Kelahiran Kembali Putri Antagonis : Putri Iblis Berperut Hitam

Kelahiran Kembali Putri Antagonis : Putri Iblis Berperut Hitam
Chapter 5 : Alunan Piano Misterius


__ADS_3

Chapter 5 : Alunan Piano Misterius


Klotak ……Klotak


Sebuah kereta melaju kencang di antara jalan yang ramai , di dalam kereta tersebut hanya berisi dua orang saja . Seorang anak laki-laki dengan surai platinum sama hal nya Akasia sedang bersandar malas , namun wajah tampan nya seperti cetakan asli dari Dante Helias namun yang berbeda hanyalah iris zambrud tersebut Anak laki-laki ini bukan remaja tersebut berusia sekitar 12 tahun 5 tahun lebih tua dari Akasia.Mata yang tadi nya terpejam akhir nya terbuka , iris zambrud itu memandang sesosok pria di depan nya .


“Apakah kita sudah sampai di kediaman ?” Tanya nya .


“oh Tuan Muda anda sudah bangun , belum kita belum sampai ini masih di ibukota sebentar lagi kita akan sampai ! “


Remaja laki-laki itu melirik kea rah luar ,entah apa yang sedang di pikirkan remaja laki-laki tersebut.


“Apakah rumor tentang gadis itu benar , kabar nya bahkan telah sampai ke telinga ku ?” .


Pria yang bersama remaja laki-laki itu tertegun dan tersenyum tipis .


“Sayang nya rumor itu benar Tuan Muda , setelah sadar Nona Muda menjadi orang yang berbeda seolah-olah dia adalah orang lain ! . Tentang rumor Nona Muda yang menguasai semua mata pelajaran wajib masih belum pasti , saya merasa itu tidak mungkin ! “ Jawab pria itu ragu.


Remaja laki-laki itu tidak bisa menahan senyum, dia akan melihat adik nya yang di juluki gadis jahat itu apakah memang benar dia berubah atau tidak . Semoga adik perempuan nya tidak mengecewakan diri nya .


“ Vino apakah masih belum sampai juga ?” Tanya remaja laki-laki itu .


Pria yang di panggil Vino itu hanya tersenyum sebagai balasan .


“Tuan Muda anda lihat kereta belum berhenti kan !”


...****************...


Kediaman Vorte ,Kamar Akasia


“ Mengapa semua orang sibuk sekali ?” Tanya Akasia .


Marry yang menyisir surai platinum Akasia berhenti sejenak.


“Tuan Muda akan kembali , Kakak laki-laki anda Carlnir Helias Vorte . Kakak laki-laki anda baru beberapa minggu memasuki akademi ,sekarang Tuan Muda akan kembali .


“ Kakak ku ya !” Ujar Akasia dengan senyum smirik.


Siapa sangka dia akan bertemu dengan Male Lead sepagi ini , ya Kakak tiri nya Carlnir Helias Vorte sebenar nya dia dan kakak laki-laki ini hanyalah saudara-saudari tiri . Dan saudari kandung dari Carlnir Helias Vorte ialah pahlawan wanita tentu nya , yang dia tahu Kakak laki-laki tiri ini membenci pemilik tubuh asli karena dia menganggap diri nya menempati milik dari pahlaawab wanita . Carlnir Helias Vorte memiliki kemampuan berpedang yang hebat itu diwarisi dari ayah bajingan tentu nya ,sifat kakak tiri baru nya ini sebenar nya licik , pendiam , terkadang murah senyum , dan berkepribadian lembut hanya untuk pahlawan wanita tentu nya .Kakak tiri nominal ini masuk ke dalam daftar hitam , selain pahlawan laki-laki , dan ayah bajingan . Semoga permainan untuk ke depan nya menjadi menyenangkan .


“Apakah dia sudah kembali ? “

__ADS_1


“Seperti-nya Tuan Muda belum sampai ! nah hari ini anda akan memakai pita warna apa Nona ?”


Akasia melirik sekumpulan pita warna-warni itu , dan akhir nya jatuh pada sebuah pita perak .


“Yang ini saja !”


Marry dengan senang hati mengikat surai platinum Akasia , dia mengepang sebagian surai pleatinum Akasia lalu mengikat nya dengan pita perak yang di pilih Akasia tadi.Melihat ke cermin Nampak lah sosok gadis kecil yang imut nan menggemas kan ,Marry sampai ingin mencubit lemak bayi pada pipi lembut Akasia .


Akasia menuju balkon kamar nya , seperti biasa semilir angina berhembus menerpa wajah mungil nya itu . Melirik kea rah gerbang ternyata ada sebuah kereta dengan lambing keluarga Vorte sedang masuk kediaman , setelah kereta berhenti muncul lah sesosok remaja laki-laki keluar dari kereta .Para pelayan menyambut kedatangan remaja laki-laki itu dengan khidmat , dan ternyata Will juga ada di sana tengah tersenyum menyambut remaja laki-laki itu .


Akasia menopang dagu nya dan bersandar pada tiang pembatas balkon kamar nya .


“Dia sudah datang rupa nya ! , Aku ucapkan selamat datsng di permainan Death or True nya Valeri aku menyambut mu dengan baik ! “


Merasakan pandangan seseorang , Akasia balas menatap kea rah pandnagan tersebut . Ternyata dia bertemu dengan sepasang iris zambrud yang mempesona , jadi Akasia hanya tersenyum dingin sebagai balsan dan langsung memutuskan kontak mata dan masuk kembali ke kamar nya .


Taman


Remaja laki-laki itu tertegun , sorot mata yang asing itu bukan adik perempuan yang di kenal nya . Dia bisa merasa kan kedinginan hanya dari lirikan nya saja ,itu mirip sekali ketika dia berhadapan dengan ayah nya , Seperti nya rumor itu benar .


“ Kakek Will bagaimana pembelajaran adik perempuan ku baru-baru ini ! “


“ Tuan Muda , Soal pembelajaran Nona Muda semua berjalan lancar . Nona Muda telah menguasai tata karma dalam sehari Laki-laki tua ini pernah menguji nya ! “ Ujar Kakek Will dengan bangga.


“Dimana Ayah ku ? “ Tanya nya


“Yang Mullia ada di ruang kerja nya , Tuan Muda bisa langsung menuju ke sana ! “ Jelas Will


Remaja laki-laki itu segera menuju ruang kerja Dabte Helias , namun siapa tahu gerakan nya berhenti saat hendak membuka pintu dia mendengar sesuatu yang tidak boleh dia dengar .


...----------------...


Ruang Kerja


“Apakah semua jejak itu telah di hapus , dan para ksatria do tempat kejadian telah di bungkam ? “


Seorang pria dengan jubah ksatria menunduk hormat pada Dante Helias .


“ Semua sudah di atur , tidak aka nada yang mngetahui tentang kejadian Nona Muda yang membantai para pelayan kemarin walaupun pelayan itu masih hidup ! “


“Valleo jangan ungkit kejadian kemarin , tugas mu saat ini awasi setiap gerak-gerik Akasia dalam baying-bayang jangan pernah keluar jika Akasia tidak dalam bahaya ! . Aku merasa suatu kejadian besar akan terjadi , setelah kejadian hari itu Akasia yang kita tahu sudah berubah entah lah itu merupakan berkah atau petaka bagi kita nanti nya . Val apakah aku sudah gagal menjadi seorang ayah ?”

__ADS_1


Pria yang di panggil Valleo itu diam saja dan diam-diam menghilang di balik bayangan.


“ Radia , seperti nya ucapan mu menjadi nyata . Putri kita memang berubah saat dia berumur 7 tahun sebenar nya apa maksud mu perkataan terakhir mu itu ! , apakah ini hukuman untuk ku karena mengkhianatimu hari itu aku tisak sengaja mendapat kan seorang Putra dan Putri dari wanita lain itu kecelakaan , sekarang putri wanita itu menghilang bersama dengan nya hanya tersisa Putra nya saja “


Tanpa sepengetahuan Dante Helias , Carlnir telah mendnegar semua percakapan mereka . Sekarang Carlnir mengaalami hantaman luar biasa , ternyata dia anak di luar nikah selama ini dia selalu memandnag rendah Adik perempuan nya . Carlnir berlari dalam ke aadaan kesurupan dan tidak menyadari bahwa dia telah di sebuah taman , dia behenti berlari dan berbaring di rerumputan menutup mata nya dan encoba melupakan kenyataan pahit itu.


“ Aku sebenarnya anak di luar nikah hah yang benar saja ! , pantas saja adik perempuan ku membenci ku karena kami adalah saudara tiri sungguh lelucon yang memilukan . Dia bilang aku memiliki adik perempuan lain yang menghilang bersama adik kandung ku , hah bagaimana sekarang harus kah aku pergi mencari adik ku yang hilang atau apa . Mengapa takdir ini begitu pilu hah ……. “


Carlnir menangis menjadi-jadi , karena sebuah rahasia besar tidak dapat di tanggung oleh remaja berusia 12 tahun ini sedewasa apa pun Carlnir dia masih tidak dapat menahan hantaman yang mengejutkan ini .


Namun sebuah suara alunan merdu piano menyapu pendnegaran Carlnir , dia merasa tenang setelah mendengar alunan piano tersebut . Suasana hati yang kacau dalam sekejap tenang , dia menutup mata nya sebentar dan mendengarkan alunan piano itu dengan khusyuk .


...****************...


Pohon Akasia


Di bawah pohon yang teramat besar nan rindang tersebut , terdapat sesosok gadis kecil yang jari-jari nya tidak berhenti memainkan piano . Mata yang tadi nya tertutup terbuka ,iris biru itu yang acuh dan dingin menatap pohon di depan nya . Sebuah kelopak bunga kuning jatuh di antara piano dan tangan nya , dia melirik sekilas dan hanya tersenyum acuh .


“ Bunga Akasia sama seperti nama ku , Setahu ku bunga Akasia ialah symbol dari cinta tersembunyi saying sekali itu bertentangan dengan ku . Aku lebih suka bunga daffodil yang melambangkan kelahiran kembali dan adalah awal baru !”.


Alunan piano semakin cepat dan aura nya berubah tadi nya suara alunan nya adalah ketenanangan sekarang berubah menajadi kedinginan dan kehampaan , melodi yang memikat namun misterius bahkan guru seni Akasia takjub dengan kinerja murid nya itu .


“Ternyata ada orang lain di sini ! “ ujar Akasia rendah


Akasia menghentikan permainan piano nya , dia tersenyum tipis dan bersembunyi di bali semak-semak dan akan menyakdikan siapa yang menguping .Dan ternyata Carlnir lah yang keluar , Carlnir berjalan menuju piano dan menyentuhh nya dia menatap kea rah pohon di depan nya .


“Bunga Akasia ……. “


Kali ini Carlnir lah yang bermain piano menenangkan suasana hati yang kacau ,setelah bermain dalam waktu lama dia kembali menangis.


“ Pembohong ….. Sikap dingin tu ternyata Karena ini , hah anak liar ha …ha…!”


Suara Carlnir serak akibat menangis , dan dia terus mengutuk Dante Helias dengan membabi buta .Setelah Carlnir pegi barulah Akasia Kelluar dari persembunyian nya .


“ Ah sudah ketahuan secepat nya ,Ayah bajingan itu sangat bodoh ! , Pertemuan pertama haruslah berkesan bukan Kakak tiri selamat datang permainan baaru saja di mulai ! “ Ujar nya siinis


Wosh … Wosh …


“Keluar ! siapa kamu ? , apakah kamu


yang membawa ku kemari ? “

__ADS_1


Swosh …swosh


“Tidak ingin keluar ya ! , hah aku akan menunggu hari dimana kamu keluar ! “


__ADS_2