
"Kelly!" Teriak Gea yang datang dan berlari menghampiri Kelly.
"Pagi-pagi udah teriak-teriak, kenapa?" Ucap Kelly sambil merogo buku di tas nya.
"Tadi gue denger di kantor lagi nentuin kelas siswa-siswi"
"Terus"
"Ya berdoa lah, semogaa kita satu kelas"
"Iya deh semogaa"
"Lagi baca apa sih" Tanya Gea yang dari tadi mengamati Kelly membaca buku.
"Baca novel"
Gea pun hanga ber'oh ria dan bermain Ponselnya, tak lama bel sekolah berbunyi Siswa-Siswi lainnya pun merapikan tempat duduk, begitu pula Kelly dan Gea yang segera membenarkan diri.
Sebuah langkah kaki terdengar jelas sedang berjalan menuju kelas dan masuk dengan sebuah kertas di tangannya.
"Baik, Anak-anak ini adalah daftar nama siswa berserta kelas nya, silahkan dilihat dan mencari kelas kalian masing-masing" Ucap Guru yang menyodorkan kertas tersebut di meja, segera siswa-siswi lainnya berdiri dan melihat secara seksama.
"Yah, beda kelas" Rengek Gea yang melihat namanya di kelas lain begitu pula nama Kelly.
"Gapapa gak pisah jauh-jauh amat kan, lu akuntansi 1, Gue akuntansi 2 nanti masih sering ketemu kok" Ucap Kelly menghibur temannya.
"Bener ya, awas lu lupa sama gue" Ucap Gea dan kembali ke tempat duduk bersama Kelly.
"Baik, Anak-anak apa sudah tau kelas kalian masing-masing?"
"Sudah bu"
"Kalau begitu silahkan mencari kelas kalian dan memulai pelajaran, saya tinggal selamat belajar" Ucap Guru tersebut dan pergi meninggalkan kelas.
"Ayo kell" Ajak Oji yang menenteng tas nya.
"Lu akuntansi 2?" Tanya Kelly dan Gea secara bersamaan.
"Iya" Sahutnya dengan nada polos.
"Yaudah ayo kell, gue juga mau nyari kelas gue"
Kelly pun mengangguk iya dan memasukkan buku novelnya.
"Oh ya kell minta no WA lu, lupa gue untung inget" Ucap Gea menyodorkan ponsel nya.
Kelly pun mangambil nya menambahkan nomornya di pertemanan dan mengembalikan ponsel Gea, Ia pun berjalan keluar kelas bersama Oji, Gea dan berpisah di pertigaan.
"Duluan ya Kell, ini kelas Gue pas banget" Ucap Gea berlari menuju kelasnya, Kelly pun mengangguk bersamaan Oji dan pergi melanjutkan mencari kelas.
"Eh kell, ini kelasnya" Ucap Oji, Kelly pun masuk dan melihat Darren sedang duduk sambil membaca buku dengan telinga yang dihiasi headset.
"Anjir, baru tau gue kalau baca buku bisa sambil dengerin musik" Ucap Oji terkekeh dan duduk di kursi sebrang Darren.
"Kell, sini" Ajak Oji, Kelly pun berjalan dan duduk disebelah Oji.
Darren melepas headset dan menutup buku nya, tak sengaja melihat Kelly yang duduk di seberang.
__ADS_1
Darren tersenyum sedikit dan mengalihkan pandangannya.
Guru pun masuk kedalam kelas dan memperkenalkan dirinya dilanjutkan mengabsen teman-teman. Membahas jadwal piket kelas serta menentukan ketua dan wakil.
Sorak semuanya terdiam dan menunduk karna mereka tau tugas ketua kelas dan wakil sangat membuat lelah karna harus mengurus ini dan mengatur itu.
"Apa dari kalian tidak ingin mempunyai jiwa kepemimpinan" Ucap Guru termasuk wali kelas yang bernama Bu tina.
"Siapa disini yang dulu pernah menjabat sebagai OSIS di SMP" Lanjutnya.
Darren Dan Kelly pun mengangkat tangan secara bersamaan mereka menoleh menatap mata satu sama lain.
"Kalau begitu Darren, Kelly siapa diantara kalian yang menjadi ketua dan menjadi wakil" Tanya Bu tina dan duduk di kursi Guru.
"Kelly aja, bu" Ucap Darren menurunkan tangannya, yang membuat Kelly serontak terkejut.
"Darren aja bu, saya gak pernah jadi ketua kelas soalnya" Tolak Kelly dengan cepat.
"Kalau begitu Kelly saja, nanti kamu akan didampingi Darren yang menjadi wakil ketua kelasmu, baik kita mulai pelajaran pertama kita"
"Gila lu mantan OSIS kell?" Tanya Oji dengan nada tak percaya.
"Iya"
"Dulu ni ya, gue paling benci banget sama OSIS sok-sok an ngatur sering cari muka lagi, ehh lu malah mantan OSIS, ck ck"
"Kenapa" Ucap Kelly.
"Gapapa gapapa kan udah mantan haha, sekarang ketua kelas ni, bu ketu jangan galak- galak ya "
"Dih lebay"
"Ayo kell istirahat" Ucap Oji sambil merapikan buku dan mengambil ponselnya.
"Bentar, lagi nulis novel kurang dikit" Sahut Kelly, oji pun menaikkan sedikit alisnya dan mendekat ke wajah Kelly melihat apa yang dia ketik.
"Novel apa?" Tanya Oji mengoreksi.
"Sana, jangan ganggu" Kelly menjauhkan kepala Oji menggunakan tangannya.
"Kelly, ayo istirahat" Ucap Gea yang datang ke kelas Kelly dan menghampirinya.
"Bentar dia masih bikin novel" Sahut Oji.
"Astaga, bukannya itu cowo kemarin yang ngumpulin surat pertama, satu kelas sama lu kell?" Tanya Gea yang langsung duduk di sebelah Kelly.
"Si anjir, ngedusel aja" Ucap Oji dan duduk di bangku depan.
"Kell"
"Hmmm"
"Itu cowo kemarin, lu gak tau ? dia satu kelas sama lu"
"Iya tau" Kata Kelly yang masih fokus dengan pekerjaan nya.
"Kalau dilihat dari deket beneran ganteng banget ya. Kulit putih, alis tebel, hidung mancung" Ucap Gea memperhatikan Darren yang bermain ponsel.
__ADS_1
Darren berdiri dan berjalan keluar kelas dengan memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana.
"Tinggi juga, gila si paket lengkap" Lanjut Gea.
"Dih gitu doang, gue juga bisa" Sahut Oji.
Kelly selesai mengetik dan mengajak teman-temannya turun sesuai permintaan.
"Gea" Panggil Salah satu suara familiar.
"Oy dias, sini" Gea melambaikan tangannya.
"Disuruh nunggu juga malah ninggal" Gerutu dias sambil ngos-ngos'an.
"Lagian lu lama banget ke toilet, gue juga males nungguin" Ucap Gea, dias pun menjitak kepala Gea yang membuat Gea meringis kesakitan.
Kelly dan Oji hanya menggeleng dan mengajak temannya kesalah satu warung makan yang bersediakan menu pangsit.
"Doyan pangsit?" Tanya Kelly kepada semuanya, mereka pun mengangguk secara bersamaan dan Kelly langsung pergi memesan makanan.
"Bu pangsit nya 4 ya, minumannya es teh semua"
"Baik" Sahut penjual.
"Bu, pangsit 1, minum air putih biasa" Ucap Darren yang datang.
"Baik mas, silahkan ditunggu"
"Kepada seluruh Ketua kelas dan wakil kelas diharapkan segera datang ke ruang guru, saya ulangi kepada seluruh ketua kelas dan wakil kelas diharapkan segera datang ke ruang guru, terimakasih" Ucap Seorang Guru memberi pengumuman lewat pengeras suara.
Kelly pun menatap Darren dan mengangguk secara bersamaan.
"Bu saya titip pangsit nya dulu, ini uangnya" Ucap Darren.
"Mas, ini kembaliannya"
"Sisanya bayar buat 4 orang yang pesan" Sahut Darren dan melihat ke arah Kelly sebentar, mereka pun berjalan bersama menuju ruang guru diikuti siswa siswi lainnya yang berstatus ketua dan wakil.
"Eh, mau kemana Kelly?" Tanya Gea yang melihat Punggung jauh Kelly sedang berjalan bersama laki-laki
"Gak denger tadi ada pengumuman ketua sama wakil di panggil" Ucap Oji.
"Cowo di samping nya?" Lanjut Gea.
"Dia Darren Aldevaro, wakil ketua kelas"
"Lah si Gea ketua? " Ucap Gea sepontan berdiri.
"Gea gila lu ya, suara lu hampir nyamain pengeras suara barusan. Duduk-duduk" Omel Dias dan menarik Gea duduk kembali.
"Bentar-bentar, Kelly ketua kelas, terus cowo ganteng itu wakil ketua kelas dan mereka tadi jalan bersamaan, mereka berdua saling kenal?" Tanya Gea yang masih menyerang Oji dengan berbagai pertanyaan.
"Silahkan hidangannya"
"Terimakasih"
"Gue gak tau mereka kenal atau gak, yang jelas namanya ketua dan wakil harus bekerja sama dan kompak kan" Oji mengambil Minumannya dan menyeruput nya.
__ADS_1
Bersambung.