Kesayangan CEO Dingin

Kesayangan CEO Dingin
Sumber Kekuatan Hadinigrat..


__ADS_3

'Amoun dech gue.'


'Ga lagi-lagi gue jodoh-jodohin orang tau gue bakalan di ceramahi Panjang kali Lebar mending ga gue omongin panas banget ini Kuping ucap Andika yang menyesal mengungkapkan pendapatnya lalu pergi meninggalkan kedua Saudaranya itu.'


Di ruang dokter..


'Bagaimana keadaan adik saya Dok?'


'Dia baik ,dan ini juga merupakan sebuah kemajuan karena biasanya pasien 'Boneka Hidup' akan selalu menutup hatinya namun ini sungguh ajaib karena dia bisa berjalan dan berucap seolah tak terjadi apapun ucap Sang Dokter.'


'Lalu mengapa dia tidak mengingat kami bahkan cenderung merasa takut bila kami mendekat bahkan seperti Lupa Ingatan ucap Rian.'


'Tenanglah iru mungkin akibat dari kejadian yang dia alami sebelumnya jadi dia merasa ketakutan pada kalian bersabarlah dan tetap dampingi Nona Lili dia pasti akan bisa mengingat kalian lagi mungkin ingatannya masih sepenuhnya terkunci pada kejadiaan yang sebelumnya di alami ucap Sang Dokter.'


'Lalu apa itu membutuhkan waktu yang lama Dok,lalu apa yang harus kami lakukan,apa ini berbahaya bagi adik saya ucap Rian dengan panik pasalnya dia sangat takut terjadi apa-apa pada adik kesayangan mereka itu andai dulu dia mengikuti kemauan Sang Adik maka mungkin sekarang Adiknya itu baik-baik saja raut kecewa,kesal dan penyesalan nampak jelas du raut wajah lelaki tampan itu.'


'Tenanglah Tuan Rian .


Percayalah adik anda akan baik-baik saja sekarangbyang kalian bisa lakukan jangan mendekatinya dulu sebelum dia mengingat Kalian karena psikis nya belum stabil ucap Sang Dokter.'


'Baiklah,akan kami ikuti kalo begitu saya permisi Dok ucap Rian.'


Ketika Rian keluar dari ruang Dokter itu tiba-tiba pintu Ruang Dokter lain terbuka.

__ADS_1


'Loh Ka Rian,bagimana keadaan Stella?'


'Eh Alex,baik hanya sementara tidak bisa di dekati hanya boleh ketika dia memanggil atau mengingat seseorang bagaimana keadaan Daniel apa ada masalah hingga dia melukai dirinya sendiri?'


'Sepertinya hanya karena pikirannya kacau Kak ucap Rian.'


'Ow,lalu kau akan kemana apa akan pulang Kau pun butuh istirahat sudah beraoa hari ini kau berada di Rumah Sakit pulanglah dan segarkan dirimu ucap Rian karena ketikaelihat wajah Alex nampak pucat dan kelelahan.'


'Aku akan tetap menjaga Stella Kak ucap Alex.'


'Alex apa kau lupa kalau sekrang keadaan Lili masih belum mau di dekati oleh lelaki,dia hanye tenang bila di dekat Para Sahabatnya dan di dekat Mamah.


Kau jangan khawatir kami masih ada disini.


Bila ada kabar terbaru tentang Daniel atau tentang Lili kami akan mengabarimu sekarang oulang dan beristirahatlah percayakan Lili dan Daniel pada kami ucap Rian.'


Rian pun menggangguk,lalu berlalu untuk Istirahat.


'Cepatlah kembali seperti semula adikku sayang.


Banyak orang yang sayang padamu termasuk Para Calon Tunanganmu ucapnya .'


'Seketika wajah Rian berubah marah rahang nya mengeras ,dia kembali teringat akan lelaki bajingan dan Brengsek yang sudah membuat adiknya mengalami ini bila saja dia tak mengenal sikap adiknya yang selalu bahkan terlalu baik maka tidak segan dia menghabisi lelaki kurang ajar itu begitulah Perasaan dan batin yang bergejolak dari Rian.'

__ADS_1


Sesampainya di depan Ruang rawat Lili...


' Rian mbuka pintu perlahan dia berhati-hati takutnya ketika dia masuk Lili akan kembali kebingungan dan menanyakan dia siapa Rian kembali menutup Pintu itu dan duduk di kursi tepat di depan Ruangan Lili.'


'Hatinya masih tidak sanggup bila adik Perempuannya yang selalu bermanja padanya kini tak mengingatnya hancur hatinya sebagai seorang Kakak namun apa daya ini pun terjadi akibat kekeras kepalaannya ketika Di Bandara andai dia menuruti keinginan adi kecilnya itu ini semua takkan terjadi runtuk Rian pada dirinya sembari memyalahkan dirinya.'


'Sayang jangan menyalahkan dirimu sendiri,ini bukan salahmu adikmu memang manja padamu jadi bila keinginan nya tidak terpenuhi dia akan ngambek bukankah kamu itu dengan sangat jelas sayang ucap Novita .'


'Novita keluar karena melihat Rian membuka pintu namun tidak masuk dan dia sangat tahu pasti anakknya itu akan menyalahkan dirinya sendiri.'


'Ini salah Rian Mah.'


Gara-gara ke egoisan Rian Lili mengalami semua ini .'


'Hus jangan berkata seperti itu nak.


Ini sudah terjadi lalu untuk apa kita harus menyesalinya sekarang tugas kita hanya untuk mendampingi Lili hingga dia bisa menjadi Lili yang ceria,Lili yang manja dan Lili Yang cerewet.


Putri kesayangan Hadinigrat ,kita kini hanya bisa berdoa untuk kesembuhan Lili ,kita harus yakin Lili akan kembali seoerti sediakala jadi berhentilah menyalahkan dirimu nak Lili tidak selemah itu.


Kau tau dia dengan jelas sayang begitulah nasehat yang di berikan Novita pada anak Sulungnya itu.'


'Yah Mah,makasih selalu memberikan kekuatan dan selalu menjadi kepala dan menjadi pelindung kami semua ,Raian sayang sama mamah ucap Rian sembari memeluk Sang Mamah.'

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan Tambah Favorit.


Mampir juga ke karyaku yang lain.


__ADS_2