Ketulusan Cinta Sang Cassanova

Ketulusan Cinta Sang Cassanova
01.Awal Kebahagiaan


__ADS_3

"Rani,, ayo makan sayang nanti kamu terlambat ke kampus" ibu Nadya memanggil putrinya.


"Iya ma,, ini Rani udh siap bentar lagi keluar"teriak Rania dari dalam kamar.


"Pagi ma,," sapa Zacson suami Nadya.


"Pagi pa,, ayo makan ini udah mama siapin" ucap Nadya.


"Ehhh Rania kamu kemana, ini sarapan dulu sayang"ajak Nadya.


"Kayaknya Rani udah telat deh ma,, nanti makan di kampus aja ya ma" tolak Rania karena terburu-buru.


"Sayang apa kamu mau melewatkan sarapan yang mamamu buat khusus buat kamu?tanya Zacson.


"Tapi Rani telat pa,, tapi bukan berarti Rani gak makan, ma buatin dong bekal buat Rani" ucap Rani dengan manja.


"Dasar nak manja"ucap Zacson sambil mengacak-acak rambut Rania.


"Ihhh papa berantakan dehhh"kesal Rani


Nadya tersenyum melihat tingkah anak dan suaminya.


beginilah kebahagiaan keluarga Zacson Raharja.


"Kamu berangkat sama papa aja, biar nanti pulang dari kampus kampu di jemput sama pak sopir."


"Tidak pa, aku bawa mobil sendiri saja soalnya nanti aku mau ke rumah teman mau belajar bersama"


"Baiklah kamu hati-hati jangan ngebut ingat itu"Ucap Zacson.

__ADS_1


"Iya pa,, dahhh mama dahh papa love you" seru Rania sambil. melambaikan tangannya, setelah menerima bekal dari Nadya.


"Love you more sayang"Ucap Zacson dan Nadya bersamaan sambil melambaikan tangan.


Keluarga Zacson merupakan keluarga yang cukup terkenal kaya walau hanya dalam urutan ketiga di negaranya.


Sedangkan Nadya hanya seorang ibu rumah tangga yang suka memasak dan pekerjaan rumah lainnya, walaupun terdapat beberapa pelayan di rumahnya namun dia tetap ikut andil dalam pekerjaan rumah. Selain itu Nadya juga suka membuat ramuan obat, telah banyak obat yang telah di racik oleh Nadya yang sangat membantu masyarakat dan juga dipergunakan di rumah sakit milik mereka.


Dan Rania adalah putri semata mayang dari Zacson dan Nadya yang saat ini telah mencapai semester akhirnya dan akan segera wisuda, Rania bercita-cita menjadi dokter karena merasa kagum dan bangga terhadap ibunya yang bisa membantu banyak orang untuk menyembuhkan penyakitnya.


Awalnya Rania ingin seperti Zacson yang terkenal dengan kemampuannya dalam berkarier dan menjadi orang yang disegani dan di takuti. Rania juga sudah mahir dalam hal tersebut bahkah dia telah mampu menguasai semuanya tentang perusahaan.Namun setelah melihat ibunya dia semakin ingin seperti ibunya,ya dia memilih menjadi seorang dokter. Zacson dan Nadya juga mendukung putrinya namun demikian Zacson tetap meminta Rania untuk memahami dunia bisnis, Zacson berharap selain menjadi dokter Rania juga harus mampu menjadi wanita karier karena biar bagaimana pun Rania adalah pewaris tunggal perusahaan Raharja group.


"Papa udah pulang, kok tumben pulangnya lebih awal?"tanya Nadya saat suaminya tiba-tiba ada di rumah.


"Iya ma,, papa hanya ingin cepat pulang saja mungkin karena merindukan kamu dan Rania" ucap Zacson sambil memeluk Nadya.


"Tidak biar seperti ini sebentar saja, aku sudah lama tidak merasakan bermesraan seperti ini bersamamu" ucap Zacson memejamkan matanya dan semakin mempererat pelukannya. Nadya hanya tersenyum bahagia dan membalas pelukan suaminya.


"Oh ya pa besok kan Rania akan Wisuda gimana kalau kita kasih dia kejutan?" Nadya mendongkak ke atas untuk melihat ekspresi suaminya sekaligus jawaban dari suaminya.


Zacson menunduk hingga mata mereka bertemu,kemudian Zacson mengecup kening istrinya.


"Lakukan apa pun itu yang menurutmu baik dan putri kita senang" ucap Zacson dan memeluk kembali tubuh istrinya.


"kamu kenapa sih, kenapa seperti ini bukankah setiap hari kita bertemu kenapa kamu aneh sekali"


"Sudahlah kamu jangan banyak tanya biarkan saja seperti ini" ucap Zacson.


Malam harinya Rania pulang.

__ADS_1


"Sayang kok baru pulang dan ponsel kamu tidak dapat dihubungi" khawatir Nadya sambil memeluk Rania.


"Jangan seperti ini lagi mama khawatir" ucap Nadya sambil mempererat pelukannya.


Rania membalas pelukan ibunya.


"Mama kenapa sih kok aneh begini perasaan baru tadi pagi deh ketemu kok sekarang jadi aneh" Rania tertawa lucu.


"Mama khawatir kamu malah tertawa" kesal Nadya.


"Sini sayang peluk papa,,papa sangat rindu kamu sangat merindukanmu" ucap Zacson sambil merentangkan tangannya.


Rania berlari kecil dan memeluk Zacson.


"Ada apa dengan kalian kenapa menjadi aneh lucu deh" tawa Rania dalam pelukan Zacson, dan Nadya ikut bergabung dalam pelukan tersebut. Para pelayan yang menyaksikan juga merasa heran kenapa mengharukan seperti ini walau mereka sering melihat keluarga kecil itu berpelukan , akan tetapi malam ini sangat berbeda.


"Ma, pa besok Rania akan wisuda papa dan mama akan hadirkan?" wajah Rania sedikit memelas.


"Tentu saja papa dan mama akan datang dan nanti akan ada suprise untuk putri kesayangannya mama papa" seru Nadya.


Zacson mengangguk dan tersenyum saat Rania menatapnya dan penuh tanda tanya.


"Pokoknya besok pagi gak ada makan di luar mama yang akan masak sendiri dan kita sarapan bareng mama sangat mengjnginkan hal itu, walaupun hampir setiap hari melakukannya tapi mama ingin besok kita makan bersama.


"Ya papa juga sangat menginginkannya"ucap Zacson tersenyum.


" Sudahlah sebaiknya kita istirahat dulu"


Zacson dan Rania mengangguk dan mereka bertiga beranjak meninggalkan ruang kelurga dan menuju kamar masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2