Ketua OSIS Tiba-tiba Merekrut Ku

Ketua OSIS Tiba-tiba Merekrut Ku
silet


__ADS_3

tinggal disini? apa maksudnya?


aku dan dia? sepasang pria dan wanita tinggal dalam 1 atap!?


"hei, yang benar saja"


aku membantahnya lalu melihat tas yang ia bawa. tampaknya dia benar-benar akan tinggal disini.


"kenapa? nanti aku juga akan membayar uang bulanannya"


"bukan masalah itu, tapi....."


aku menundukkan kepalaku menyembunyikan wajah Malu ku darinya.


"kenapa?"


"bagaimana kalau orang-orang disekolah melihat kita?"


ucapku pelan dengan nada malu.


"kita kan udah pacaran. bukannya wajar sepasang kekasih tinggal bersama"


wanita itu ini benar-benar pandai menyangkal sesuatu.


tak kukira wanita yang selama ini aku kagumi dan kucintai ternyata memiliki sifat seperti ini.


aku mengangkat kepalaku lalu melihat padanya sambil memasang raut wajah sombong dan tersenyum tipis padanya.


......XXX......


Diatas kursi tamu,kami berdua duduk berhadapan yang dipisahkan oleh meja kecil.


suasana menjadi hening, aku tak tahu harus berkata apa.

__ADS_1


jari tangan kananku terus menerus mengetuk meja dan kaki juga sepertinya tak bisa tenang.


hikari-san mengambil sesuatu dari plastik hitam disampingnya lalu meletakkannya di atas meja.


"mm......"


hikari-san memberiku sebuah roti padaku.


roti yang ia berikan begitu wangi, sama seperti hikari-san, dan begitu cantik sama seperti hikari-san, yang membuatku tak ingin memakannya.


bila roti ini hikari-san, seharusnya aku tak perlu memakannya, dia begitu cantik dan wangi tapi dia sangat beracun.


"ngomong-ngomong, terima kasih sudah mengizinkanku tinggal disini"


"bukan masalah, lagi pula kamar disini ada 2"


Hikari hanya diam memakan roti yang ia pegang.


"apa kau punya masalah dengan keluarga? sampai-sampai kau ingin tinggal disini"


"orang tua pergi selama kurang lebih 3 bulan , Mereka pulang hanya beberapa hari saja lalu kembali bekerja"


yayaya cerita yang menyedihkan,tapi itu tak membuat ku tersentuh, bisa saja wanita ini hanya membual.


"dengan tinggal bersama, kita lebih mudah untuk bekerja"


hikari-san menggenggam kedua tanganku dan menatapku penuh gairah.


aku yang kaget dengan jadi salah tingkah.


mataku berputar kepenjuru arah untuk tak menatap matanya langsung.


"y-ya"

__ADS_1


hikari-san melepaskan genggamannya lalu kembali duduk ke kursinya dengan ekspresi malu.


sepertinya dia baru sadar apa yang ia lakukan barusan.


"kalau begitu, aku mandi dulu"


aku pergi ke kamar mandi meninggalkan kecanggungan dimeja.


sepertinya aku harus membiasakan diri dengan kecanggungan ini nantinya.


^^^selesai mandi aku mencium aroma dari dapur, apa hikari-san sedang masak?^^^


aku berjalan ke dapur untuk memeriksanya.


"ah, Keita, harusnya kau membersihkan kulkasmu. itu benar-benar kotor penuh dengan sampah"


"ah, ya"


aku membersihkan sampah dikulkasku lalu membuangnya ke tong sampah


apa ini yang dirasakan oleh sepasang kekasih yang tinggal bersama? apa mereka bekerja sama untuk membersihkan rumah? entalah aku juga tidak tau ,karena ini yang pertama bagiku


aku dan hikari-san menghidangkan makanan keatas meja makan.


kami berdua makan diatas meja bersama, dan ini yang kedua kalinya aku memakan masakan hikari-san.


seperti biasa, masakannya sangat lezat, dia benar-benar tipe wanita idaman yang dicari oleh semua pria.


dengan rambut hitam diikat kebelakang, membuatnya sangat cantik, lalu ditambah keringat setelah memasak , menambah kecantikannya.


jika aku disuruh untuk memilih seseorang untuk menjadi istri ku, mungkin aku dengan lantang akan menjawab "hikari-san"


meskipun begitu, didalam kecantikannya, dia benar-benar busuk.

__ADS_1


dia seperti es krim yang didalamnya ada silet. jika kau salah menjilat, lidahmu taruhannya.


__ADS_2