Ketos KAMPRET Itu Suami Gue

Ketos KAMPRET Itu Suami Gue
Kasus


__ADS_3

" kalian berenam ikut ibu ke ruang BK " kata bu Mel , mereka pun mengikuti bu mel ke ruang BK , Fara hanya takut rahasia Alice terbongkar , dia tidak mau alice di bully , atau mungkin sekolah akan mengeluarkan nya , pikir Fara


.


.


Kini mereka semua sudah berada di ruang BK , di ruangan juga terdapat Kevin sebagai ketua OSIS , dan tadi orang tua alice juga sudah di telepon untuk menuju ke sekolah , dan saat itu juga mau tidak mau orang tua alice menuju ke sekolah , kebetulan mereka sedang ada di kota itu karena baru pulang dari luar kota , Begitu juga dengan orang tua Amel yang dipanggil ke sekolah


Sedari tadi Alice sudah berpasrah , dia sudah tidak tau lagi harus apa , dia hanya bisa menundukkan kepala nya , kini tangan nya sudah dingin sedingin es , Fara yang melihat keadaan Alice pun menggenggam tangan alice bertujuan menguatkan alice dan menghangatkan tangan alice , sedangkan kayla sedari tadi dia terus mengumpati amel dan teman teman nya dengan semua nama binatang di kebun binatang , tatapan mata nya sangat nyalang dan tajam , begitu pun dengan fara , mereka berdua terlihat seperti siap menghabisi mereka semua


Setelah menunggu kurang lebih satu jam kini orang tua Amel dan Alice sudah datang , orang tua Alice merasa kesal dan malu , karena dipanggil ke sekolah dengan alasan kasus yang dilakukan anak perempuan nya itu , sedangkan orang tua amel sedari tadi memasang muka yang seakan akan anak mereka yang menjadi korban utama nya


" Baik karena kedua orang tua dari Alice dan Amel sudah hadir , saya akan memulai " kata Bu Siska guru BK


" saya mendapat laporan dari bu mel , kalau Alice menendang perut Amel , apakah hal itu benar Alice " tanya Bu Siska kepada Alice , Alice pun mengangguk kan kepala nya , melihat itu kedua orang tua alice memejamkan mata nya menahan kesal


" tapi bu... " kayla baru saja mau berbicara tetapi sudah dipotong oleh Mama nya Amel

__ADS_1


" hey , apakan kamu sudah lihat bekas tendangan mu di perut anak saya hah " Bentak Mama Amel membuat Alice terkejut , tanpa diketahui siapa pun Alice memegang dada nya


" Hey jangan membentak anak saya " Kata mama alice tak kalah keras , meskipun dia kesal dan malu dengan apa yang dilakukan alice , dia tidak terima jika anak nya di bentak orang lain , jangan kan orang lain , diri nya saja tidak pernah membentak alice


Alice merasa terkejut melihat sikap mama nya yang membela nya , dia pun mendongak kan kepala nya , senyuman tipis muncul di bibir nya tanpa ada yang mengetahui


" Harap tenang jika berada di ruangan saya " tegas bu Siska


" Saya tidak mau tau , anak ini harus dikeluarkan dari sekolah ini , saya tidak mau anak saya satu sekolah dengan anak perisak " ujar papa Amel


Sedangkan Kevin masih menyaksikan perdebatan tersebut dengan seksama , dia juga sesekali melihat ke arah Fara yang menatap tajam ke arah perdebatan itu


" Saya tidak mau melihat anak itu lagi besok di sekolah ini kalian tau bukan saya siapa , saya pendonasi ke dua di sekolah ini , saya bisa menarik nya kapan saja " kata papa amel membawa bawa kekayaan


" heh , dasar manusia sombong , tamak " batin fara dan kevin bersamaan


Tiba tiba semua mata menuju ke pintu ruangan yang terbuka , betapa terkejut nya , Bu Siska dan Bu Mel melihat kehadiran Aditya dan Audrey , sebagai pemilik sekolah , sedangkan ditempat nya Kevin dan Fara sudah menyeringai

__ADS_1


" Pak Aditya , Bu Audrey " kata bu Siska dan Bu Mel , bangkit berdiri , membuat keluarga Amel termasuk kedua teman Amel bingung


" heh , apa kalian memanggil pengacara hah , mau bagaimana pum tidak akan bisa ,silahkan suruh pergi pengacara kalian " kata Papa Amel , dia tidak tau yang dia sebut pengacara itu siapa


Sedangkan Kevin hanya bisa menahan tawa nya mendengar papa dan mama nya dipanggil pengacara , sedangkan audrey sudah mengumpati anak nya itu dan sangat kesal dengan manusia sombong yang terdapat di hadapan nya


" Bu Siska saya mendapat kabar ada kasus yang terjadi di sekolah yang saya bangun ini " kata Aditya penuh penekanan , dan satu kalimat itu sudah cukup membuat mereka semua bungkam


" maaf pak , sudah membuat bapak dan ibu Aditya harus repot kemari , saya mendapat laporan dari Bu Mela , Bu Mel melihat Alice menendang perut Amel saat pagi tadi pak " jelas bu Siska


" api tidak akan muncul jika tidak ada penyebabnya " ujar aditya


" benar pak , Amel yang terlebih dahulu memulai petengkaran " ucap Fara


" saya sudah mendapatkan jawaban nya , kalian berdua memang salah , untuk Amel jangan sekali kali kamu mengulangi hal seprti tadi dan untuk Alice jangan terlalu mudah terpancing emosi nak " ucap aditya


" untuk pak brata , jangan gunakan kekayaan sebagai bahan pamer , jika anda ingin menarik donasi yang ada di sekolah saya silahkan saya tidak keberatan " ucap aditya santai

__ADS_1


" baik , selesai sampai di sini, silahkan kalian semua melanjutkan pelajaran hari ini , saya pamit undur diri " kata aditya bangkit beridri mereka semua pun ikut berdiri , aditya melihat ke kevin dan diangguki kevin , begitu juga dengan Fara


Semua siswa memang mengetahui bahwa kevin adalah anak orang kaya , tetapi mereka tidak tahu kalau Kevin anak pemilik sekolah , karena memang itu mau Kevin , mereka semua pun kembali ke kelas masing masing dan mengikuti pelajaran hari ini , Alice merasa sedikit lega hanya saja dia sudah tahu pasti saat pulang nanti dia akan diomeli oleh kedua orang tua nya


__ADS_2