Ketos KAMPRET Itu Suami Gue

Ketos KAMPRET Itu Suami Gue
Memberitahu semua nya


__ADS_3

Mereka pun mengikuti pelajaran hari ini hingga tuntas ,kini waktu menunjukkan pukul satu siang , dan terdengar bel berbunyi dengan keras menandakan pelajaran hari ini telah usai , semua siswa dan siswi membereskan barang mereka masing masing dan berisap untuk pulang


.


.


Kini Fara , Kayla dan Alice sudah berada di parkiran


" gak usah terlalu dipikirin yah el , kalo ada yang mau di curhatin , lo bisa telepon kita berdua atau gak , minta ketemuan aja , oke " kata Fara , disetujui oleh Kayla


" iyah far , gua pasti bilang kok , makasih buat hari ini yah " ucap alice


" iya sama sama " sahut kayla dan Fara


" Ya udah gue duluan yah ,kak Dev udah nunggu di luar " kata Alice mendapat pesan dari Dev , kalau dia sudah sampai di depan pagar


" ya udah ati ati yah " ucap mereka berdua dan diancungi jempol oleh alice , alice pun berjalan menuju ke motor Dev ,dan Kayla pun menaikkan mobil nya dan menuju ke rumah nya , sedangkan Fara dia masih menunggu Kevin turun


" ra " panggil Kevin , Fara pun menengok ke arah kevin


" sini vin " kata fara sambil melambaikan tangan nya, kevin pun menuju ke fara dan menyuruh Fara masuk ke dalam mobil , dia pun mengendarai mobil menuju rumah mereka


.


.


Di perjalanan Fara mengajak Kevin ebrbicara mengenai kejadia tadi pagi


" Tadi pagi , kamu yang kasih tau mommy sama papi vin " Tanya Fara


" iya , tadi pagi pas dipanggil bu siska ke ruang BK , aku udah nebak pasti akan kejadian tentang kekayaan kekayaan aku langsung telepon papa suruh ke sekolah , eh ternyata bener dugaan aku kejadian juga ternyata " ucap kevin


" untung aja tadi papi sama mommy dateng kalo gak , udah gue maki maki tuh tua bangka , kesel banget " kesal Fara membuat Kevin terkekeh

__ADS_1


" oh iya nanti jam 3 jangan lupa yah ra " kata kevin mengingatkan


" iya , inget kok gak lupa " jawab fara


.


.


Di rumah Alice , alice dan dev baru saja sampai di rumah , saat mereka masuk di ruang keluarga ternyata seduai dugaan alice , mama dan papa nya sudah menunggu nya


" ganti baju dulu gih dek " ucap dev dan diangguki oleh alice ,dia pun naik ke atasuntuk mengganti baju nya dengan baju santai , setelah selesai di pun kembali turun ke ruang keluarga di sana sudah ada mama papa nya juga dev


" mama sama papa mau ngomong apa " tanya alice


" ngomong apa ? kamu masih bisa yah nanya " kata mama alice


" kenapa kamu nendang perut anak lain " tanya mama alice


" karena emang dia duluan mah yang mulai Alice hanya membela diri " jawab alice


" lo kenapa dek " tanya dev ,melihat alice memegang dada nya , alice tidak menghiraukan pertanyaan dev


" ya terus alice harus gimana mah , alice harus diem aja gitu hah " kata alice dengan suara keras


" kamu kan bisa dengan cara baik baik alice , kalo seperti tadi , mama sama papa dipanggil ke sekolah , kamu pikir gak malu dipanggil seperti itu " ujar papa alice


" Selama ini papa sama mama bekerja keras cari duit untuk kamu , biar kamu bisa hidup mewah " kata papa alice


" Kamu hanya tinggal makan , sekolah , tidur belanja gak bisa apa kamu gak bikin masalah " bentak Papa Alice membuat Alice terkejut kesekian kali nya dan memegang dada nya dev bingung apa yang terjadi dengan alice sehingga memegang dada


" lo kenapa dek " tanya dev lagi dengan suara keras membuat alice terkejut lagi , tetapi dia tetap tidak menghiraukan pertanyaan dev , kini mata nya sudah berkaca kaca


" Alice gak butuh harta , alice gak pedulia dengan semua itu , percuma kalo ada uang tapi kalo gak ada satu pun kasih sayang dari kalian " teriak alice sambil terisak membuat mereka semua diam

__ADS_1


" Apa pernah kalian nanya kabar aku ' apa kabar nak ' pernah gak?  ' sudah makan belum' 'gimana sekolah nya ' pernah mulut kalian berkata semua itu jangankan semua , SATU AJA , setidak nya satu kalimat PERNAH GAK ? " Teriak Alice


" ALICE JANGAN KURANG AJAR " Bentak mama Alice , lagi lagi membuat alice terkejut , dia memejamkan mata nya dan memegangi dada nya


" lo kenapa " dev sudah memperhatikan nya sedari tadi jadi dia memilih menghampiri alice dan menanyakan nya


" Mama bilang alice kurang ajar ?, alice memang kurang ajar ma , karena orang tua alice gak pernah ngajarin alice, jangan kan ngajarin , ketemu aja jarang , bahkan makanan aja gak pernah dimasakin , semua nya di ambil alih sama bibik " kata alice memelan kan suara nya membuat mamanya bungkam


" Kami seperti itu untuk kamu , biar kamu hidup mewah , coba kamu lihat anak anak dipinggir jalan itu ? " ucap papa alice


" alice udah bilang alice gak butuh kehidupan yang mewah yang alice butuh hanya kasih saya hanya itu " kata alice dia menarik nafas nya sejenak


" Makan bareng aja kita gak pernah kan " kata alice dengan tampang meremehkan


" JAGA MULUT MU " Bentak Papa alice, membuat alice terkejut dan mengulangi hal yang sama seperti sebelumnya


" APA KALIAN TAU ALASAN AKU MINTA PINDAH SEKOLAH HAH " Teriak Alice


" Karena aku di bully mah pah , DIBULLY " kata Alice


" APA KALIAN TAU KALO AKU PUNYA PENYAKIT AGORAPHOBIA " Teriak alice dia menarik nafas nya


" Mungkin ini memang sudah waktu nya untuk kalian tahu , apa kalian tau kalo aku sudah tidak perawan lagi " kata alice sambil memejamkan mata nya


Deg.. , mereka seakan akan lupa cara bernafas


" Apa kalian tau , saat camping dari sekolah kemarin aku dilecehkan dengan orang yang sama " kata nya lagi


Deg... , kini mata mama alice sudah berkaca kaca


" dan satu lagi saat itu juga aku memilih membunuh diri , dengan menggores pergelangan tangan ku , entah kenapa aku masih hidup sekarang , dan saat itu juga mama dan papa tidak ada yang menjawab telepon " Teriak Alice , kini mama alice sudah menangis terisak isak


Setelah mengeluarkan semua nya Alice segera berlari ke arah kamar nya dan mengunci pintu kamar nya , dan menangis sejadi jadi nya , begitu pula dengan mama nya yang berda di ruang keluarga , sedangkan dev dan papa nya sangat terkejut mendengar semua penuturan alice , mereka merasa gagal menjaga danmelindungi alice

__ADS_1


Mama alice merasa bagaimana bisa dia tidak menyadari semua nya , dia tidak bisa berpikir lagi , bagaimana bisa anak nya itu menanggung dan menyimpan nya rapat rapat sendirian , dia merasa gagal menjadi ibu yang menjaga dan melindungi anak perempuan nya


__ADS_2