
Fara langsung memilih gaun yang dia suka , dan mencoba nya
Fara pun melangkah keluar dari ruangan fitting baju dan keluar dengan gaun yang sudah melekat di tubuhnya
" Vin , gimana bagus gak gaunnya " tanya Fara
Kevin yang tadinya sibuk dengan handphone nya pun mendongakkan kepala melihat ke arah Fara
Kevin pun terkejut dengan apa yang dilihatnya
" cantik " gumam Kevin tidak sadar dengan suara pelan sehingga
" lu bilang apa , gak kedengaran suara lu " kata Fara
" eh enggak kok " elak Kevin.
" jadi gimana bagus gak " tanya Fara lagi
" bagus tapi terlalu terbuka gue kurang suka , jadi jangan gaun ini " kata Kevin dengan santainya tanpa dosa gak tau apa betapa susahnya make gaun
" huh " Fara menghela nafas kasar dan berlalu ke dalam ruangan fitting baju dan mengganti gaunnya dengan gaun yang lainnya
Fara pun keluar dengan gaun baru dengan model yg berbeda
" kalo ini gimana Vin " tanya Fara
__ADS_1
Kevin pun mendongakkan kepalanya melihat ke arah Fara
" bagus , gak terlalu terbuka juga , ya udah yang ini aja , gue suka " jawab Kevin, Fara tersenyum menanggapi jawaban Kevin karena dia suka dengan gaun yg dikenakannya sekarang
" ya udah mba , saya pesan gaun yang ini " kata Fara kepada salah satu karyawan di butik
" Baik kak " jawab karyawan itu dengan senyum
Fara pun berjalan menuju ruang ganti
setelah selesai berganti baju Fara berjalan menghampiri Kevin
" Vin , giliran lu tuh , tinggal ukur aja , kalo modelnya udh ada " kata Fara
" okeh " jawab Kevin dan beranjak dari duduknya dan berjalan menuju ruang fitting baju
Kevin pun sudah selesai dan berjalan menghampiri Fara yang sedang duduk di salah satu sofa
" owh udah , ya udah ayo " jawab Fara
Mereka pun berjalan menuju motor sport milik Kevin
" mau langsung pulang atau gimana " tanya Kevin
" makan dulu deh Vin , gue belum makan nih dari siang " jawab Fara
" lu kok gak bilang , kalo belum makan dari siang, kalo gitu tadi sebelum kita ke sini kita makan dulu , kalo tadi lu pingsan gimana mending kalo bawa mobil lah ini bawa motor susah bawa lu ke rumah sakitnya " kata Kevin
" Heh kampret , jadi tujuan lu ngomong kek gitu apa , khawatir apa gk mau di bikin susah " tanya Fara kesal
__ADS_1
" yaaa , gak mau di bikin susah lah " jawab Kevin santai
" Kalo kayak gitu gak usah ngomong dodol " kata Fara sambil meninju tangan Kevin, Kevin yang melihat kelakuan Fara hanya bisa terkekeh
" udah ah ayo , udah lapar gue " kata Fara menghentikan pukulannya
" Cape sendiri kan luu mukulin gue " kata Kevin
" Bodo amat " jawab Fara
Mereka pun langsung menaiki motor sport Kevin dan langsung menuju ke restoran terdekat
Mereka sudah sampai di restoran , Fara turun terlebih dahulu dan langsung masuk ke dalam restoran sedangkan Kevin dia memarkirkan motor sportnya
Di Dalam Restoran
Fara kini sudah ada di dalam , dan duduk di salah satu meja restoran
Tiba tiba ada seorang pemuda yang menghampiri mejanya
" permisi elo Fara kan " kata pemuda itu dan Fara yang merasa di panggil langsung mendongakkan kepalanya dan betapa terkejutnya dia saat melihat pemuda di hadapannya
" iya siapa ya " kata Fara pura pura tak kenal
" lo lupa atau pura pura lupa " tanya pemuda itu
" maksud nya apa ya " tanya Fara yang masih pura pura
" gue tau lo pura pura , dan satu hal yang harus lu inget , lu itu masih berstatus pacar gue , karena kita gak pernah mengatakan kata 'putus' dulu " kata Pemuda itu , Yap pemuda itu adalah mantan Fara bernama Leo saat kelas 11 di sekolah lamanya dan ini adalah alasan Fara pindah sekolah
__ADS_1
" Gue gak sudi punya pacar kayak lu Leo, dasar brengsek " kata Fara
brakk