Kelly Life Story

Kelly Life Story
Episode 2


__ADS_3

"Lu udah punya cowo?" Tanya Oji sambil membenarkan kaca spion.


"Ha?" Sahut Kelly.


"Lu punya cowo?"


"Punya"


"Terus, kenapa gak minta dia jemput lu?"


"Kecapean, karna dia ikut organisasi Pramuka"


"Terus lu dibiarin gitu aja?" Ucap Oji.


"Yah gak, mangkannya gue minta jemput kakek gue"


"Dih, kok lucu si"


"Kenapa?"


"Yah gak papa, lucu aja" Oji menggelengkan kepala dan Kelly tidak melanjutkan pembicaraan.


"Rumah lu dimana"


"Udah itu di depan belok kiri, tuh yang ada toko warna biru"


"Oh lu buka toko"


"Iya cepetan dih bawel"


Oji dan Kelly pun sampai rumah dan disaksikan Kakek Nenek Kelly dari samping jendela.


"Udah makasih ya, tau kan cara baliknya gimana?" Tanya Kelly turun dari sepeda.


"Tau, oh ya minta nomor WA boleh gak"


Kelly pun memutar bola matanya mengambil kertas dan bulpen di toko, menulis nomornya dan diberikan OJi.


"Nih, dah sana cabut"


"Dihhh galak banget" Kelly pun hanya meringis dengan ekpresi dibuat-buat yang membuat Oji gemas dan mengusap kepala Kelly tanpa sadar.


"Njir gila ya, dilihat Kakek nenek gue, ada tetangga juga sana udah" Oji pun tertawa dan menancap gas.


"Siapa tadi?" Tanya Nenek Kelly yang keluar rumah menghampiri Cucunya.


"Temen baru"


"Yasudah sana ganti baju terus makan" Kelly pun hanya menyahut iya dan masuk ke dalam rumah.


-


Kamar.


"Maaf baru bales, baru bangun tidur. Oh ya udah sampe rumah?" ~Chiko


Kelly menoleh dan melihat ponsel nya yang berbunyi, ia pun duduk di kaki kasur dan membalas pesan masuk.


"Udah" ~Kelly.


"Gimana sekolah baru nya?" ~Chiko.


"Lumayan"~Kelly.


"Oh ya nanti malam gak jadi keluar ya, temen ku ngajak nongkrong gak papa kan?" ~Chiko.


Kelly yang melihat pesan tersebut pun mendengus dan melanjutkan mambalas pesannya.


"Gak papa, nanti malem juga aku ada urusan" ~Kelly.


"Oke, kalau gitu istirahat gih pasti capek kan baru pulang" ~Chiko.


Kelly melanjutkan berganti pakaian lalu mencuci kaki tangannya, dan hendak tidur siang namun melihat nenek nya yang sudah berbaring tidur, ia pun memutuskan untuk membantu neneknya menjaga toko agar neneknya bisa istirahat.


Kelly duduk menjaga toko sambil bermain ponselnya, melihat kekasihnya Chiko tidak aktif, ia memutuskan bermain game.


"Eh kel, ada pewangi baju gak?" Tanya tetangga yang datang, kelly pun berdiri dan melayani pembeli.


"Ada, mau berapa?"

__ADS_1


"Beli 4 aja, jangan banyak-banyak" Kelly pun membalas senyuman dan memberikan barang yang di beli.


"Oh ya kell, kamu gak ikut nanti malam ada karang taruna buat persiapan kebersihan lingkungan?"


"Lihat nanti aja ya, bu" Sahut kelly, Pembeli tersebut pun hanya mengangguk dan pergi.


"Ikut aja, kamu gak pernah bergaul sama orang kampung , sekali-kali ikut kegiatan sosialisasi biar kalau ada apa-apa orang bisa bantu kamu" Ucap Nenek Kelly yang bangun mendengarkan pembicaraan Kelly dengan pembeli.


"Gak biasa, nek" Singkat Kelly dan kembali duduk bermain ponsel nya.


"Mau ikut gak main game, nih sama yang lain nungguin lu juga" ~Arga.


"Gak, duluan aja lagi gak mood" ~Kelly.


"Kenapa lagi?" ~Arga.


Kelly hanya membaca pesan singkat dari teman nya dan fokus berjaga toko hingga sore hari pun tiba.


"Udah, masuk sana istirahat" Ucap Nenek Kelly yang datang, Kelly pun hanya mengangguk dan masuk ke kamar.


Sebuah pikiran terlintas di kepala Kelly. Jalan-jalan. Ia pun memutuskan seperti itu, bergegas mandi dan memikirkan akan jalan-jalan kemana setelah ini, dengan semangat ia menyelesaikannya dan berganti pakaian.


"Baju apa ya, apa aja lah yang penting tujuannya"


"Kakek, nenek aku pergi dulu" Sahut Kelly berpamitan.


"Mau kemana" Tanya kakek.


"Jalan-jalan" Kelly pun berjalan jauh dan tersenyum riang.


"Eh Kelly, lama gak keluar rumah sekalinya keluar cuma waktu sekolah sama jalan-jalan aja" Ucap tetangga Kelly yang lewat di arah berlawanan.


Kelly hanya membalas senyuman kaku dan melanjutkan perjalanan nya dengan menundukkan kepala untuk memberi hormat. Tetangga nya pun ikut menundukkan kepala dan melihat punggung jauh Kelly.


"Pak, bemo!" Teriak Kelly melambaikan tangan dan naik kedalam bemo.


"Taman prestasi ya pak"


Bemo pun jalan dan menuju lokasi yang diminta Kelly, karna kebetulan Bemo yang ia tumpangi sepi jadi lebih cepat sampai tujuan.


"Kell, Oji save yak" ~Oji.


"Lagi apa sekarang?"~Oji.


"Naik bemo" ~Kelly.


"Ha? Mau kemana?" ~Oji.


"Mbak, sudah sampai" Ucap Supir bemo, Kelly pun dengan cepat menyahut dan memberikan ongkos pengantaran.


Ia pun berlari menuju pintu masuk dan membayar tiket.


"Udah 3 tahun gak kesini masih gak berubah, suasana sama harum pepohonan nya"


Kelly berjalan sendiri menyusuri taman sewaktu ia pertama kali masuk SMP, sambil bermain daun dan mengambil foto kenangan, tak sengaja melihat tempat bermain yang sepi pun langsung berlari menuju ayunan dan bermain, memejamkan mata dan membaringkan tubuhnya sedikit kebelakang seakan menujukkan bahwa ia sedang refreshing sejenak.


Tanpa disadari sepasang mata sedang mengamati Kelly yang bermainan ayunan, mengangkat bibirnya ke sudut lalu berbalik pergi.


"Nyaman banget disini suasana nya enak banget" Ucap Kelly dan berdiri merentangkan kedua tangannya dan memutar tubuhnya kekanan kiri.


"Hampir magrib, tapi masih belum puas, kemana lagi ya enaknya"


"Eh, kaya kenal itu bukannya cowok yang tadi pagi ngumpulin surat duluan kok pas banget disini?" Kejut Kelly yang melihat orang dikenalinnya sedang membeli minuman, namun ia tidak memperdulikan nya dan berbalik jalan untuk meninggalkan taman prestasi.


-


Motor Satria berhenti di pinggir jalan dekat taman prestasi dan mematikan mesinnya, ia turun menuju warung dan menghampiri teman-temannya.


"Eee chiko, baru dateng lama amat lu ditunggu dari jam 5 malah dateng jam 6, kebiasaan lu"


"Sorry, tadi macet"


"Udah ijin sama cewek lu?" Tanya salah satu dari sekumpulan teman chiko.


"Udah, tenang aja dia baik kok"


"Iya dia baik lu nggak, masa lu yang buat janji ajak dia keluar lu juga yang batalin"


"Gini juga karna lu pada, ntar dikira gak setia kawan gimana sih"

__ADS_1


"Alah lebay lu, yaudah ayo cabut udah kumpul semua kan"


"Udah ayo"


Chiko dan teman-temannya pun berkemas dan membayar tagihan lalu pergi meninggalkan warung.


Kelly yang berjalan kaki sambil bermain dedaunan di pinggir jalan terus bersemangat tanpa disadari kekasihnya melintas di sisi berlawanan.


Sebuah motor CBR menepi dan memanggil Kelly.


"Rumah lu dimana mbak" Panggil Suara yang seperti dikenali Kelly, ia pun berbalik dan menoleh ke sumber suara.


"Eh, lu bukannya yang tadi pagi ya" Kelly menghampiri cowo tersebut dan berjalan mendekat.


"Iya, gue tadi gak sengaja lihat lu main ayunan dan sekarang malah pulang jalan kaki"


"Eh iya, sebetulnya belum mau pulang masih pengen jalan-jalan aja"


"Udah magrib, masih mau jalan-jalan? Lu gak dicariin Ortu?"


"Mungkin iya mungkin juga nggak"


"Gimana?"


"gapapa, kenapa manggil tadi?" Tanya Kelly mengalihkan pembicaraan.


"Yah gue lihat lu jalan sendiri gelap-gelap, jadi mau bareng gak?"


"Gue masih pengen jalan-jalan"


"Kemana?"


"Kemana aja yang bikin rileks"


"Lu gak takut di culik orang?"


"Takut si apalagi sama orang yang tiba-tiba nawari pulang bareng"


"Jadi gue dituduh mau nyulik lu ni?"


"Hahaha ngga bercanda, duluan aja gue masih mau ke air mancur yang di depan" Ucap Kelly dan melanjutkan jalannya.


Ponsel Kelly berdering, ia pun merogo sakunya dan menggeser ikon menjawab.


"Hallo" ~Kelly.


"Kemana, dicari Kakek" ~Dini.


"Pulang" Ucap Kelly dan menutup Telfon, ia pun mengurung kan niatnya dan melanjutkan jalannya.


"Kenapa? Dicariin kan"


"Iya"


"Yaudah ayo naik"


"Nama lu siapa? Alamat Rumah? " Tanya Kelly berbalik.


"Darren, perumahan Uranus"


"Bentar" Ucap Kelly dan mengambil foto Motor Yang didepannya.


"Ngapain?"


"Buat jaga-jaga aja" Kelly pun menghampiri Darren dan naik ke sepedanya.


"Duh tinggi banget"


"Udah?"


"Ayo"


"nama lu siapa?" tanya Darren sebelum melanjutkan perjalanan.


"Kelly"


Darren pun tersenyum dan menyalakan mesin motornya.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2