Ketika Imanku Tergoda

Ketika Imanku Tergoda
episode 4


__ADS_3

Fatimah memandangi Abidzar dengan raut wajah kesal dan marah, dan Fatimah duduk kembali melahap makannya tanpa malu malu saking kesalnya pada Abidzar.


Dan setelah kira kira jam 9 pagi Fatimah duduk di teras samping menunggu keluarga nya datang menjemput.


Karena pak Taufik menelfon Fatimah untuk menjemput nya.


Sampai jam menunjukkan jam setengah sebelas siang tapi pak Taufik belum juga datang, dan tanpa disadari oleh Fatimah Abidzar lewat didepan nya tapi Fatimah seperti orang tak melihat karena sudah kelamaan menunggu bapaknya datang.


Lalu Abidzar mengagetinya dengan melempari bunga yang dipetiknya disebelah rumahnya.


Fatimah kaget teriak teriak sampai sampai Umi Aminah keluar dari rumah mendengar teriakan Fatimah yang kenceng sekali.


"Ada apa ada apa..??? Tanya Umi sambil berlari keluar.


Dan Abidzar hanya tertawa melihat tingkah Fatimah yang terkejut.


" Abidzar ada apa??


"Ngga ada apa apa kok Umi..


" Fatimah kenapa kamu teriak teriak nak..?? Tanya Umi..


"Hemm itu mi. . Abidzar melempari Fatimah dengan bunga, lalu Fatimah kaget karena dikira ular yang jatuh.." Jawab Fatimah menjelaskan pada Umi Aminah.


"Abidzar nggak boleh gitu sudah berapa kali kamu membuat Fatimah kaget.. Tegur Umi pada Abidzar.


" Ya lagian mi...kerjaannya bengong aja..


"Memangnya ada apa Fatimah kok kamu ngelamun terus.?? Tanya Umi Aminah


" Eemm Fatimah menunggu kedatangan bapak kesini karena tadi malam nelpon katanya Fatimah mau dijemput sekarang..

__ADS_1


"Oh itu ya udah Umi telfon pak Taufik dulu ya..


" Ya Umi, Terima kasih.. Ucap Fatimah.


Dan Umi masuk kedalam rumah bersama Abidzar, dan sebelum menelfon orang tua Fatimah, Umi menanyakan sesuatu pada Abidzar.


"Sayang putra ku Abidzar Umi mau nanya sama kamu.??


Apa kamu sudah siap kalau Umi sama Abah menjodohkan kamu dengan seseorang orang.??


Abidzar diam tercengang dengan pertanyaan yang dilontarkan Umi nya.


" Heemm mi.. Abidzar kan baru pulang masak langsung dinikahin, Abidzar masih pengen menikmati hidup sendiri.."ucap Abidzar dengan wajah lesu.


"Tapi sayang, umur kamu sudah menginjak 30 an, terus mau nunggu apa lagi, Umi udah pengen ngeliat kamu bahagia dengan istri kamu, dan Umi pengen sekali menimang cucu dari kamu.."


"Ya kan ada anaknya zahra mi.." Ucap Abidzar membantah permintaan uminya,


Zahra adalah adek Abidzar yang tinggal bersama suaminya.


" Oh ya mi, memangnya udah ada calonnya, kok Umi kayaknya maksa banget.?? Tanya Kyai Muis.


"Kalau Umi sih pengen nya yang menjadi menantu Umi.. Fatimah..


" Apa... Ucap Abidzar kaget dengan ucapan Umi nya..


"Sayang Abidzar dan Abah.. Kan kita tau semua bibit bobot nya Fatimah, dia adalah anak dari teman kita sendiri apa salahnya.." Ucap Umi memberi pengertian.


"Tapi mi.. Kenapa kita nggak nyari dari turunan dari Umi sama Abah saja??


" Nggak ada sayang, semuanya masih kecil kecil, dan Umi sudah cocok sama Fatimah, karena Umi perhatiin dia orang nya sabar, penyayang, buktinya dia selalu patuh sama Umi dan juga Abah.. Ucap Umi Aminah.

__ADS_1


"Ya namanya juga murid sama guru pasti nurut mi.." Jawab Abidzar ngegerutu.


"Ya beda sayang, pokoknya Umi sudah cocok sama Fatimah, apa menurut kamu Fatimah kurang cantik..??


" Heemm ya cantik sih.. Abidzar pengen sih yang lembut, cantik, dan bercadar,hem kalau Fatimah kadang bikin kesel "tutur Abidzar.


" Itu karena kamu suka ngisengin dia makanya Fatimah bikin kesel kamu,


Kalau menurut Abah gimana..??


"Terserah Umi saja.. Abah nurut saja, yang penting Abidzar nya mau, kan yang mau ngejalanin bukan kita tapi Abidzar Sama Fatimah, dan tanyakan dulu sama Fatimah juga mau nggak dijodohkan sama Abidzar.. Ucap Kyai Muis.


"Insya Allah bah.. Ya sudah Umi mau nelfon orang tua Fatimah dulu..


" Heemm langsung mi..?? Tegur Abidzar kaget.


"Ya nggak sayang, Umi cuma mau bilang kalau Fatimah nungguin.


" Halo Assalamu'alaikum.. Taufik ya.??


"Waalaikumsalam..mbak Aminah ya ada apa.??


" Ini Fik, apa Taufik semalem menelfon Fatimah dan bilang mau jemput Fatimah..??


"Ya mbak, kenapa ya.??


" Nggak apa apa, cuma Fatimah nungguin dari tadi pagi,"tutur Umi Aminah pada pak Taufik.


"Ya maaf mbak lupa nggak ngabarin Fatimah, tadi pas mau jalan ada tamu terus lupa mau nelfon lagi." Ucap pak Taufik.


"Ya sudah kalau gitu biar saya aja yang nganterin Fatimah pulang..

__ADS_1


" Memang nya nggak ngerepotin mbak..


"Ya nggak, nggak ngerepotin sama sekali, dan sekalian saya dan Abah kesana karena ada yang mau dibicarakan.


__ADS_2