Ketos KAMPRET Itu Suami Gue

Ketos KAMPRET Itu Suami Gue
kondisi Fara


__ADS_3

cahaya matahari masuk melewati celah gorden , semua orang bersemangat untuk melakukan aktivitas masing masing tapi tidak dengan Fara dia masih terkejut atas kejadian kemarin lebih tepatnya kejadian kemarin menggoyangkan mental pada diri nya


Di Mansion Keluarga Fara


" Ara , kamu makan dulu yaa nak , mama yang suapi " kata Maya membujuk anaknya


Fara hanya menggeleng , dengan posisi duduk bersandar di sandaran kasur dengan tangan memeluk lutut


" Ra , jangan gini terus dong sayang , mama gak mau ngeliat kamu kayak begini terus " kata Maya kepada anaknya itu


Maya hanya bisa pasrah kini dia sudah keluar dari kamarnya , hendak turun menghampiri suami dan anak laki laki nya


" gimana ma , ara mau makan gak " tanya papa fara, maya hanya menggeleng lemah


Semua orang di rumah ini sudah membujuk Fara agar makan walaupun hanya satu atau dua sendok, tetapi tetap saja tidak ada jawaban dari fara , membuat semua orang pasrah


" Pa , apa kita memanggil kevin agar datang dan membujuk Fara agar ingin makan " tanya Maya pada suaminya


" iya ma , papa juga berpikir seperti itu ya sudah , papa menghubungi kevin dulu ya ma " kata papa fara dan beranjak dari duduknya


Papa Fara pun menghubungi kevin dan menjelaskan maksudnya menghubungi kevin pagi pagi , kevin pun mengerti dan langsung bergegas menuju mansion keluarga fara


Kevin kini sudah memasuki kawasan rumah fara , dengan segera memarkirkan mobilnya dan langsung masuk ke dalam


" Pagi om , tante " sapa kevin


" pagi nak kevin akhirnya kamu datang , nak tante boleh minta tolong pada mu untuk membujuk fara kan " tanya maya kepada kevin


" tentu  saja tante , tante tenang saja kevin akan berusaha membujuk Fara " kata kevin


" ya sudah kalau gitu kevin akan ke kamar Fara , kalau boleh tau letak kamar fara di mana ya om " tanya kevin


" oh kalau itu biar bibi tuti yang menunjukkan nya , bibi tolong antar kan kevin ke kamar fara " kata papa fara kepada bibi tuti salah satu asisten rumah tangganya

__ADS_1


" baik tuan " jawab bibi tuti menunduk memberi hormat dan langsung menunjukkan kamar fara pada kevin


Kini mereka sudah berada di depan kamar fara


" ya sudah bibi , terima kasih sudah menunjukkan kamar fara " ucap kevin sopan


" sama sama den kevin , kalau gitu bibi pamit ke bawah " kata bibi tuti dan langsung pergi


Kevin diam sejenak dan meraih gagang pintu dan membukanya


ceklek


betapa terkejutnya kevin melihat suasana kamar fara yang berantakan , kevin segera masuk dan mencari fara dan dia menemukan fara di pojok kamar sebelah kasur dengan keadaan berantakan sambil duduk memeluk lututnya seperti orang ketakutan, dengan segera kevin langsung menghampiri fara dan membawa fara ke dalam dekapannya


" hei , tenang ya gue ada di sini " kata kevin berusaha membuat Fara tenang


" Kalo lu mau nangis , nangis aja keluarin semuanya " kata kevin yang masih memeluk fara


fara yang mendengar perkataan kevin tidak bisa menahan tangisnya lagi , dan fara pun menangis dengan kencang


Fara menangis dalam waktu yang lama , tetapi kevin tetap sabar menemani fara , sekarang fara sudah ada di kasurnya dan ditemani kevin


tangis fara sudah mereda dan kondisinya sekarang sudah jauh lebih baik dari sebelumnya , dan itu membuat kevin lega


" far dengerin gue , tatap mata gue far " kata kevin dan perlahan fara mendongakkan kepalanya dan menatap netra hitam milik kevin


cup


kevin mencium bibir fara dan ******* bibir fara dengan pelan agar fara tidak trauma


" ini kan yang di cium bajingan brengsek itu , sekarang udah gak ada udah gue hapus bekas mulut bajingan itu dari mulut lo " kata kevin sambil mengelus bibir fara dengan ibu jarinya


fara pun langsung memeluk kevin dan kembali menangis dalam pelukan kevin

__ADS_1


" makasih vin , elo udah ada buat gue hiks " kata fara yang masih menangis


" iyalah gue ada masa gak ada emang lu kira gue setan " canda kevin


" gak lucu , garing " kata fara yang sudah berhenti menangis


" biarin yang penting ganteng " kata kevin percaya diri


" jadi mau sampe kapan nih lu meluk gue , nyaman yaa pelukan sama gue " goda kevin membuat fara langsung melepaskan pelukannya dan menyeka pipinya yang basah habis menangis


" apaan sih lu kepedean banget jadi orang , tadi katanya mau nenangin gue " kata fara merajuk


" ututu , ada yang ngambek , sini sini peluk lagi " kata kevin mencubit gemas pipi fara dan merentangkan pelukannya , fara pun masuk ke dalam pelukan kevin karena menurutnya pelukan kevin sangatlah menenangkannya


" udah lu mandi dulu sono jorok lu , dari kemaren belum mandi " ledek Kevin


" hm " jawab fara dan bangkit berdiri


Kevin pun keluar dari kamar fara dan menuju ke bawah


" bagaimana nak " tanya maya


" Fara sudah jauh lebih baik Tan , sekarang dia lagi bersih bersih " jelas kevin


" benarkah , terima kasih nak tidak salah tante menjodohkan fara dengan mu " kata maya memeluk kevin


" iya tan sama sama , oh iya tan boleh minta tolong gak ke bibi tuti buat bersihin kamar fara karena kamarnya hancur berantakan " kata kevin melepas pelukannya


" kok bisa " taya maya


" itu si fara tan mungkin karena pikirannya lagi berantakan jadi dia menghancurkan kamarnya untuk melepas setres nya " jelas kevin


" ya sudah nak , bibi tolong bersihkan kamar fara ya " kata maya kepada bibi tuti

__ADS_1


" baik nyonya " jawab bibi tuti seraya memberi hormat


__ADS_2