
" Vin " panggil Fara , tetapi Kevin tidak merespon , Kevin memilih membuang muka nya
" Vin " panggil Fara lagi
" keluar " kata Kevin tegas plus dingin , Fara masih diam di tempat , dia tidak akan keluar sebelum meminta maaf kepada Kevin
" gue bilang keluar " bentak Kevin , kini kelopak mata Fara sudah basah
" gue mau minta maaf " kata Fara dengan suara bergetar
" keluar " bentak Kevin , Fara masih diam ditempat nya , dia tidak akan keluar dari ruangan sebelum masalah mereka selesai
" gue mau minta maaf Vin , gua tau kekakuan gue tadi pagi gak sopan sama Lo sebagai suami gue , gue minta maaf " kata Fara , Kevin merasakan ketulusan Fara saat mengatakan hal tersebut
" kasih gue satu kesempatan lagi Vin , gue bakal berubah , gua akan berusaha mencintai elo dan gue akan normalin nilai gue seperti semula lagi , gue janji Vin " kata Fara
" kasih gue kesempatan lagi yah , ya Vin " pinta Fara kini kedua telapak tangan nya sudah menempel ππ»
Kevin tahu , kali ini Fara benar benar serius , dia berpikir bahwa dia harus memberikan 1 kesempatan lagi untuk Fara
" gue kasih Lo satu kesempatan lagi , gue mau Lo berusaha sekeras mungkin untuk berubah , kalo lo sia sia in satu kesempatan itu , lo tau kan " kata Kevin , Fara mengerti apa yang dimaksud Kevin
" gue tau Vin , gue janji gue bakal berubah , thanks Vin " kata Fara dengan reflek dia memeluk Kevin erat membuat tubuh Kevin sakit
" ARGHH " Ringis Kevin
" eh sorry sorry Vin , gue gak tau , sesakit itu yah " tanya Fara dan diangguki oleh Kevin , air mata nya langsung mengalir dan terdengar isakan kecil dari bibir nya , Kevin langsung menengok ke arah Fara , berapa terkejutnya dia melihat Fara menangis
" eh kok nangis " tanya Kevin
" hiks... , hiks... so.. sorry gara ga..ra gue Lo jadi luka luka gini hiks... π " tangsi Fara pecah , Kevin menarik sudut bibir nya , wajah Fara saat menangis terlihat lucu untuk nya
" hey , bukan gara gara Lo kok , ini gara gara gue tang gak liat lampu merah " kata Kevin terkekeh , kini sifat nya sudah kembali hangat kepada Fara
" sini peluk , tapi jangan kenceng kenceng " kata Kevin , Fara pun memeluk Kevin pelan , Kevin mengelus kepala Fara lembut
" hari ini gak les dulu yah" kata Fara setelah melepas pelukan nya
pletak.. Kevin menyentil kening Fara
" aw , ish kok di sentil " kesal Fara
" gak ada alasan gak les yah " kata Kevin terkekeh
__ADS_1
" kamu gak liat jam , udah jam 4 Kevin , wlee " kata Fara , kini alam semesta memihak kepada nya
" okey hari ini kamu gak les , tapi besok jangan lupa " kata Kevin mengingatkan , Fara pun mengangguk
" oh iya aku telepon teman teman kamu yah " kata Fara
" telepon aja " Sahut Kevin , Fara pun mengabari Dafa dan Faris , juga Kayla dan Alice memberitahu kecelakaan Kevin , serta memberitahu rumah sakit dan ruangan Kevin , karena teman teman nya dan Kevin bertanya perihal tersebut
" oh iya Vi , itu tadi nenek kamu " tanya Fara
" iya , itu dari mommy " jawab Kevin
" udah tua judes banget , hih " kata Fara mengingat sifat nenek Shani tadi
" hush gak boleh gitu gak sopan " tegur Kevin terkekeh
" lagian nyebelin " dumel Fara , Kevin pun mengacak rambut Fara gemas
.
.
Jam menunjukan pukul 6 . 25 malam , ruang rawat inap Kevin penuh dengan kedua teman nya juga kedua teman Fara beserta , mertuanya dan Kenan
" Bagaimana keadaan mu nak " tanya Maya khawatir dengan keadaan menantu nya itu
" lagian lu kenapa bisa gak liat lampu merah Vin , lagi galau lu " goda Kenan , mendapat tatapan tajam dari Maya dan Fara
" biasa bang " jawab Kevin membuat Fara menatapnya sebal
"oh iya Far , nih gue sama Kayla bawa buah " kata Alice memberikan kantung plastik yang berisi bermacam macam buah
" thanks yah , Kay , El " ucap Fara
" sama sama " jawab Kayla dan Alice
" nih gue bawa martabak Bangka " kata Dafa , memberikan kantung plastik berisi martabak coklat
" Ini gue bawa pizza , biar sehat tuh laki Lo " kata Faris
" makasih yah Ris , Dap " ucap Fara dan diangguki Faris dan Daffa
" ih gajelas Lo berdua orang sakit dibawain begituan " kata Alice
__ADS_1
" dih gue bawa martabak buat kita makan woy bukan buat die " kata Dafa menunjuk Kevin
" kirain " kata Alice
" kiriin " cibir Dafa
" apa Lo " kata Alice
" apa " kata Dafa
" ish Lo nyebelin banget sumpah dapa " kata Alice disusul pukulan di lengan Dafa
plak
plak
plak
plak
Alice memukul mukul lengan Dafa , membuat sang pemilik lengan meringis
" AW AW AW sumpah lu badan kecil , tapi tenaga nya tenaga badak " kata Dafa merasakan panas di lengan nya
" sukurin " kata Alice
Disisi lain ada yang tidak suka melihat kedekatan mereka berdua
Mereka yang melihat pertengkaran kedua manusia itu hanya menggeleng kan kepala
-
-
_
note :
Hay guysπ
Gimana gimana , seru gak cerita nya , maaf yah kalo masih ada typo , harap maklum heheπ€
Karya author ini masih on going yah
__ADS_1
ππjangan lupa tinggalkan jejak kalian di sini , like , vote and headiah bunganya untuk author yah ππ surat cinta dari author tersayang
bye bye πππ