Kesayangan CEO Dingin

Kesayangan CEO Dingin
UCAPAN....


__ADS_3

"maaf pak,,,tolong uang pas aja karena di sini ga terima bayar atm " ucap kasir.....


Lalu Andre melihat kembali dompet yang ia bawa....


"Ahh sial kenapa tak ada uang nya" runtuk Andre...


"Maaf pak makanan kali ini sya aja yang bayar makananya" ucap Lili


"Tapi saya yang ngajak makan kenapa kamu yang bayar ahh harga diriku terluka " ucap Andre(muka k3sal)...


(mendengar ucapan itu Lili hanya bisa tersenyum karena ucapan atasanya itu)


Ini mas sembari menyerahkan uang pas...


Makasih pak makanan disini selalu yang terenak ucap Lili...


"Ayo pak kita kembali ke kantor sebentar lagi jam makan siang berahir....."


Masih dengan muka kesal Andre menghampiri Lili yang sedang menunggu lampu hijau untuk pejalan kaki....


Maaf nama kamu siapa..?- ucap Andre


Ah saya Liliana biasa di panggil Lili...


" Saya minta nomer telpon kamu Lili ucap Andre...."


"Haah maaf buat apa pak "...?


"


Saya akan mengganti uang yang tadi kamu pakai buat bayar makan"


"Ga usah pak saya iklas kok ucap Lili"


"Tolong lah Li,saya ini pria pantang bagi saya makan di bayarin makan sama wanita"....


" Haha bapak kenapa sich harga maknan itu ga mahal tenang saja ..."

__ADS_1


Mata Andre kini membola karna tak percaya ucapan Lili sebab selama ini setiap makan bersama wanita selalu dia yang bayar makanan karena kebiasaan itu di ajarkan di keluarganya...


"Ya udah pak sekarang kita menyebrang mumpung lampu pada merah ucap Lili"


Setelah sampai di depan kantor...


"Pak saya duluan yah Lili pun bergegas berlari kecil karena jam makan siangnya hampir habis"


Lalu Lili bergegas menuju pantry ...


"Eh Li lo kemana aja kok gue ga lihat loe di kantin "


ucap Fitri


"Ahh tadi gue makan di tempat favorit kita soalnya lagi males makan di kantin ucap Lili.."


"Ah kok loe ga ngajak-ngajak sich rengut Fitri ..."


"Utuk kutuk kutuk sayang nanti kita kesana besok o oke ucap Lili sambil memeluk temanya itu..."


"Ya janji ucap Lili"


"Asik berarti loe yang traktir yah kan loe yang janji haha ucap fitri sambil berlalu...."


"Haduh tu anak kebiasaan banget bisa aja bikin gue greget lihat tinggkah nya serasa punya adik perempuan gue padahal kan tuaan dia" ya sudahlah waktunya bikin kopi....


Siang Pak Niko ucap Lili


AH siang Li balasnya


Ini kopi nya pak sembari meletakan di meja lalu Lili berlalu menuju pantry


You my every,my everything


you my everything love for youu....


"ahh itu suara hp gue tapi jam segini siapa yang nelpn gue kaya ya temen-temen gue ga mungkin dech karena mereka tau jam kerja gue" runtuk Lili di pikiranya..

__ADS_1


Lalu Lili menghampiri asal suara itu di lokernya ya memang hp Lili tak pernah ia bawa dan selalu menempatkanya di loker karena ia tak ingin terganggu ketika kerja...(menuju loker)...


Hah ini nomer siapa yah ..?menatap layar hp ah bodo amat lah mana tau orang iseng menaruh kembali hp nya kemudian menutup kembali lokernya....sembari berlalu


You my every,my everything


you my everything,love for you..


hp Lili kembali berbunyi


"Daebak siapa lagi sich ganggu aja huh kemudian menghampiri kembali asal suara itu...." lalu mengangkat


"Heh loe siapa sich dari tadi telpon ke gue kaya nya gue ga kenal loe dech ngapain ganggu sich gue lagi sibuk kerja kalo cuma buat bilang pinjeman dengan bunga rendah gue ga minat gue masih bisa cari makan sendiri you now...."


Ucapan Lili memang selalu blak-blakan karena itu adalah ciri khasnya....


"Waw..waw..waw nyantai Li gue bukan mau nawarin pinjeman bisa diturunin ga nada suaranya...."


Betapa terkejutnya Lili ketika sosok di sebrang telponya mengetahui Namanya...


"Maaf ini siapa yah kok tau nama gue.."


"


Udah lupa apa gimana padahal tadi siang kita ketemu sama ngobrol breng..."


" Hah maaf kaya nya salah sambung dech udah dulu ya saya sibuk" ketika Lili hendak menutup telpon sosok itu pun berkata "tunggu dulu saya Andre ini nomer Liliana kan..?


" Ya saya Liliana maaf kamu Andre siapa sich jadi bingung gue "


" Saya yang tadi siang makan sama kamu..."


Mendengar itu mata Lili membola karena kaget akan ucapan itu


"Hah oh itu eh" ucapan Lili terbata-bata karena mengingat ucapannya tadi di telpon ketika awal berbicara dan sukses membuat muka Lili merah seperti kepiting rebus karena merasa malu...


Tunggu kelanjutanya jangan lupa like

__ADS_1


__ADS_2