Kesayangan CEO Dingin

Kesayangan CEO Dingin
Billy Hadinigrat si Jujur...


__ADS_3

'Yeh dia malah nyalahin kita itu mau ngabarin dari pas Lili ditemuin eh nomer HP, situ ga aktif ya jangan salahin kita ucap Siti dengan Sewott....'


Ya kan loe bisa hubungin Hotel tempat gue nginep .


'Hel..to the llo'


Loe kira gue cenayang gitu bisa tau hotel tempat loe nginep !


Ngaco emang ini orang.


Kalo gue cenayang gue bisa tau loe nginep dimana.


Lah ini gue manusia biasa jadi ga bisa lakuin itu ucap Siti.


Emang loe Cenayang yah Sit ?


Ucap Fitri yang pada dasar nya Lemot atau terlalu lugu ,namun itu juga bisa jadi hiburan untuk keempat sahabat itu.


Aduh Fit,loe lemot banget sich coba Upgrade dech komputer Pentium 1 .


Siti itu bener loch Cenayang awas loe harus hati-hati ucap Weywey .


Ich kok Serem sich ,berarti Siti bisa donk lihat hantu?


Ucap Fitri menjawab dengan polosnya.


Hahaha, apaan sich jangan dengerin ucapan Mak Rempong yang satu itu .


Ya ga mungkin kali gue Cenayang,tadi itu cuma bercanda.


Ucap Siti menanggapi,ya walau kadang sifat Fitri jadi hiburan tapi kan lasihan juga kalo di takut-takutin.


Pikir Siti.


"Terimakasih yah"

__ADS_1


Kalian sudah mau dan rela tinggal di Rumah Sakit beberapa hari ini kalian memang Sahabat terbaik Lili .


Loch tante Novita kenapa ga manggil kita aja kok jalan sendiri ucap WeyWey yang segera menghampiri Novita untuk menuntunnya.


Ya, Mah kan bisa manggil kita ucap Rian .


Mamah ga mungkinkan manggil kalian yang lagi asik bersenda gurau sambil makan ucap Novita.


Padahal kalo di panggil juga kita ga apa-apa kok lagian udah mau beres juga ucap Fitri.


Udah nyantai aja ,tante ga papa kok udah mendingan .


Ga mungkin juga tante cuma baring aja.


Lagian ga enak juga kalo tiduran terus ucap Novita berusaha meyakinkan mereka yang berada disana agar tidak terlalu khawatir.


Mamah mau makan ini masih ada nasi padang lauknya Ayam bakar kesukaan Mamah ucap Andika.


Ga usah mamah masih kenyang jadi gimana keadaan adik kalian ucap Novita.


Ga Baik!


Pertanyaan Novita di jawab bersamaan oleh Rian dan Lukki bersamaan namun dengan jawaban yang berbeda.


Jadi yang mana yang benar?


Baik apa ga baik tanya Novita kembali.


Baik Kok Mah ucap Rian yang tadi sempat berkata Ga baik.


Dengan muka yang berusaha dia paling kan ke arah lain agar Sang Mamah tidak merasa khawatir karena keadaan adik berharga mereka.


'Kak!'


Ucap Novita yang mengetahui bahwa anak pertamanya itu berbohong berkata baik dengan terpaksa.

__ADS_1


Jadi yang mana yang harus mamah percaya Baik apa Ga Baik.


Billy jawab pertanyaan Mamah!


Yah di antara keempat anak lelakinya itu hanya Billy yang tidak bisa berbohong karena itu adalah Pelajaran yang di ajarkan Sang Almarhum Ayah mereka bukan berarti yang lain tidak di ajarkan namun ketiga anaknya yang lain mengalami guncangan hebat sejak Sang Ayah kecelakaan dan meninggal, mengakibatkan mereka pandai berbohong ketika mendapatkan perlakuan buruk dari rekan bisnis Ayah mereka.


Namun hanya Billy yang selalu jujur ketika menghadapi rekan bisnis Sang Ayah baik dan buruk yang dia alami namun baginya kejujuran adalah kunci dia bisa bertahan tanpa memiliki niat berbohong karena itu pula yang menyebabkan dia selalu bertengkar dengan Sang adik.


Ketika saudara nya yang lain berusaha memuji Lili walau harus berbohong namun apa yang dilihat bila tak sesuai dan tak baik maka dia akan mengatakannya walau kemungkinan dapat menyakiti perasaan Sang adik begitulah sifat seorang Billy Hadinigrat.


'Jadi sebenarnya'... ucapnya dengan sedikit ragu.


Lili sempat ngamuk mah sepertinya Lili ingat kejadian yang dia alami kemarin tapi mamah tenang aja Lili udah di kasih obat penenang sama Dokter jadi sekarang ga papa ucap Billy singkat dan padat namun bisa menjawab semua pertanyaan Sang Mamah.


Memdengar penjelasan itu Novita yang tadinya khawatir kini kembali tenang.


'Ngomong-ngomong Andika sama Leo kemana?'


'Kok kalian cuma bertiga' tanya Novita.


'Ah kalo Andika tadi keluar dulu beli nasi padang lagi karena jatahnya diambil sama Kak Rian.'


'Kalo Leo ga tau kemana tadi keluar ngikutin Tante Risma ucap Lukki.'


"Selamat Sore Tante".ucap sosok lelaki itu sambil menghampiri Novita dan mencium tangan wanita paruh baya itu.


"Selamat Sore sayang"


"Hay gimana kabarnya?"


Gimana acara pengembangan Cafenya sama investor asing nya?Ucap Novita ketika lelaki itu menghampirinya.


Jangan Lupa Like dan tambah Favorit .


Mamoir ke karyaku yang lain yah.

__ADS_1


__ADS_2