
Sesampainya di Rumah Sakit.....
Mereka bergegas ke ruang VVIP....
Gimana nak keadaan adik kamu...tanya Novita ...
Tenang mah, sekarang baik-baik saja tapi....
Tapi apa Bill ...?
Fisiknya secara keseluruhan baik mah,tapi mengalami trauma dan menyebabkan pikiran nya terganggu....?
Dan untuk sementara kita belum bisa memasuki ruangan karena Dokter sedang memeriksa Lili...
Apa?
Seketika kaki Novita luruh bak jelly yang mencair....
Mah kenapa mah ucap anak-anak Novita yang lain....
Ada apa dek apa yang terjadi ?
Bagaimana keadaan Lili?
Lili mengalami trauma Kak Rian...
Secara fisik dia sehat hanya pandangannya kosong bahkan si ajak berbicara atau di panggil Lili ridak merespon....!(menundukan kepala)....
Bagaimana bisa seperti itu siapa dalang semua penculikan ini....
Pasti akan ku pastikan dia mendapatkan hukuman yang berat....
Berani sekali dia menyakiti adik perempuan ku....!
Seketika aura kemarahan terasa amat pekat di sekitar Rian...
Siapa dalang dari semua ini Bill....tanya Riian masih dengan amarah yang meledak-ledak....
Tenangkan dirimu nak Rian...kita akan memberikan pelajaran pada pelaku penculikan ini ucap Risma Ibu Willy....
Alex katakan siapa pelaku penculikan ini bukankah kau juga bersama Billy menyelamatkan Lili ucap Rani sang Ibu Sambung....
Keadaan menjadi sangat gaduh di lorong itu....
Anak-anak ,Kakak Ipar kalian tenanglah kita akan menemukan dalang dari semua ini tapi sekarang kita harus tenang karena ini rumah sakit dan banyak pasien yang harus di tangani...ucap Shinta berusaha menengahi perdebatan yang tiada habisnya....
Apa yang di katakan Tante Shinta benar kita harus tenang bila kita panik maka siapa yang akan menenangkan Ibu Ucap Leo yang sedang duduk di kursi yang berada di depan ruangan itu sembari mengusap tangan Sang Ibu agar kuat....
HAMPIR SATU JAM BERLALU NAMUN SANG SIKTER BELUM KELUAR RUANGAN Lili....
Kenapa Dokternya tidak keluar nak apa keadaan Putri mamah sangat parah ucap Novita sembari menangis dia kini menyalahkan dirinya andai saja apa yang Putrinya ingin kan dia turuti di Bandara Sang Putri pasti takkan menjadi seperti ini.....
Ceklek pintu ruangan Lili terbuka dan nampak semua orang yang menunggu di ruangan itu serempak menoleh....
Bagaimana keadaan Putri saya Dok...?
Ucap Novita yang berlari mendekati Sang Dokter ...
Maafkan kami Ibu,sekarang kami masih belum bisa memberikan diagnosa karena kami harus memberikan penangganan lebih lanjut...
__ADS_1
Karena semua tes yang kami lakukan sebelumnya belum menunjukan hasil ..
Tolong lakukan yang terbaik Dok...
Sembuhkan Putriku....ucap Novita....
Kami akan berusaha Bu ucap Sang Dokter yang bernama Maruli atau biasa di panggil Dokter Ruli...
Apa kami bisa melihatnya Dok...? ucap Andika.
Silahkan namun saya sarankan tidak lebih dari 2 orang setiap masuk....
Dan saya mohon jangan ada yang mengungkit masalah yang pasien alami namun usahakan agar pasien bisa berani berbicara ,lebih baik agar pasien bisa tertawa....
Baiklah saya permisi ,kami akan kemari 2 jam lagi...
Novita dan Rian memasuki ruangan itu....
Dek ...ucap Rian....yang mulai memanggil Sang Adik....
Namun tak ada respon dari Lili....
Melihat adiknya tidak merespon Sang adik bak Boneka hidup namin tidak bisa merespon....
Perasaan Rian sangat hancur rasanya setengah hati nya pergi entah kemana....
Bagaimana Sang Adik yang biasanya ceria dan menjadi penyemangatnya ketika lelah dengan aktifitasnya kini hanya terdiam ....
Hati Rian sebagai seorang Kakak sangatlah kacau....
Rian pun duduk di sofa sembari melihat keadaan Sang Adik...
Kamu lagi mikirin apa sayang,mamah kangen kamu nak...
Hiks...
Gimana keadaanmu Sayang...
Mana senyum manisnya nak Mamah....
Hiks...hiks ...kembali Novita terisak melihat tak ada respon hanya terdiam seakan tak ada siapapun di ruangan itu....
Sayang mamah,Cantik mamah si jawab donk nak kalo mamah panggil....kembali Novita berusaha mengajak Sang Putri berbicara namun tetap hasilnya nihil Lili tetap tak mereapon...
Ayo Putri mamah sayang mana senyumnya lihat itu Ka Rian lagi sedih kamu harus hibur dia nak....
Ayo marahin Ka Rian dek karena wajahnya benar-benar kacau lihatlah....
Ayo nak cerita yuk sama mamah kamu kenapa?
Namun tetap tak ada respon....
Bagaimana Sang Putri mengalami ini?
Siapa dalang dari semua ini...?
Novita pun bergegas keluar Ruanggan itu ...
Diikuti Rian karena melihat Sang Mamah keluar sembari menanggis...
__ADS_1
Hiks...hiks....
Novita duduk di kursi lorong akhirnya tangisnya pecah dan membuat Trio Wijaya menghampirinya....
Mereka panik melihat kondisi Novita karena selama ini diantara mereka Novita sosok yang tegar dan jarang menangis...
Namun kini dia menangis tampa mpedulikan apapun hatinya hancur melihat Putri kesayangannya bak boneka hidup...
Kenapa Putriku harus mengalami semua ini,kenapa?
Sabar yah Jeng Lili pasti bisa melewati ini kita hanya harus selalu berada disisinya...ucap Shinta...
Ya secara garis besar mereka sudah di jelaskan tentang keadaan Lili oleh Billy....
Setiap orang yang berada disana pun kaget bagaimana dan mengapa Lili mengalami ini....!
Gimana keadaan Lili Kak Rian tanya Alex yang semakin panik ketika melihat Sang Calon Mertua keluar dengan menangis...
Hal yang sangat jarang melihat Bu Novita menangis...
Rasa khawatirnya Alex dan Kakak serta Sahabat Lili pun semakin menjadi....
Rian pun tak bisa menjawab hanya mampu menggelengkan kepala dengan raut wajah khawatir,sedih dan marah semua terlihat jelas di wajah Sang Calon Kakak Ipar....
Alex pun memasuki kamar sendiri dan mengunci pintu dengan remot yang berada di atas nakas ruangan itu....
Alex duduk di sebelah tempat tidur Lili lalu menatap mata Lili dwngan penuh cinta...
Namun pandangan mata Lili kosong tak ada respon...
Sayang....panggil Alex dengan nada yang sangat lembut...berharap Sang Kekasih menjawab suara dan memberikan respon padanya....
Namun tetap nihil....
Sayang ...aku kangen sama kamu...sembari memegang tangan Lili....
Sayang jawab donk mana responnya cantik...
Ayo marahin Aku sayang....
Biasanya kamu marah kalo aku panggil Sayang dan kalo aku pegang tangannya...
Katanya kamu benci sama aku...
Sekarang kamu bisa marahin aku sepuasnya...
Kamu bisa ngatain aku 'Kutub Utara' namun ku mohon segeralah kembali jadi Lili yang blak-blakan ,yang selalu marah-marah kalo aku lagi hambur-hamburin uang...
Aku kangen semua yang kamu lakuin sayang....mulai marah-marah,dan ucapan Blak-blakan kamu...
Alex pun ikut terdiam setelah berkata panjang lebar namun tetap tak ada respon...
Sakit...itulah yang kini Alex rasakan....
Jangan Lupa Like dan tambah Favorit...
Mampir ke karyaku yang lain kak....
Minta votenya donk....'
__ADS_1
Jangan