Kelly Life Story

Kelly Life Story
Episode 8


__ADS_3

Chiko pun datang membawa bingkisan Obat penurun demam dan air kelapa.


"Kell, udah bangun?" Tanya Chiko duduk di samping Kelly sambil menyelimuti kakinya.


"Sudah, dari mana?"


"Beli obat buat kamu, ini habis makan di minum ya" Chiko mencium kening Kelly, keponakan nya yang melihat pun hanya meringis dan pergi turun ke ruang tamu.


"Sekarang jam berapa?" Tanya Kelly, Chiko pun melihat jam tangannya yang menunjukkan pukul 8 malam.


"Habiskan dulu makanannya terus minum obat" Ucap Chiko mengusap lembut kepala Kelly.


Kelly pun mengangguk dan menghabiskan nya dengan lahap, tidak lupa juga setelahnya ia makan obat.


5 menit kemudian.


"Sudah habis" Chiko berdiri lalu berjalan menuju kamar mengambil jaketnya dan memakainya kepada Kelly.


"Ayo" Ajak Chiko langsung menggendong tubuh munggil Kelly.


"Aku bisa sendiri" Pinta Kelly yang gugup karna takut jatuh dengan posisi Chiko menggendong Kelly untuk menuruni anak tangga.


"Stt, diam" Chiko pun turun tangga dengan hati-hati agar tidak menakuti Kelly dan berjalan menuju pintu depan.


"Ta, pinjam motor lu" Ucap Chiko, Keponakan nya pun langsung paham dengan ucapan tersebut ia keluar membuka gerbang dan mengeluarkan sepedanya karna melihat Omnya sedang menggendong pacarnya.


"Gue anter dia pulang dulu ya" Chiko menaruh tubuh Kelly pelan-pelan di sepeda.


"Iya hati-hati, jangan ngebut" Sahut keponakan Chiko, mereka pun berangkat dengan kecepatan normal.


"Tadi kenapa nangis Kell?" Tanya Chiko.


"Ngga papa, biasa masalah keluarga"


"Yaudah, lain kali gak boleh nangis ya, harus kuat"


-


Rumah.


"Assalamu'alaikum, Kakek-Nenek" Ucap Chiko masuk kedalam rumah kelly bersama kelly yang di belakang nya .


"Wa'alaikumsalam, kelly darimana astaga daritadi kita nungguin kamu, darimana?" Tanya Nenek kelly yang menghampiri kelly dan mengusap lembut kepalanya.


"Dari rumah chiko" Jawab kelly.

__ADS_1


"Nak chiko udah makan? Mari masuk" Sambut Kakek Kelly mempersilahkan.


"Tidak kek, sudah malam besok masih sekolah, kell pulang dulu ya habis ini langsung cuci kaki tangan terus tidur" Ucap Chiko yang dibalas Kelly senyuman lembut.


"Kalau begitu, saya pamit ya Kek, nek, kell" Lanjut Chiko, semuanya pun mengiyakan dan mengantar sampai kedepan rumah.


"Mama mana? " Tanya Kelly mengubah ekspresi.


"Sudah pulang, wajah kamu gapapa? Ayo masuk dikompres biar besok gak bekas" Nenek Kelly pun menggandeng tangan Kelly hangat bersamaan kakek yang mengikuti nya dari belakang.


"Sudah makan Kelly? " Tanya kakek memegang dahi Kelly untuk memeriksa suhu badannya karna pucat diwajah cucunya tidak bisa ditutupi.


"Sudah tadi dirumah Chiko" Jawab Kelly dan duduk di tempat makan.


"Sini sayang" Nenek Kelly membantu Kelly mengompres wajah cantik Kelly.


"Ini minum obat habis itu tidur" Kakek Kelly mengusap kepala Kelly dan menciumnya, mata Kelly kembali berkaca-kaca namun ia tahan karna ingin segera kembali ke kamar.


"Aku ke kamar mandi dulu terus tidur ya kek, nek. Kelly sudah ngantuk banget" Kelly pun langsung pergi mencuci tangan dan kakinya tidak lupa mencuci muka karna air matanya yang sudah tidak tertahan kan menetes membasahi wajahnya.


-


Kelly masuk kedalam kamar dan mengunci pintunya, ia berbaring memeluk guling kesayangan nya dan kembali menangis menjerit, mengigit selimut nya dan meremas rambut di kepalanya


..."Kelly! Apa yang kamu lakukan pada adikmu!" Teriak Mama Kelly keluar dari kamarnya....


..."Kalau gak kamu apa-apain , kenapa dia nangis"...


..."Aku gak tau ma"...


...Mamanya pun kembali masuk kamar dan menutup pintunya dengan keras, membuat Kelly terkejut dan takut....


-


..."Mama, aku mau makan" Ucap Kelly kepada mamanya....


..."Ambil sendiri naik kursi, udah kelas 3 SD masak terus-terusan di ambilin" Ucap Mama Kelly sambil bermain ponsel....


...Kelly pun pergi dan mengambil kursi, ia menaikinya untuk mengambil nasi karna meja makan yang tinggi, Kelly sedikit kesulitan sehingga menaiki meja makannya dan mengambil nasinya, adik kecil Kelly pun merangkak menghampiri Kelly dan tertawa layaknya bayi yang sedang bermain....


..."dini" Panggil Kelly yang senang melihat adiknya, ia pun turun karna sudah mengambil nasi dan memegang kursi untuk ia naiki....


...Namun tangan Kelly keseleo dan terpeleset jatuh mengenai dini kecil yang membuatnya menangis, begitu pula Kelly menahan perih ia memegang Tangannya karna sakit dan kaki yang merah karna benturan dari lantai rumahnya....


...Mamanya terkejut mendengar tangisan anaknya dan segera ke luar terburu-buru mendapati dini yang berbaring menangis, kursi yang oleng dan kelly yang duduk memegangi tangannya....

__ADS_1


..."Kamu ngapain hah! Ambil nasi aja sampe bikin nangis adikmu! " Mama Kelly menggendong dini dan melihat tangannya merah, mama Kelly pun marah dan mencubit kelly karna emosi, sontak Kelly terkejut dan menangis....


..."Ngambil nasi gak bisa, sekarang malah bikin adikmu sakit, kamu sekolah bukan makin pinter tapi makin bodoh" Kelly di tendang sehingga terpental dan mengenai lemari....


..."Kebanyakan dimanja kakek, nenekmu jadinya bodoh sedikit-sedikit nangis, sedikit-sedikit nangis" Mama Kelly menarik rambut anaknya dan mendorongnya lagi ke lantai....


.


..."Nenek hati-hati ya kerjanya" Ucap Kelly tersenyum melambaikan tangannya....


..."Iya sayang, Kelly dirumah baik-baik ya jangan nakal" Ucap nenek Kelly dan pergi meninggalkan Kelly....


...Ia pun dipanggil temannya dan bermain dilapangan dengan senang hati....


...10 menit kemudian....


..."Kelly!" Teriak mama Kelly memanggil Kelly yang sedang bermain....


..."Kelly!!"...


..."Aku di panggil, aku pulang dulu ya Wawa, eka" Ucap Kelly berpamitan....


..."Yahh baru sebentar, kalau begitu segera kembali ya"...


..."Iya" Kelly berlari pulang menuju rumahnya, namun mendapati Mamanya yang sedang marah memegang sapu....


..."Darimana saja kamu! Bukannya dirumah kenapa malah asik main diluar, adikmu gak ada temannya, Masuk!" Ucap Mama Kelly memukul punggung kelly, yang membuat Kelly menangis karna pukulan tersebut....


..."Eee malah nangis, diam!" Lanjut mamanya kembali memukul, namun Kelly juga semakin menangis histeris memegang punggung kecilnya yang kesakitan....


..."Nenek, nenek!" Teriak Kelly bersamaan mata yang sudah merah tersedu-sedu....


..."Diam!" Mamanya pun semakin jengkel dan menyeret Kelly masuk kedalam rumah membawanya ke kamar mandi menyiramnya dengan air....


..."Nenek" Kelly terus memanggil Neneknya di sela-sela air yang membasahi tubuh dan wajahnya, lalu melihat mata Mamanya memelas....


..."Kelly! Gak tau bahasa! Disuruh diam ya diam, biarin kalau gak diam terus disiram mama! Ayo diam!" Mamanya terus menyirami Anaknya dengan cepat membuat Kelly, tak tertahankan dan jatuh pingsan ke lantai....


-


..."Kelly, ingatlah serpihan-serpihan ini yang masih tersimpan jelas di ingatanmu, apakah kamu tidak bertanya-bertanya mengapa kamu masih mengingat jelas semua memory yang seharusnya tidak dapat diingat oleh orang lain sewaktu kecilnya? " Ucap Suara asing, di tempat yang sangat gelap dan sunyi....


"Nenek!!" Teriak Kelly terbangun dari tidurnya dengan keringat dingin yang membasahi wajahnya.


"Mama" Ucap Kelly meremas selimut ditangannya dan menatap tajam ke arah foto keluarga dengan pandangan benci penuh emosi.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2