Khalifah & Khadijah

Khalifah & Khadijah
Kekesalan Khadijah


__ADS_3

"Tidak apa-apa". ujar khalifah.


"Khalifah,tadi aku tak sengaja bertemu dengan ustadz Fikri..dia semakin tampan saja". ucap khadijah.


"Terus?". tanya khalifah.Ia bingung kenapa tiba-tiba saudari nya ini menanyakan tentang ustadz Fikri.


"Apa kau belum bertemu dengannya?" . tanya khadijah menoleh kearah khalifah.


"Sudah..".


"Dimana..dan kapan kalian bertemu..?".


"Dipasar tempat perbelanjaan..Dan bertemu dengannya kemarin pagi". jawab khalifah.


"Yasudah aku mau kekamar dulu..sudah hampir larut malam..apakah kau tak ingin shalat tahajjud?".


"Aku sedang istimewa".


"Baiklah kalaau begitu aku permisi ..Assalamu'alaikum".


"Wa'alaikum salam.".


Pagi harinya


"Ummi..Abi Khallifah berangkat dulu yaa".


"iya ssayang hati-hati ya nak.." ucap umi.


"Iya Umi..Assalaamu'alaikum". khalifah menyalami tangan umi dan dan abi sembari mengecup telapak tangan tersebut.


"Wa'alaikum salaam nak.."


saat khalifah ingin masuk kedalam mobilnya tiba-tiba khadijah memanggil namanya.


"Khallifah!!". teriak khadijah.


Khalifah pun menoleh kearah khadijah.


"Ya..ada apa khadijah?".


"Aku nebeng ya". khadijah menyengir kuda.Khalifah menaikkan alisnya


"Mobilku sedang di bengkel". ucap khadijah memperjelas.


"Ouh..yasudah cepatlah naik". jawab khalifah.mengangguk mengerti.


Sesampainya di gerbang halaman sekolah


"Terimakasih khalifah..Nanti kamu pulang jemput aku ya". ucap khadijah.


"Aku sepertinya agak pulang lama khadijah.Masih ada urusan yang harus kutangani dirumah sakit..Tapi jika kamu mau menungguku sebentar di rumah sakit makaa aku akan menjemputmu". ujar khalifah tersenyum.


Khadijah tampak berfikir-fikir dan langsung menyetujuinya.Lagipun dia bosen dirumah.


"Ya..tidk masalah bagiku". ucap khadijah.

__ADS_1


Khalifah mengangguk.


Tak lamaa khalifah pun sampai dirumah sakit.


Ia segera memasuki ruangannya karena memmang banyak pekerjaan yang masih harus ia urus.Belum lagi ditambah Abinya menyuruh untuk mencari siapa orang yang sudah berbuat korupsi diperusahaan abinya.


"Hufftt". khalifah memhembuskan nafasnya dengan kasar.


"Ya ampun aku hampir saja lupa jika hari ini ada jadwal operasi". khalifah langsung beranjak dari tempat duduknya dan pergi keruangan pasien yang harus dia tangani.


sekitar 4 jam lebih ia berada didalam ruang operasi dan akhirnya ia selesai.


"Suster..apa masih ada lagi jadwal saya untuk hari ini?". khalifah bertanya demgan lembut.Dia selalu berbicara dengan lembut kepada siapa saja.Itulah yang membuat orang semakin mengaguminya.


"Ada Dok..Pasien diruangan nomor 25 dan pasien diruangan VIP nomor 7".


"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu.".


Khalifah melirik jam tangannya menunjukkan hampir pukul jam setengah 12.


"Sebaiknya aku menghubungi khadijah dulu".


"Hallo assalamu'alaaikum khadijah".


"...."


"Apakah kamu sudah selesai mengajar?". tanya khalifah.


"Ouh baiklah kalaau begitu aku kesana dulu".


Khadijah langsung masuk kedalam mobil khalifah dengan wajah ditekuk.


"Kamu lama banget sih". ucap khalifah kesal.Khalifah tak menjawab ucapan khadijah.


"Assalamu'alaikum Khadijah". khalifah tersenyum.


"Wa'alaaikum salam". ucap khadijah jutek.


"Kamu kenapa?". tanya khalifah.


"Kamu lama banget jemput akunya".


"Kamukan bisa nelpon aku khadijah". ujar khalifah.


"Pulsa aku habis..paket aku juga habis". khadijah memasang wajaah tekuknya.


"Yasudah aku minta maaf..".


"Hmm". khadijah hanya berdehem.


Tak lamaa mereka pun sampai.


"Ayo turun". ucap khalifah.


"Ya".

__ADS_1


Akhirnya merekapun sampai diruangan Khalifah.


"Kamu disini dulu ya aku masih ada dua pasien lagi"


"Masih lama gak?". tanya khadijah.


"engga kok..sebentar". khalifah tersenyum melihat tingkah saudaranya.


"Kalau kamu bosan kamu bisa keluar..kamu bisa mengelilingi rumah sakit ini..tapi kamu jika sudah selesai harus balik lagi kemari". ujar khalifah.


"Baiklah." khadijah tersenyum.


Sudah satu jam khadijah menunggu khalifah tetapi tak kunjung datang juga.Akhirnya ia memutuskan untuk mengelilingi rumah sakit ini.


"Rumah sakit ini luas sekali..dan juga mewah..sudah seperti hotel saja". ucap khalifah sambil terus memandangi setiap sudut ruangan.


.


.


.


"Assalaamu'alaaikum tuan Reyhan dan Tuan Dino". ucap khalifah tersenyum.


"Wa'alaaikum salam.." ucap mereka serentak.


"Bagaimana kabar anda tuan reyha? Apakah masih ada bagian tubuh anda yang sakit?". tanya khalifah melirik reyhan sekilas lalu kembali menundukkan pandangannya.


"Saya sudah membaik Dok". ujar reyhan tersenyum.


"Agh..Baiklah kalau begitu..berarti anda sudah boleh pulang". khalifah tersenyum cantik.


"Ya..bisakah anda membantu mengangkat saya dari tempat tidur ini?" tanya reyhan.


"Tuan Dino apakah anda bisa mebantu tuan reyhan?". tanya khalifah.


"Bisa Dokter". Lalu dino membantu reyhan untuk beranjak dari tempat tidurnya.Sebenarnya reyhan hanya berpura-pura saja dan keadaannya sebenarnya juga sudah membaik dari kemrin..hanya saja agar ia bisa lebih dekat dengan khalifah.


"Aku bisa sendiri". ketus reyhan.


Khalifah yang mendengarkan itu hanya bisa tersenyum.


.


.


.


.


.


**Hallo semuanya para readers


Maaf ya baru bisa update hari ini..author banyak tugas sekolah soalnya.

__ADS_1


I Love You All❤**


__ADS_2