Ketos KAMPRET Itu Suami Gue

Ketos KAMPRET Itu Suami Gue
Rahasia


__ADS_3

~π•³π–†π–•π–•π–ž π•½π–Šπ–†π–‰π–Žπ–“π–Œ π–π–Šπ–˜π–†π–žπ–†π–“π–Œπ–†π–“ π•Άπ–Šπ–Žπ–—π–†π–†π–†π–†~


Kini sudah jam 7 malam, Kayla, Alice, Dafa, dan Faris memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing.


Sekarang hanya ada Fara, Kenan, Kevin, dan bibi di rumah. Kevin masih belum beranjak dari tempat nya dia masih bergelut dengan pikirannya sendiri.


Di Kamar Fara


" bang, papa sama mama udah tau?? " tanya Fara


" Belom ra, gw ga berani kasih tau ke mereka soal ini, gw takut mereka kenapa kenapa " jawab kenan, Fara yang mendengar jawaban kenan merasa lega


" emmm...... bangg. untuk masalah ini gw minta lo rahasiain dari mama sama papa yaa?? Mereka ga perlu tauu ini " Kata Fara ragu, takut kenan marah, dan benar saja raut wajah kenan berubah


" ga perlu tauu?? masalah kayak gini lo bilang mama sama papa ga perlu tauu?? " kata kenan dingin

__ADS_1


" bukan gitu bang maksud gw, tapi pliss kali ini aja, masalah ini biar gw sama kevin selesaiin sendiri, ya bang? ini kan juga rumah tangga gw sama kevin " kata Fara, Fara berharap kenan bisa mengerti perasaannya


Fara berfikir jika mama dan papanya tau masalah ini, akan tambah besar nantinya dan akan berdampak buruk untuk hubungannya dengan kevin


Kenan menghela nafas kasar, dia memikirkan perkataan Fara, ya!! dia tau ini rumah tangga adiknya tidak sepatutnya dia ikut campurrr, tapi bagaimana pun Fara tetap adiknya, harta karun yg harus dijaga dalam kehidupan nya


" Gw gpp bang, percaya ya sama gw " ujar Fara pelan sambil mengelus lengan kenan menenangkan


" okeee, kali ini gw ikutin kemauan lo, tapi ingatt!! jika ini terulang lagii, gw ga akan diem lagi ra " kata kenan penuh penekanan


" iyaa bangg, araa inget ituu, makasih yaaa " kata Fara dengan senyum manisnya, kenan yg melihat adiknya tersenyum pun ikut senang dan mengelus kepala Fara


" iyaa, pelan pelan ya bang, jangan emosiii ga baikk " kata Fara mengingat kan, dan dibalas anggukan oleh kenan


Kenan dan kevin lumayan lama berbicara lebih tepatnya kenan yg berbicara, dia berusaha untuk tidak emosi walaupun tetap saja nadanya berbicara sangatlah tidakkkk baikk.

__ADS_1


Setelah hampir satu jam an kenan pun sudah selesai berbicara dan kembali ke kamar Fara


" udah selesai ngomong nya, ngomongin apa aja " tanya Fara penasaran


" kepooo, anak kecil ga perlu tauu " ledek kenan, membuat Fara kesal


" oh iya, kamu mau abang temenin ga? " tanya kenan, dia masih segan meninggalkan Fara berdua dengan kevin ya walaupun ada bibi tetap saja


" gpp bangg, kevin gabakal kayak gitu lagi percaya sama araa yaa " ucap Fara berusaha meyakinkan kenan agar tidak khawatir lagi


" ya udah kalo gitu abang pulang yaa? baik baik di rumah, belajar dari kejadian hari ini, kalo ada apa apa langsung telepon!! okey? " kata kenan sambil memeluk adiknya itu


" iyaaaa, siapp pak bosss, hati hati ya bang, jangan ngebut ngebut " ucap fara, dan diangguki oleh kenan


Kenan pun turun ke bawah sendirian, tadinya fara menawarkan untuk mengantarkannya sampai gerbang tapi kenan melarangnya

__ADS_1


Kini Fara sedang berfikir, dia harus apa sekarang, sebenarnya dia masih sangat kesal dengan kevin lebih tepatnya marah sangattt marahh, dia saja kaget kevin bisa seperti itu


Karena sudah jam 9 malam dia pun memutuskan untuk tidur mengingat kalau besok dia sekolahh


__ADS_2