
Di Kantor Kevin
" selamat siang tuan, ini ada berkas yang harus ditanda tangani " kata dersey sekretaris Kevin , selama Kevin masih sekolah , semua meeting di handle oleh dersey , kevin juga menaikkan gaji nya
Kevin pun menerima berkas tersebut dan membaca dengan telaten terlebih dahulu sebelum menandatangani berkas tersebut , setelah selesai membaca dan merasa berkas nya sempurna kevin pun menandatangani berkas tersebut
" baik , terima kasih tuan " ucap Dersey dan dijawab anggukan oleh kevin , sebelum ke perusahaan nya dia berganti baju terlebih dahulu , mengganti seragam nya dengan jas kantor nya
" kenapa gue jadi gak fokus gini sih " gerutu kevin , tubuhnya memang di dini , tetapi tidak dengan pikiran nya , pikiran nya tertuju kepada fara
" gue kira dia udah cinta sama gue " kata kevin dan tertawa sambar , dia melepas jas nya dan menyisahkan kemeja putih nya , dia menggulung lengan meja nya se siku
" dan nilai nya " kata kevin ladi mengingat perkataan Fara yang berkata mendapat nilai 50 kepada orang lain
" 50 nilai apa " kini pikiran kevin benar benar full
" apa gue masukin fara ke bimbel " terdapat ide di kepala kevin untuk memasukan fara ke bimbel
" iya bener gue harus masukin fara ke bimbel , kalau gue yang ngajarin pasti gak bisa gue sibuk banget " kata kevin , dan pada akhirnya dia mengambil keputusan untuk memasuk kan fara ke bimbel
Saat kevin sedang melanjutkan pekerjaan nya , pintu ruangan nya terbuka menunjukkan wajah dersey
" ada apa " tanya kevin
" maaf tuan, ada yang ingin bertemu dengan tuan " kata dersey
" suruh masuk " kata kevin , dan dersey pun mempersilahkan seseorang masuk , kevin melihat seorang wanita lansia di ruangan nya
" nenek " kata kevin terkejut melihat kehadiran nenek nya itu , nenek shani
__ADS_1
" hey anak nakal , kenapa muka mu terkejut melihat aku di sini , apa kau tidak suka aku di sini " oceh nenek shani
" bukan begitu nek , kenapa nenek selalu berprasangka buruk seperti itu " kata kevin menghampiri nenek nya dan memeluk nya
" astagah , kau sudah besar kev " kata nenek sahin dan melepas pelukan nya
" oh iya ku dengar kau sudah menikah " raut wajah nenek shani langsung berubah seketika seperti tidak suka
" iay benar nek , papa dan mama menjodohkan ku " kata Kevin yang menyadari perubahan wajah nenek nya
" hey nukan kah nenek sudah bilang kalau nenek sudah menyiapkan calon yang pas untuk mu " kata nenek shani
" nek sudahlah , lagi pula aku juga sudah menikah " kata kevin
" tetap saja nenek tidak suka " kata nenek shani
Akhirnya Kevin melanjutkan pekerjaan nya , sedangkan nenek shani sudah diantar ke rumah kedua orang tua nya
tok tok tok
" kak dev " panggil alice sambil mengetuk pintu kamar Dev
" bentar " teriak dev dari dalam
ceklek , pintu terbuka Kayla menutup matanya dengan kedua tangan nya spontan melihat Dev telanjang dada memperlihatkan ABS nya
"kebiasaan banget sih lu , pake baju somplak " tegur alice pada kaka nya itu
" gak sopan lo " kata dev
__ADS_1
" bodo " kata alice
" eh lis , gue ke dapur lo dulu yah , ngambil cemilan biar cepet " kata kayla dan langsung berlari ke dapur untuk mengambil cemilan sebagai teman nonton drakor , dev menggelengkan kepalanya melihat tingkah dari sahabat adik nya
" gue mau pinjem laptop ka " kata alice
" tuh ambil di dalem " kata dev menunjuk ke arah meja di kamar nya
-
-
-
note:
karya ini masih on going yah guys
sabar yah tunggu author up , harap bersabara ini ujian
jangan lupa tinggalkan jejak kalian di karya author
like
komen
__ADS_1
hadiah untuk author