
Sepuluh menit kemudian dokter yang kenan telepon baru saja
datang , Kenan pun membawa dokter itu ke kamar fara.
Tok.. tok.. tok
“ kalian sudah selesai? Dokter nya sudah datang “ tanya kenan
“ sudah den “ sahut bi minah , kenan pun membuka pintu
mempersilahkan dokter memeriksa keadaan fara
Lima menit lengang mereka menunggu dokter memeriksa fara
“ nona fara keadaan nya sangat serius ,nona fara mengalami
depresi yang lumayan , dan waktu yang dibutuhkan juga lumayan pastinya , saya juga
sudah menyuntikkan obat pereda demam , juga obat penenang kemungkinan non fara
siuman tiga puluh menit lagi “ jelas dokter yang memeriksa fara , Kenan
mengepalkan tangan nya menahan emosi yang ada dalam dirinya
“ saya sarankan agar non fara dibawa ke rumah sakit agar
lebih aman , kalau begitu saya permisi dulu “ ujar dokter memberi saran
“ baik terima kasih dok “ balas kenan , mereka kini hanya
bisa menunggu fara siuman , lengang mengisi ruangan itu
“ k-ka ken “ panggil alice karena raut wajah kenan terlihatt
seramm baginya
“ ka ken gak telpon tante maya “ Tanya alice
“ mama sama papa lagi ada perjalanan bisnis ke luar negri ,
gw gak bakal kasih tau sekarang , karena mereka pasti jadi gak tenang “ jawab
kenan , dia memutuskan untuk memberi kabar saat maya dan Alvin pulang
__ADS_1
“ bi , bibi sudah masak makan malam belum? “ Tanya kayla
sopan
“ maaf non , bibi gak jadi masak karena peristiwa tadi sore “
jawab bi minah dibalas anggukan oleh kayla
“ gak papa bi , hari ini tidak usah masak makan malam , aku
order online aja “ sahut alice
“ serius ? apakah tidak apa apa den kenan “ Tanya bi minah
“ iya , tidak apa apa bi , tapi kenan minta tolong masakin
sup ayam buat fara ya bi , biar nanti kalau udah sadar tinggal dipanasin lagi “
jawab kenan diangguki oleh bi minah , dia pun beranjak ke dapur untuk
menyiapkan sup
“ lo mau makan apa ka biar gw pesenin sekalian “ Tanya alice
“ kalian aja dulu , gw bisa nanti “ jawab kenan diangguki
alice
“ kay , kesebelah yuk , nanya mereka mau apa “ ajak alice
“ ya udah , ayok “ mereka berdua ke kamar sebelah dimana ada
dafa, faris, dan kevin
Tok.. tok.. tok..
“ masuk “ ujar dafa , alice dan kayla masuk setelah mendapat
persetujuan
“ gw mau pesen makanan , lo berdua mau makan apa “ Tanya alice
“ gw ayam geprek “ jawab faris
__ADS_1
“ lo apa dap “ Tanya kayla
“ gw pizza seloyang yg gede yaa “ ujar dafaa
( gini nih definisi dikasih hati minta jantung , agak gak
tau diri si dapaa )
“ gatau diri lu “ serobot kayla
“ tauu keree gw lama lama “ kata alice gak serius
“ elahh orkay jangan pelit pelit sama kaum miskwinn “ kata
dafaa
“ serah lo dapaaa “ kesal alice
“ tuh temen lo makan apaan “ Tanya alice melirik kevin yang
tak sadarkan diri
“ dia? “ Tanya dafa menunjuk kevin
“ iyalahh sapa lagi “ sahut kayla
“ gak usah dikasih makan , buang aja ke kali lah nih makhluk
“ ujar faris kesal dengan kevin
“ gw sih maunya juga gitu , udhlah bodo gw pesenin naspad
ajaa “ ujar alice lalu memesan semua pesanan tak lupa dia memesan satu untuk bi
minah jugaa
“ dah gw pesen tuh , tunggu aja yaa “ ujar alice
“ okeyy makasihh bang “ canda dafaa , hampir saja alice
melemparkan sandal rumah yang dipakainya tapi ditahan oleh kayla
“ candaa liss “ ujar dafa
__ADS_1