpon di sebrang sana
*waalaikum salam*jawab farhan sambil menyandarkan kepala nya
*han gimana lo udah dapet kabar belum?*tanya syahnaz
*tentang?*tanya balik farhan
*ya ampun perasaan lo belum tua banget deh!kok jadi pelupa gitu*
*to the poin aja *sarkas farhan masih dengan suara dingin nya
*santai aja kali !gue kan cuma tanya .!itu lo yang soal anak baru itu *ucap syahnaz
*zia*jawab farhan singkat dan dia merasakan ada yang aneh
*iya di-*ucap syahnaz
tut
tut
"lah ni orang maen matin aja gue kan belum selesai ngomong dasar beruang kutub"grutu syahnaz karna telpon nya di mati kan secara sepihak sebelum dia mwnyelesai kan ucapan nya satu kata dari syahnaz untuk saat ini.menyebal kan
setelah farhan mengingat sesuatu dia langsung menelpon wadin.
__ADS_1
*assalamualaikum .din tolong kirimin data diri anak baru. *ucap farhan disaat wadin masih menjawab salam nya.
*ngomong apa si lo han gak jelas .*ucap wadin
huhhh helaan napas farhan entah kenapa dia sangat terburu-buru
*tolong kirimin gue data diri anak baru *
*anak baru kan banyak han .lo mau berapa?*
*yang tadi siang bu isna nyuruh gue buat nyari tau tentang dia*jelas farhan
*o.itu yaudah nanti gue kirimin .tapi lo lagi di mana sih gue di rumah lo nih !sepi banget kaya kuburan *
*gue lagi ada urusan .bentar lagi ortu gue kaya nya nyampe .udah dulu assalamualaikum*ucap farhan
"lah si oneng gitu doang "gumam wadin sambil beranjak menuju kamar yang biasa dia tempati jika sedang menginap di rumah farhan
farhan pun langsung mengirimkan pesan kepada sekertaris arno untuk mengirimkan data diri zia .
tidak perlu menunggu lama farhan sudah mendapat kan apa yang dia butuh kan
ternyata yang telah sah menjadi istri nya beberapa waktu lalu adalah zia yang sedang iya cari keberadaan nya .
tapi yang menjadi pertanyaan siapa ayah nya apakah jaya ?tapi begaimana dengan alm tante sopi yaitu mama nya nana.
pagi pun tiba.
"pagi tan om"ucap wadin dengan senyum nya sambil menghampiri rina dan nugraha.
"pagi wadin .ayo sarapan dulu"jawab rina
"iya tante makasih .oh iya aku mau tanya farhan kemana ya tante kenapa semalam dia gak pulang?"tanya wadin
"dia masih ada urusan " jawab rina singkat sambil memberikan beberapa lembar roti di atas piring untuk nugraha
setelah sarapan rina tidak mau menunggu lama karna dia harus segera kerumah sakit sebelum terlambat
__ADS_1
di rumah sakit rina langsung keruang rawat zia karna beberapa jam yang lalu dia sudah pindah ruangan .
"assalamualaikum "ucap rina sambil membuka pintu ruangan
"waalaikum salam "jawab marwah sambil menoleh kepada rina yang sedang berjalan kearah nya.
"gimana kabar menantu aku mar"tanya rina
"dia masih belum sadar sampai saat ini "jawab marwah sambil mengelus pucuk kepala zia
"tapi dokter chika bilang dia mungkin akan segera sadar sebentar lagi"lanjut nya
"syukur kalau gitu.trus gimana rencana kamu .apa kamu akan tetap pergi meski anak mu belum sadar" tanya rina dan dijawab oleh marwah dengan anggukan
"aku titip anak ku ya rin .aku pasti kembali .tolong jaga dan bantu dia untuk mengingat kembali ingatan nya"pinta marwah dan langsung memeluk rina.
"assalamualaikum "ucap farhan sudah berada di sebelah rina dan marwah dengan menggunakan seragam sekolah nya.
"waalaikum salam "jawab rina dan marwah serempak
"rin "ucap marwah dan rina pun mengangguk.
"nak apa bunda boleh bicara sama kamu sebentar"pinta marwah kepada farhan
farhan menyetujui dan mereka berjalan agak menjauh tapi masih berada di ruangan itu.
"nak bunda titip anak bunda ya .bunda harus pergi sekarang juga mungkin akan agak lama tapi bunda berjanji akan kembali lagi .bunda mohon sekali sama kamu jaga dia kalau kamu gak nyaman sama dia jangan sakiti dia ."ucap marwah sambil menangis
"bunda gak punya banyak waktu lagi .maafin bunda ya karna harus ngerepotin kamu"ucap marwah di akhir kalimat nya farhan pun tidak banyak mengucap kan sesuatu
setelah marwah pamit kini rina dan farhan sedang berbicara di ruangan farhan
"kamu kasih ini sama wali kelas kamu"ucap rina setelah mendengar kan cerita farhan yang sedang mendapat kan tugas dari guru untuk mecari keberadaan zia.dan farhan menanyakan apakah benar zia yang iya cari sama dengan zia yang sudah sah menjadi istri nya dan rina membenarkan .
"yaudah farhan pamit dulu berangkat sekolah assalamualaikum"ucap farhan dan di angguki oleh rina
"waalaikum salam"
__ADS_1
farhan memang tidak bertanya tentang surat apa yang mama nya berikan tapi dia tau maksud mama nya .dan dia juga belum bertanya tentang ayah nya zia tapi dia yakin pasti mama nya akan memberi tau nya suatu saat nanti.