Ketika Imanku Tergoda

Ketika Imanku Tergoda
episode 8


__ADS_3

Fatimah deh degan masuk ke kamar Umi Aminah, karena takut membahas masalah perjodohan itu.


"Masuk Fatimah.. Ucap Umi Aminah.


" Iya Umi.. Jawab Fatimah dan duduk dibawa sambil menundukkan kepalanya.


"Sini nak.. Duduk disebelah Umi.. Kamu nggak usah malu gitu, walaupun kamu Umi dijodoh kan dengan putra Umi Abidzar.


" Fatimah Umi mau nanya langsung sama kamu, apa kamu mau menjadi istri Abidzar..??? Tanya Umi Aminah sambil memegang tangan Fatimah.


Fatimah diam tak bisa menjawab apa apa tangan nya gemeteran dan dingin.


Dan Umi Aminah bertanya lagi pada Fatimah.

__ADS_1


"Fatimah Umi tau kamu pasti bingung mau jawab apa.. Tapi jangan anggap Umi ini sebagai guru mu tapi anggap sebagai orang tuamu sendiri, Umi nggak bakalan marah apa lagi kecewa dengan apa pun itu keputusan kamu, nak Fatimah, kamu nggak usah takut ataupun malu dengan keputusan kamu, karena itu semua kamu yang akan ngejalanin, dan Umi nggak maksa kamu harus menerima lamaran Abidzar karena itu masa depan kamu, kamu yang nentuin harus menerima atau menolaknya.. " Ucap Umi Aminah memberi pengertian pada Fatimah.


Tapi Fatimah masih terus diam tanpa menjawab apa apa.. Dan Umi cukup mengerti dengan kondisi Fatimah yang tiba-tiba dijodohkan dengan lelaki yang baru dilihat nya.


"Fatimah Umi nggak memaksa kamu harus menjawab sekarang, Umi kasih waktu satu hari besok tepat jam 9 malam Umi tunggu jawabannya." Ucap Umi Aminah tegas.


"Insya Allah Umi, Fatimah pamit keluar dulu..


" Ya pergi lah jangan terlalu malam tidur nya karena tidak baik untuk kesehatan, dan jangan lupa sholat malam minta petunjuk pada Allah, semoga Allah memberikan jawaban yang terbaik buat kita semua.."ucap Umi Aminah.


Dan santri yang belum tidur melihat Fatimah mengusap air matanya dan keesokan harinya menjadi perbincangan para santri.


"Heii semalam ada santri yang nangis nangis loh keluar dari kediaman Kyai Muis," Ucap santri santri yang kepo kepo..

__ADS_1


"Siapa siapa siapa,??tanya para yang tidak mengetahui apa apa.


" Heemm ada deh paling ditolak sama Ustadz Abidzar untuk menjadi calonnya, makanya jadi orang jangan sok kecantikan, aku yang udah lama disini dan cantik aja nggak pernah dilirik sama Ustadz Abidzar.."ucap santri santri itu.


Lalu temen deket Fatimah menghampiri para santri itu.


"Heii kalian semu kalau nggak tau ceritanya mending diam aja deh jangan sok tau dan kege eran, ya pantas aja nggak pernah dilirik sama Ustadz Abidzar kelakuan kalian kayak gitu.." Ucap vira temen Fatimah.


Dan pemandangan itu dilihat oleh Umi Aminah dan Abidzar yang sedang berkeliling pondok, tapi Umi sama Abidzar pura pura nggak ngeliat kejadian itu.


"Umi, Abidzar minta kalau seandainya Fatimah menolaknya tolong jangan dipaksa karena Abidzar takut Fatimah terpaksa menikah dengan Abidzar, ya walaupun kami tidak saling mencintai tapi se engga nya kita saling menghargai satu sama lain.." Tutur Abidzar merasa kasian pada Fatimah yang dibuli oleh temen temen nya sendiri.


"Ya Umi nggak sekejam itu sayang, lagi buat apa dipaksa kalau Fatimah memang nggak mau, tapi Insya Allah Umi yakin Fatimah pasti menerima perjodohan ini.." Ucap Umi Aminah penuh dengan kepercayaan.

__ADS_1


Dan Fatimah beraktivitas seperti biasanya walaupun bertemu dengan Abidzar, Fatimah langsung membalikkan badannya dan pergi karena takut menimbulkan fitnah.


__ADS_2