Ketika Imanku Tergoda

Ketika Imanku Tergoda
episode 14


__ADS_3

Dan setelah Abidzar sedikit tenang ijab qobul dimulai kembali dengan sakral dan hikmat, Abidzar hanya mengucapkan satu kali ucap langsung sah menjadi suami dari Fatimah.


Dan setelah ijab qobul selesai Fatimah keluar dari kamar menuju Abidzar yang ada ditengah tengah para jamaah mesjid yang menjadi saksi pernikahan Abidzar dengan Fatimah.


Fatimah berjalan bagaikan Ratu yang diiringi pengawalnya, Umi Aminah dan ibu siti berada disamping Fatimah, dan ada beberapa keluarga terdekat yang ikut masuk kedalam mesjid, karena Kyai Muis melarang para wanita undangan masuk kedalam mesjid.


Dan Fatimah sampai didepan Abidzar yang sedang berdiri menunggu Fatimah datang didepan nya.


Abidzar langsung menjabat tangan Fatimah dan mencium kening nya, semua orang terharu bahagia apa lagi keluarga Fatimah menangis karena bahagia karena tidak menyangka putri tercinta nya akan menikah dengan putra dari Kyai besar pengasuh pondok pesantren ternama.


Abidzar terus memandangi Fatimah tanpa berkedip karena tak menyangka akan menikah dengan Fatimah, gadis yang pernah diledekin nya pas waktu baru ketemu.


Fatimah tangannya dingin dan gemeter saat dipegang oleh Abidzar, dan Abidzar cukup mengerti dengan kondisi Fatimah yang pasti malu karena harus menikah diwaktu umur nya yang masih muda dan dengan lelaki yang baru dikenalnya.

__ADS_1


Fatimah terus menundukkan kepalanya tanpa melihat Abidzar yang sekarang sudah menjadi suaminya.


Dan karena tempatnya di mesjid màka semua undangan dipersilahkan turun dan menempati tempat duduk yang disediakan di tempat resepsi yaitu Aula pesantren.


Fatimah dengan Abidzar keluar dari mesjid bak bagaikan Raja dan Ratu yang diiringi musik sholawatan.


Fatimah dan Abidzar sampai di Aula pesantren dengan berjalan kaki.


Dan Fatimah bersalaman dengan para tamu undangan wanita, sedangkan Abidzar bersalaman dengan tamu undangan laki-laki.


Acara resepsi itu digelar sampai jam 8 malam Fatimah yang kelelahan terlihat pucat karena sejak pagi tidak istirahat dan duduk terus dipelaminan.


Dan menjelang jam 7 malam Fatimah sudah tidak kuat lagi memakai pakaian pengantin karena sudah berganti lima kali baju, dan Akhirnya Fatimah memberi tau bu siti kalau Fatimah mau turun dari pelaminan karena saking capeknya.

__ADS_1


Dan bu siti mau bilang pada Umi Aminah tapi nggak sempet ngomong Fatimah sudah lemes dan nggak bisa berdiri lagi dan akhirnya digendong oleh Abidzar menuju kamar Abidzar yang sedikit jauh dari Aula tempat resepsi digelar.


Semua undangan memandangi Abidzar yang menggendong Fatimah keluar dari Aula pesantren.


Dan panitia meminta maaf kepada semua undangan karena Abidzar dan Fatimah tidak bisa menemani tamu sampai acara selesai.


Sesampainya dikamar bu siti membawakan air putih dan minyak kayu putih untuk Fatimah, tapi Fatimah tak sadar juga dari pingsannya.


"Ibu.. Biarkan Fatimah istirahat dulu mungkin Fatimah terlalu capek makanya nggak bangun bangun.." Ucap Abidzar pada mertuanya.


"Ya nak.. Kalau gitu ibu keluar dulu ya..


" Ya bu.. Jawab Abidzar

__ADS_1


Dan Abidzar membersihkan badannya dan sholat isak, dan Abidzar terus memandangi istrinya yang begitu cantik,


Dan Fatimah masih tidur sampai menjelang jam 2 malam, danFatimah terbangun, dan begitu terkejutnya Fatimah karena melihat kamar yang dihias begitu indah, dan ada suaminya yang menemani nya tapi saat itu Abidzar tidur di sofa karena Abidzar masih merasa nggak enak mau tidur disebelah istrinya karena Fatimah belum tersadar dari pingsannya.


__ADS_2