Ketos KAMPRET Itu Suami Gue

Ketos KAMPRET Itu Suami Gue
perhatian seorang Kenan


__ADS_3

" makasih yah Do " ucap fara


" sama sama , lo gk mau gue anterin sampe depan rumah aja " tanya aldo


" gak usah , gak papa kok do , rumah gue juga udah deket kok dari sini " kata fara


" deket apaan , masih jauh banget ini woy, astagahh " batin fara berteriak , karena mansion keluarga nya masih jauh dari persimpangan


mansion keluarga fara terletak di kawasan perumahan elit , karena fara tidak mau aldo mengetahui rumah nya , jadi dia meminta aldo mengantar nya hanya sampai persimpangan , yang jauh dari kawasan rumah nya


" ya udah kalo gitu gue duluan yah " kata aldo dan tersenyum ke arah fara


" aaaa , manis banget sih " batin fara meronta ronta


" okey , kalau gitu hati hati yah Do " kata Fara dijawab anggukan oleh aldo , aldo pun memakai helm nya kembali dan pergi menjauhi fara , sedangkan fara melambaikan tangan nya ke arah motor aldo


" terus gue gimana dong " tanya fara pada diri nya sendiri


" kasian banget sih nasib gue , kalo tau gini mah mending nebeng kayla dianter sampe depan mansion " gerutu fara , sambil berjalan menuju ke kawasan mansion nya


setelah sekitar 10 menit fara berjalan , kini dia sudah memasuki kawasan perumahan elit


" aduh sumpah gue cape banget , kaki gue kayak mau putus " gerutu fara


" apa naik ojek aja yah ke mansion nya......... ASTAGAH " Pekik Fara , mengundang perhatian beberapa orang yang sedang berada di tempat yang sama dengan nya , untung tidak terlalu ramai


" kok gue bego banget sih , kenapa tadi gue gak naik ojek aja dari persimpangan " fara merutuki kebodohan yang dibuat diri nya sendiri


" naik ojek aja kali yah " fara berpikir sejenak


" ah udahlah gak usah , udah tanggung kayak gini " kata nya lagi , dia pun memutuskan untuk lanjut berjalan kaki , hitung hitung olahraga


" akhirnya sampe juga gue " kata fara

__ADS_1


Dia pun memencet tombol yang berada di dinding pagar , agar satpam membukakan pagar nya


" eh , selamat sore non fara " sapa satpam yang membuka pagar


" sore juga pak " jawab fara tidak semangat , dia pun masuk ke arah mansion


" ish , ini mah masih jalan lagi gue , udah jauh banget lagi " kesal fara sambil menghentak hentak kan kaki nya ke arah aspal


" lagian nih rumah ngapain coba jauh banget dari pager , bikin capek aja " gerutu fara , malah menyalahkan rumah yang tidak tau apa apa


setelah melewati pagar dia harus berjalan 100 meter lagi untuk menuju rumah utama


Tin...Tin....


bunyi klakson mobil yang cukup keras mengejutkan fara saat berjalan , dia pun menolehkan kepalanya terdapat mobil sport kenan , kenan membuka kaca mobil nya dan sedikit mengeluarkan kepalanya


" woy , lu kenapa jalan " tanya kenan yang bingung melihat fara berjalan , bukan nya menjawab , fara malah berjalan mengitari mobil dan masuk ke kursi di sebelah pengemudi


" dari tadi kek bang , gue cape banget sumpah bang " keluh fara kepada kenan


" gue jalan dari persimpangan jalan di depan sono sampe ke sini " kata fara dengan tangan nya yang menunjuk ke arah belakang


" lah emang gak pulang bareng kevin " tanya kenan , karena dia melihat kevin dan fara berangkat bersama tadi pagi


" dia lagi rapat OSIS " jawab fara


" dah sampe turun gih " kata kenan sat mobil nya sudah d depan pintu rumah


" ish baru aja gue duduk bang " kata fara sambil memejamkan mata nya , kini kaki nya sudah sangat lemas untuk berjalan


kenan pun turun dan berjalan ke arah pintu fara lalu membuka nya


" naik ke punggung gua " kata kenan sambil merendahkan badan nya hingga kakinya tertekuk ,fara pun tidak menolak dia menaik kan badan nya ke punggung kakak nya itu

__ADS_1


Kenan pun mendiri kan tubuh nya dan membenarkan posisi fara di punggung nya , lalu berjalan menuju ke kamar sang adik setelah berbicara pada maya


Di Kamar Fara & Kevin


Kenan menurunkan tubuh fara ke kasur dari gendongan nya secara perlahan dan hati hati


" makasih ya bang , hoam " kata fara sambil menguap


" hem , langsung tidur lo kalo ngantuk " suruh kenan


walaupun dia bersikap biasa saja tapi sejujurnya dia sangat menyayangi fara dan mengkhawatir kan kondisi adik yang sangat dia sayangi itu , hanya saja dia gengsi menunjuk kan nya


" hem " fara pun membaringkan tubuh nya , kenan pun menarik selimut sampai ke perut fara dan berjalan keluar meniggalkan kamar tersebut


-


-


Note :


karya author kali ini masih on going


author harap uuntuk para reader selalu sabar menunggu author up bab bab berikut nya


Author minta maaf kalau masih ada typo(kecerobohan dalam mengetik ) di beberapa kata


yang TERPENTING


- Tinggalkan jejak berupa like👍


- jejak berupa vote🎗️


- jejak berupa hadiah yang sesuai dengan karya author🏆🌹🌷

__ADS_1


Selamat malam 😘


__ADS_2