Khalifah & Khadijah

Khalifah & Khadijah
Tempat Faforit


__ADS_3

Khalifah kembali keruangan kerjanya.Ia mengedarkan pandangannya mencari khadijah namun khadijah tak menampakkan batang hidungnya.


khadijah kemana..apa mungkin ia sedang mengelilingi rumah sakit ini~Khalifah


Khalifah pun mencari khadijah disetiap sudut rumah sakit.


.


.


.


"Khalifah sudah kembali belum yaa". pikir khadijah sembari menatap orang-orang berjalan melewati dirinya.


"Sepertinya sudah..lebih baik aku keruangannya lagi saja..nanti dia bisa marah kalau aku menghilang". ucap khadijah beranjak dari taman yang ada di sekitar area rumah sakit.


BRUKK


"aw". jerit khadijah sambil memegang kepalanya yang kepentok oleh dada bidang seserorang.


"Maaf maaf saya gak sengaja". ucap seseorang itu.


Khadijah merasa suaranya sangat familiar.Ia pun mendongak keatas melihat siapa orang tersebut.


"Reyhan?". ucap khadijah spontan.


Reyhan mengeryitkan dahinya.Ia heran kenapa orang yang ditabraknya ini mengenalnya.


"Maaf anda siapa?". ujar reyhan heran.


Senyum khadijah yang tadinya mengembang kini perlahan memudar mendengar ucapan dari reyhan.


"A..aku khadijah". jaqab khadijah gugup.Pasalnya ia sangat mengagumi ketampanan dan kewibawaan reyhan.Berada didekat reyhan merupakan keberuntungan baginya.Siapa yang tak kenal reyhan pengusaha tampan termuda nan kaya raya.


"Khadijah?". reyhan mengulangi kata yang barusan diucapkan khadijah.


"Iya..Aku Khadijah gurunya Zia". jelas khadijah.


"Oh ya..maaf saya hampir lupa..Kamu kenapa bisa ada dirumah sakit?" tanya reyhan.


"Aku sedang menunggu saudariku". jawab khadijah.


"Saudarimu sakit?".


"Tidak.Bukan sakit...Tapi ia bertugas sebagai dokter dirumah sakit ini".


"Tuan bisakah sekarang kita pulang?". ujar dino yang sama sekali tak dianggap dari tadi.


"Baiklah..Khadijah kalau begitu saya permisi dulu". ujar reyhan tersenyum menggoda.


"Baiklah hati-hati". khadijah membalas senyuman dari reyhan.

__ADS_1


tampan sekali~Khadijah


Saat khadijah hendak melangkah pergi khalifah memanggilnya.


"Khadijah". ucap khalifah sedikit berteriak agar khadijah mendengarkan suaranya.


Khadijah pun menoleh kearah belakang.


"Khalifah??".


"Kamu dari mana aja khadijah..aku sudah letih mencarimu kemana-mana..ternyata kamu disini" . khalifah menghampiri khadijah.


"Aku baru saja ingin kembali keruanganmu..Apakah tugasmu sudah selesai?". tanya khadijah.


"Tentu saja..Ini sudah jam 1 lewat...Bagaimana sebelum itu ketika mencari makanan dulu?".usul khalifah


"ya itu ide yang bagus..dari tadi pagi aku belum makan.". khadijah mengerucutkan bibirnya.


"Baiklah ayoo masuk".


.


.


.


Didalam mobil.


"Hmm". reyhan hanya berdehem menaggapinya.Ia memikirkan khalifah.wanita pertama yang tak sedikitpun tertarik padanya.


"Apa yang sedang anda pikirkan?". ucap dino.


"Tidak ada..Apakah kau sudah mencari tau identitas khalifah?". tanya reyhan.


"Sudah tuan." ujar dino.


"Bagus...letakkan berkasnya nanti dikamarku". reyhan memejamkan matanya.


"Baik tuan.


.


.


.


"Khalifah kamu.." khadijah menggantung ucapannya. dengan mata berkaca-kaca.


"Kenapa?apa ada yang salah?". tanya khalifah.Ia tahu betul khalifah sedang menahan air matanya agar tak tumpah.


Khadijah hanya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Ayo masuk". khalifah menarik tangan khadijah agar memasuki tempat makanan faforitnya dulu.


"Kamu mau pesan apa?". tanyak khalifah


"Masih seperti yang dulu".


"Baiklah..". khalifah memanggilkan pelayan dan memberitahukan apa saja yang mereka pesan kepada pelayan.


"Khadijah". ucap khalifah sambil memegang tangan khadijah.


Khadijah mendongak menatap khalifah dengan sendu.


"Aku kangen Umi Rora Khalifah". Buliran kristal bening mulai jatuh dipipi putih cantik khadijah.


"Bukan cuma kamu aja yang kangen sama Umi Rora..Aku,Abi,dan Umi Ani pun juga kangen". lirih khalifah dengan mata berkaca-kaca.


**Flashback Off


15 tahun yang lalu**..


"Umi..Abi". panggil khadijah kecil.


"Iya sayang ada apa?". tanya Abi


"Umi Khadijah sama khalifah mau makan diluar". ucap khalifah kecil yang datang tiba-tiba.


"Oo jadi dua anak umi mau makan diluar nih ceritanya". kata umi aurora tersenyum.


"Iya umi..boleh yaa bi".kata khadijah dengan puppy ayes nya.


"Yaudah kita semua pergi makan diluar..tapi ingat..gak boleh nakal oke?". kata Abi.


"Asyikk!!" teriak khadijah dan khalifah berbarengan.


Sesampainya ditempat makan.


"Loh abi..kok makannya dipinggiran jalan sih". ujar khadijah kesal.


"Disini enak tau..jangan diliat dari tempatnya..gak beda jauh rasanya sama restaurant berbintang kok". Kata Umi Ani.


"Iya..yang dibilang Umi Ani itu benar sayang". Kata Umi Rora.


"Yaudah yuk masuk". Ucap Abi.


Mereka pun makan bersama-sama dengan lahap.


Flashback On


Umi rora adalah istri pertama dari Abi Hibsy orang tua dari khadijah.Waktu Umur khadijah Satu tahun Ayah Hibsy menikah lagi dengan mempologami Umi Rora dengan seorang gadis yaitu Umi Ani.Dikarenakan Abi telah jatuh hati pada keshalihan Umi Ani dan berniat meminangnya menjadi istri kedua.Awalnya Umi ani menolak karena tak ingin menjadi penderitaan diatas wanita lain.tapi Umi Rora telah mengikhlaskan jika Abi Hibsy boleh menikah lagi dengan syarat harus adil kepada istri-istrinya.Barulah Umi Ani menerima khitbah dari Abi.


Dan juga Abi Hibsy mencintai kedua istrinya dengan adil.tak pernah membeda-bedakan keduanya.Hingga Khalifah kecil pun lahir.Khalifah dan Khadijah hanya berbeda satu tahun lebih hampir dua tahun.

__ADS_1


__ADS_2