Ketika Imanku Tergoda

Ketika Imanku Tergoda
episode 12


__ADS_3

Setelah beberapa hari Kyai Muis pergi ke rumah pak Taufik untuk memberi tanggal pernikahan Fatimah dengan Abidzar.


"Assalamu'alaikum.. Ucap Kyai Muis dan Umi Aminah.


" Waalaikum salam,. Jawab pak Taufik dan keluarga.


"Silahkan masuk Kyai.. "Suruh bu siti, dan bu siti menuju dapur untuk membuat kan minum.


Kyai Muis dan Umi Aminah duduk dan langsung mengutarakan niat kedatangan nya.


" Taufik saya sudah menentukan tanggal pernikahan anak anak kita, kalau menurut saya gimana kalau ahad depan pas Hari jumat, Karna kalau menurut saya jumat adalah hari yang paling baik diantara hari hari yang lain..?


"Kalau saya sudah pasrah sama keluarga Kyai, yang penting anak anak mau dan bahagia.." Tutur pak Taufik.


"Oh Insya Allah kalau masalah Fatimah dengan Abidzar setuju semua, kamu nggak usah hawatir kawan.. Ucap Kyai Muis.


" Ya Alhamdulillah kalau gitu..


"Dari sini saya tidak minta apa apa yang penting kamu sekeluarga datang sebagai walinya Fatimah karena itu yang penting, dan jangan lupa tetangga dan kerabat jangan lupa diundang, acaranya digelar di masjid ditempat saya, pas waktu setelah sholat jum'at selesai.. Ucap Kyai Muis pada keluarga pak Taufik.


" Ya pasti saya dan keluarga besar saya datang semua.. Jawab pak Taufik.


Dan Kyai Muis pulang bersama Umi Aminah.


Dan sesampainya di rumah Umi Aminah memanggil Fatimah.

__ADS_1


Seorang santri memanggil Fatimah dikamar nya.


"Assalamu'alaikum Fatimah.. Ucap santri itu.


" Waalaikum salam.. Ada apa?? Tanya Fatimah.


"Fatimah dipanggil Umi Aminah diruang tengah.." Jawab santri itu.


"Oh ya Makasih ya mbak.. " Ucap Fatimah.


Dan Fatimah langsung pergi menemui Umi Aminah diruang tengah.


"Assalamu'alaikum.. Ucap Fatimah sambil berdiri didepan pintu.


" Waalaikum salam Fatimah masuk nak.. Jawab Umi Aminah.


"Fatimah pernikahan kamu dengan


Abidzar akan dilaksanakan jumat depan pas setelah orang selesai sholat jum'at dan tempat nya di masjid kita, dan resepsinya langsung malamnya digelar di Aula pesantren.


Fatimah hanya menganggukkan kepalanya tanpa menjawab apa apa..


" Fatimah bagaimana kamu sudah siap lahir dan batin..?? Tanya Umi Aminah.


"Insya Allah Umi... Jawab Fatimah pelan.

__ADS_1


" Kalau masalah orang tua mu Umi bersama Kyai Muis sudah ke sana kemaren.. "Ucap Umi Aminah.


Dan Fatimah terus diam tanpa memandang atau Umi Aminah.


" Ya sudah kalau gitu, oh ya Fatimah kamu jangan keluar pondok atau keluar kamar sampai hari pernikahan kamu dengan Abidzar tiba..


Dan Fatimah masih dengan diamnya tanpa menjawab apa apa.


Dan Fatimah langsung pergi ke kamarnya.


Dan mulai saat itu Fatimah berpuasa dan banyak sholat dan mengaji, sambil menunggu hari hari yang ditunggu ya tiba.


Dan santri banyak yang pada kepo dengan pernikahan Fatimah, yang tak disangka sangka baru masuk pondok langsung menikah dengan putra Kyai dipesantren itu.


Kabar pernikahan itu mulai rame diperbincangkan oleh para santri karena nggak menyangka dengan santri baru yang bisa mengambil hati keluarga Kyai Muis.


Fatimah tidak pernah keluar pondok hanya ke kamar mandi dan di kamarnya saja.


Sedangkan Abidzar berdiam diri dirumahnya karena masih tak menyangka dia akan menikah dengan gadis pilihan orang tuanya.


Hari hari berlalu semua orang mulai sibuk dengan acara pernikahan Fatimah dengan Abidzar.


Dekorasi mulai dipasang di Aula pesantren tempat resepsi akan digelar.


Saat itu santri banyak yang membantu merapi kan tempat akad nikah yaitu mesjid.

__ADS_1


Dan Umi Aminah sibuk dengan persiapan Pernikahan itu.


__ADS_2