
Chapter 1 : Transmigrasi (Awal perjalanan)
°°°°°°°°
London , Inggris
Sebuah rumah mewah dengan desain rumah kontemporer dengan taman yang begitu luas . saat kita masuk ke halaman depan indra penglihatan kita di sambut dengan sebuah rumah bergaya mewah dengan paduan warna putih – abu-abu ,cahaya kerlap-kerlip mewah yang terpajang menciptakan pencahayaan alami yang memberi suasana terang , juga jendela-jendela kaca berukuran besar dan tembus pandang kita bias melihat kearah luar Karena saking bening nya , taman yang di tumbuhi berbagai macam bunga salah satu nya bunga berwarna merah menyala dengan duri pada tangkai nya . Bunga mawar lah yang mendominasi taman tersebut ,dan air pancuran kecil yang menjadi pusat taman tersebut . saat masuk ke dalam rumah mewah tersebut, kita di sambut dengan berbagai furniture yang sederhana dan ringan dan setiap furniture di tata dengan baik . sebuah lampu gantung besar yang menyinari seluruh ruangan bersinar terang karena terbuat dari berlian asli .bukan hanya furniture saja namun terdapat berbagai koleksi lukisan yang terpajang di dinding ,kita seperti memasuki museum bersejarah dan bernuansa klasik.
Saat kita memasuki sebuah kamar set klasik mewah Claudia ,di dalam kamar tersebut terdapat berbagai macam furniture . luas kamar ini bahkan lebih luas dari lapangan sepak bola hanya untuk sebuah kamar saja .
Kamar tersebut do dominasi warna abu-abu putih dengan gorden hitam dan ada sesosok gadis dewasa berusia sekitar 25 tahun yang terbaring malas di atas Kasur king size nya , gadis tersebut adalah pemilik rumah yang mewah tersebut. Gadis itu memiliki fiture wajah tiga dimensi , dengan hidung yang agak mancung , kulit seputih salju bibir cheri dan alis yang melengkung tajam . yang menarik perhatian ialah iris pada mata gadis itu yang berbeda dari orang pada umum nya ,saat gadis itu membuka mata nya nampak lah iris yang berwarna ungu gelap dengan pecahan seperti permata.
Iris ungu milik gadis itu sangat mempesona tetapi juga aneh ,ada sedikit riak di mata gadis itu lalu menatap kea ke arah cermin . dengan senyum aneh memperhatikan iris ungu yang berbeda dari orang lain ,jika iris berwarna biru itu lumrah maka iris ungu ialah aneh . setelah asyik mengamati mata nya gadis itu bangun dari tempat tidur ,dengan piyama yang miring surai platinum yang tergerai bebas bergoyang seiring langkah kaki gadis itu .
gadis itu mengambil sebuah buku bukan buku pelajaran melainkan sebuah novel fantasi ,dia melirik sekilas buku tersebut lalu mengambil nya dan menuju balkon . gadis itu duduk dengan santai lalu membaca halaman pertama novel tersebut , beberapa menit gadis itu masih dalam keadaan tenang akan tetapi detik berikut nya suara mengutuk datang dari bibir mungil gadis itu.
“ Mengapa bisa ada wanita bodoh seperti ini di dunia ? , Sepertinya bukan salah nya gadis ini menjadi jahat itu sudah ketentuan dari penulis nya ! “ gadis berucap tenang
Keheningan kembali terjadi gadis itu membaca novel tersebut dengan tenang lagi , akan tetapi mulut nya tidak bisa berhenti mengutuk seorang karakter novel tersebut.
“ Ini bukan novel darah anjing yang legendaris itu kan ? , hah namun alur nya seperti nya mengatakan iya sebuah kisah cinta dimana seorang gadis biasa yang menjadi Cinderella dan mengalahkan saudari tiri jahat , apakah novel ini bergenre harem terbalik . namun aku sangat membenci karakter Antagonis yang sudah lemah di tambah bodoh ini ,tidak aku membenci semua tokoh dari dalam novel berdarah anjing ini .Heran sekali mengapa gadis polos yang bahkan lebih bodoh dari antagonis menjadi Protogonist novel ini .”.
Setelah gadis itu selesai membaca novel tersebut , raut wajah nya kesal dan muram dia kembali mengutuk novel tersebut secara membabi buta .
“ Sialan belum pernah sebelum nya aku sangat marah hanya karena membaca novel , novel laknat ini hanya tahu cara menyiksa antagonis nya saja . Seharus nya antagonis ini lebih pintar dong mengapa dia sangat bodoh , apakah setiap male lead ini tidak punya otak apa guna nya kemampuan mereka yang hebat namun otak menjadi dongkol karena cinta . “
Gadis yang mengutuk tersebut belum pernah mengalami yang nama nya cinta ,saking marah nya gadis itu merobek novel tersebut menjadi dua bagian lalu membuang nya ke tempat sampah lalu berkata dengan bangga nya .
“ huh novel yang sangat beracun antagonis nya disalahgunakan dari seluruh bab , jika antagonis nya ialah diriku sendiri . aku tidak akan membiarkan diriku di salahgunakan oleh para male lead laknat itu , akulah yang menyalahgunakan mereka semua ! “ ujar gadis itu dengan bangga .
Sehabis puas mengutuk gadis itu keluar dari kamar nya menuju sebuah ruangan rahasia , gadis itu meraba-raba sebuah dinding . Dan detik berikut nya dinding yang rapat dan tertutup itu terbuka , ada sebuah lorong gelap yang tidak diketahui ujung nya . gadis itu berjalan masuk dengan tidak tergesa-gesa , raut wajah nya tenang gadis itu menghidupkan lampu dan lorong gelap kini penuh dengan cahaya .gadis itu memasuki sebuah ruangan terkunci rapat setelah menyesuaikan sidik jari ,wajah ,dan tangan dia masuk ada berbagai macam benda antik di ruangan tersebut .namun ada sebuah benda yang menarik perhatian , sebuah buku yang memiliki tebal 20 cm terpajang di dalam lemari kaca .
Gadis itu tersenyum ringan lalu mengambil buku tersebut memegang buku tersebut gadis itu merasa ada sebuah sensasi aneh .
“ Apakah Cuma khayalan ku saja ,buku ini bersinar tadi ? “ Tanya nya bingung
Mengamati buku tersebut gadis itu terkekeh ringan , dia bersusah payah mencuri buku tersebut dari dalam museum namun naas tidak bias terbuka . dia mengelus sampul buku tersebut dia memperhatikan dengan teliti pola yang tergambar dalam sampul buku tersebut . ternyata pola tersebut ialah mawar hitam yang elegan , namun sepertinya ada pola pedang menyilang di bawah mawar hitam tersebut.
Untuk sesaat dia tenggelam ke dalam lamunan nya namun dia dikejutkan dengan cahaya terang yang keluar dari buku tersebut , gadis itu melempar buku tersebut namun sudah terlambat cahaya keemasan menyelimuti gadis itu hingga kesadaran nya menghilang.
°°°°°°°°°°°°°
__ADS_1
Magic World , Kekaisaran Ivern
Kastil Marquess Of Vorte , Taman Belakang .
Beberapa wanita yang berpakaian sebagai pelayan berkumpul di sekitar seorang gadis yang kehilangan kesadaran nya , para pelayan itu berdiskusi untuk apa yang akan mereka lakukan pada gadis malang itu.
“ Apa sekarang yang akan kita lakukan pada gadis jahat ini ? “ Tanya nya
“ Tapi bagaimana jika kita ketahuan oleh Yang Mulia , bias-bisa kita semua akan di usir dari mansion!”ujar salah satu pelayan takut .
“ Mengapa kita harus takut?, gadis jahat itu tidak di sukai oleh Yang Mulia bahkan di abaikan oleh ayah nya kandung nya sendiri !” ujar seorang pelayan angkuh.
“ Tapi Berry saya sangat takut , bagaimana kalua gadis jahat ini mengadu kepada Yang Mulia maka tamatlah riwayat kita semua !” ujar nya
“ Halah tidak akan nada yang tahu , sekarang buang gadis jahat ini ke dalam air danau biar dia tahu rasa .Siapa yang menyuruh nya angkuh di depan kita , dan juga kita harus bergegas sebelum ada yang dating!” wanita yang di panggil Berry itu dengan cepat memerintahkan pelayan lain nya menyeret tubuh gadis malang itu.
BYUUUR ......
Tubuh gadis itu jatuh ke dalam danau yang dingin ,gadis yang tadi nya terpejam tiba-tiba membuka mata nya . DIa bingung mengapa ada di dalam air , jadi bergegas untuk berenang naik ke atas . Dia merasa tubuh nya kaku dan lemah , melihat sebuah tangan mungil dia mersa aneh . Dan dia mendengar dengan samar-samar sebuah suara kutukan , saat dia naik ke permukaan pandangan nya tertuju pada ketiga wanita yang berpakaian pelayan yang mengoceh tentang apa . Lalu mata nya tertuju pada taman di sekitar , kepala nya berputar dan terasa sakit ini bukan di mansion nya lalu dia ada dimana ? , apakah dia telah di culik atau apa sebuah suara sarkas membangunkan nya dari lamunan.
“OH astaga Nona Muda kita yang terhormat ternyata sudah sadar ? , bagaimana berendam nya enak ? apakah cukup mendinginkan kepala bodoh mu Nona ?! “
Gadis itu melirik wanita itu ternyata seorang pelayan , dia tertegun Nona ….. berarti dia adalah seorang Nona muda dari keluarga kaya sekarang . Jadi dia menyebrang !? namun dimana ini ,dari nada pelayan itu jelas pemilik asli tidak di sukai.
“Oh Nona muda tersayang apakah anda menjadi bodoh setelah tenggelam , mengapa tidak berbicara apakah anda juga bisu ?” Tanya Berry sinis
“ Sepertinya Nona Muda sedang sakit ,mari kami membawa anda Menuju dokter!” ejek nya sinis.
Gadis itu masih belum bereaksi , namun dia mendongak sebuah iris biru laut yang telah kehilangan daya hidup nya kini ada sebuah cahaya misterius yang bersarang , di mata itu ada cahaya dingin membuat para pelayan itu tersentak kaget .
“ Berisik ! Diam untuk ku !” Nada gadis itu jelas sangat dingin
Para pelayan yang kaget tai tersadar dan mulai mencibir dan merendahkan gadis itu lagi .
“ Ternyata Nona Muda tidak bisu ! , dan apa anda menyuruh kami diam apakah mulut kami itu milik anda ?!”
“ Oh Nona Muda kita yang terhormat , lihat diri anda yang lusuh bagian mana nya yang disebut bangsawan!?”
Salah satu pelayan hendak mendorong gadis itu , Namun tangan nya di tangkap oleh gadis itu .
“ HO ….Ho NONA muda ternyata melawan apakah anda lupa dengan yang terjadi pada waktu itu!?”
__ADS_1
Gadis itu tidak memiliki ekspresi khusus di wajah nya , namun kedinginan yang ekstrem keluar dari tubuh nya . Dia mencengkram kuat tangan pelayan itu , lalu menarik nya dan membuangnya seolah seonggok sampah ke dalam danau .
“ akh….akh…akh..Tolong saya akan tenggelam !”
Semua pelayan terlonjak kaget dengan perkembangan situasi ini , mereka dengan marah hendak memukul gadis itu namun gadis itu dengan gesit menghindar . Tanpa ada yang menyadari nya gadis itu mengambil sebuah batu tajam.
“Gadis jahat berani nya kamu ! kami akan membunuh mu sekarang!tangkap gadis jahat itu untuk ku!”teriak nya kasar .
Mata gadis itu sangat dingin , kali ini dia tidak menghindar malah menyerbu ke para pelayan itu . Menggenggam erat batu runcing nan tajam tangan nya berayun dan menggores tangan salah satu pelayan , kemudian menendangnya hingga terpental dan terjatuh ke dalam danau . Lalu ada seorang pelayan yang dating lagi menerjang gadis itu , dia mengelak dengan mulus lalu melompat dan memukul perut bagian bawah pelayan itu mengunci tangan nya dan mematahkan kan nya dengan kejam .
KREEKK....
“ Argh….Argh…. ITU menyakitkan !”
“ Berani nya kamu Gadis Jahat mati kamu!” Teriak Berry marah
Berry menerjang gadis itu dari arah belakang dengan membawa tusuk rambut di tangan nya , karena tubuh yang lemah dia sedikit lambat bereaksi hingga tangan kanan nya tergores . Aliran darah merembes dari tangan nya , di tambah sebuah luka di dahi nya yang masih berdarah dan mengalir di antara alis nya . Gadis itu memandang Berry dingin , walaupun penampilan gadis itu acak-acakan namun keagungan dan kedinginan gadis itu tidak bias di sembunyikan .
Surai platinum tergerai bebas dan berayun di terpa angina , iris biru itu memandang Beryy . Aura yang suram dan dingin menyeruak di udara , pada iris biru itu hanya terpancar aura pembunuhan walaupun darah terus menetes gadis itu seolah tidak perduli . Saat ini gadis itu bagaikan seorang Asyura yang kembali dari neraka bawah untuk menyiksa seorang yang melawan nya .
Pelayan itu kembali mencoba menusuk kearah gadis itu , kali ini tusuk rambut di arahkan pada jantung gadis . Berry berteriak dengan gila .
“ Mati kamu Gadis jahat !” Teriak nya
Gadis itu hanya diam , Berry berpikir bahwa gadis jahat itu menyerah . Namun siapa sangka detik berikut nya tangan yang memegang tusuk rambut di tangkap dan di rebut paksa , Berry terlambat bereaksi sebuah tusuk rambut dengan cepat menggores tangan nya . Berry berteriak kesakitan dan mundur beberapa langkah dia menatap ngeri kearah gadis itu .
“ arg…..arg…… Tidak tolong maaf lan saya Nona Muda saya mohon ampuni nyawa saya !?”
Berry sangat ketakutan saat ini , dia merasa ngeri gadis jahat itu akan membunuh nya bukan.
Dimata gadis itu hanya ada kedinginan dan kekosongan tanpa jiwa , di mata nya hanya ada darah . Gaun putih polos nya telah ternoda darah , namun dia tidak memiliki ekspresi apa pun .
“ Jangan Ahok…. AHOK… tolong ! kamu iblis keji !”
Gadis itu tersenyum aneh , lalu mempercepat langkah nya dia telah berada di depan Berry . Gadis itu dengan kejam menjambak rambut Berry , lalu menampar nya sepuas hati.
“ Kulit wajah mu begitu tebal !” ejek gadis itu
Berry berpikir telah lepas dari gadis jahat itu namun itu hanya khayalan nya saja , dia merasa melayang dan detik berikut nya sebuah tendangan meluncur ke perut nya . Bukan sampai itu saja , tangan yang ternoda darah mengepal tinju dan ,meninju titik pital pada dada Berry bukan sampai itu saja gadis itu bahkan menggores dan merusak wajah Berry . Walaupun Berry berteriak memohon ampun dia tidak di perdulikan oleh gadis itu , setelah Berry tidak bias melarikan diri kemana pun .
Gadis itu bukan nya melepaskan Berry melainkan , menginjak kaki Berry dia mengabaikan Berry yang memohon ampun kepada nya walaupun Berry berteriak kesakitan . Gadis itu tidak kasihan , dia hanya melirik dingin dan tidak peduli akan tetapi dia berhenti akibat sebuah suara dingin .
__ADS_1
“ Berhenti !”