
Kamar ruangan itu memang tidak tertutup rapat hingga siapapun yang masuk tidak akan ketahuan.
Namun keterkejutan sosok perempuan itu reflek berteriak...
Mendengar seseorang berteriak orang-orang yang kebetulan berada di dekat ruangan itu menghampiri sumber suara itu tak ketinggalan kaka-kaka Lili .
Suster tolong dia ucap perempuan itu lalu pingsan.
Para perawat yang berada disekitar ruang VIP itu bergegas menolong Daniel dan sebagian membawa perempuan itu ke ruang VIP yang lain ada 4 ruang VIP disana dan memang kebetulan salah satunya kosong karena dibketahui para perawat itu perempuan itu juga pasien di Rumah Sakit itu.
Setelah perawat menanggani luka di paha Daniel Sang Perawat pun keluar setelah memberikan obat penenag pada Daniel dia pun keluar dari ruangan itu.
Sus apa yang terjadi pada Niel tanya Novita yang memang panik maklum Daniel sudah di anggapnya salah satu anaknya juga.
Pasien sepertinnya hanya butuh ketenangngan dan pasien sepertinya mengalami trauma dan penyebabnya masih akan di periksa ucap Sang suster.
Tampak dokter yang tadi masuk untuk memeriksa pun keluar dan berlalu.
Apa yabg sebenarnya terjadi Alex ?
Mengapa Daniel melukai dirinya sendiri karena sangat jelas luka di pahanya adalah kesengajaan karena bila tidak sengaja pasti takkan luka dalam ucap Andika yang memang juga seorang dokter khusus penyakit dalam.
Aku pun tak mengetahuinya Kak.
Aku akan mennanyakannya pada Dokter yang menanggani nya tadi.
Saya permisi Kak.
Yah walau umur Alex sama seperti RiAn Kakak Lili namun calon Tunangannya adalah anak bungsu maka Rian pun mengikuti posisi Lili dan memanggil Andika Kakak.
Aku rasa ada yang tidakbberes dengan kepribadiannya ucao Rian yang tiba- tiba nyamber dan masuk di obrolan Andika.
Apa yang kak Rian katakan?tanya Andika.
__ADS_1
Ga sepertinya tadi cara bicara Daniel seperti orang lain padaku padahal biasanya dia Riang dan punya optimisme selangit tapi tadi dia seperti orang yang kurang optimis bahkan panggilannya padaku aneh yah ini memang hanya kecurigaanku.
Semoga kecurigaan ku ini salah.
Karena bila benar aku yang akan membuatnya mundur dari pertunangan ucap Rian.
Itu bisa saja karena kejadian ini seperti sengaja ucap Andika yang mulai ikut curiga.
Sudahlah kita jangan terlalu curiga karena itu hanya dugaan kalian kita akan mengetahui nya dari Alex ucap Novita.
Ceklek suara pintu terbuka terdengar.
Lili apa yang kau lakukan nak untuk apa kau keluar ucap Novita yangbmelihat putri kesayangannya itu keluar walau nampak bak orang yang tak memiliki jiwa pandangannya kosong namun dia berjalan keluar di lorong Ruanggan itu.
Mendengar ucapan Novita semua yang tadinya sedang terlibat pembicaraan serius termasuk kakak-kakak ,serta ke tiga sahabat Lili yang memang masih berada disana menoleh ke arah yang di lihat Novita.
Ketiga kakak Lili segera menghampiri adik kesayangannya itu dengan wajah khawatir dan panik karena setau mereka Lili baru di beri obat penenang oleh suster.
Ah...pergi kalian jangan mendekat pergi dari ku ucap Lili kembali histeris ketika di dekati ketiga kakaknya.
Novita dan ketiga sahabat Lili pun bergehas memeluk Lili guna menenangkan Lili itu Novita pun tidak mempedulikan tangannya yang masih terpasang infus karena khawatir akan anak Perempuan Satu-satunya itu keluar dari ruangan.
Kalian siapa?
Mengapa memelukku secara bersama? ucap Lili.
Sebuah ucapan yang menggagetka karena Lili kembali bisa berbicara setelah selama di rawat di Rumah Sakit itu Lili hanya bak boneka Porselen yang tak miliki jiwa pandangan tadi yang masih seperti tak memiliki jiwa kini perlahan mulai pudar walau Lili masih takut pada sosok ketiga Kakaknya itu namun itu juga merupakan kemajuan bagi Lili setidaknya dia mau berbicara perlahan.
Kau tidak mengingat kami cantik tanya Novita.
Lili hanya menggeleng pelan.
Ketiga kakak Lili memang merasa bahagia akan kemajuan kondisi Lili walau hati mereka sakit ketika adik peremouan satu-satunya itu tak mengingat mereka bahkan menolak keberadaan mereka.
__ADS_1
Ini mamah sayang,kamu inget-inget dech kita suka belanja bareng bahkan kamu sering jahilin mamah ucap Novita berusaha membuat Lili mengingat dirinya hati seorang Ibu pasti takkan kuat mendapati anaknya sendiri tak mengingatnya sungguh perasaan nya sebagai seorang IBu hancur berkeping-keping dengan air mata yang tak mampu dia bendung lagi,hancur itulah perasaan Novita saat ini.
Kita bertiga sahabat loe Li.
Gue Weywey,yang itu Siti dan yang satu lagi itu Fitri.
Kita selalu bercanda bareng dan saling jahil bahkan kita adalah ratu usil di cafe ucap Weywey.
Setelah mereka memperkenalkan diri pada Lili.
Lili menelusik jauh ke dalam ingatannya berusaha mencari memori tentang keempat perempuan yang mengaku Ibunya dan mengaku sebagai sahabatnya itu.
Sungguh pecahan memori yang berusaha dia temukan di otaknya sekellebat dibtemukan namun kembali menghilang.
Mamah ucap Lili memeluk Sang Ibu tiba- tiba .
Walau memorinya belum terlalu jelas namun perasaan akrabnya pada sosok yang di panggil Ibu itu mmapu memberikan ketenanggan padanya.
Anak mamah yang cantik .
'Terimakasih' sayang kau berusaha memgingat mamah.
'Maaf mah ' saya memang merasakan perasaan nyaman dan akrab pada mamah namun saya belum mengingat jelas hanya beberapa serpihan kecil yang terlintas di kepalaku.
Namun saya janji akan kembali mengingat Mamah ucap Lili.
Itu pun sudah lumayan Putri Kesayabgan mamah.
Kau akan perlahan mengingatnya walau membutuhlan waktu mamah dan Kakak-kakak mu serta Sahabatmu akan selalu menunggu kau mengigat kami .
Percayalah ,kami semua akan selalu berada di dekatmu ucap Novita dengan senyum yang tulus.
Jangan Lupa Like dan Tambah Favorit.
__ADS_1
Mampir ke karyaku yang lain yah .