
Keesokan harinya..
"Randi Kamu udah siap mau berangkat kerja nak?". ucap mama winny sambil menyiapkan sarapan pagi.
"Iya ma". Reyhan berjalan menuruni tangga dan menghampiri meja makan lalu duduk untuk sarapan.
"yaudah kalau gitu mama panggil papamu dulu ya" . ucap mama dan langsung menaiki anak tangga menuju kamarnya.
reyhan hanya terdiam mendengarkannya.
"Reyhan". ucap mama saat mereka sudah berada dimeja makan.
"Hmm" . Saut reyhan sambil mengoleskan selai kerotinya.
"Hari ini kamu jadikan jemput Zia pulang sekolah?" . tanya mama.
"Hmm" ucap reyhan.
"Reyhan mama kamu sedang bertanya kenapa kamu hanya menjawab hmm..hmm dari tadi". ucap papa tegas.
"Pa,ma..Papa sama mama kan tau kalo sedang berada dimeja makan itu tidak boleh berbicara". ucap reyhan
"sudah pa tidak apa-apa..yang reyhan katakan itu benar". ucap mama menenangkan papa
"Kalau gitu reyhan berangkat kerja dulu ma,pa" ucap reyhan sambil menyalami tangan kedua orang tuanya.Lalu reyhan pun pergi menggunakan Mobil kesayangannya.
"Gak terasa ya pah,anak kita udah dewasa sekarang". ucap mama senang tapi seketika wajahnya kembali murung.
"iya ma..loh mama kenapa kok murung gitu wajah nya?". tanya papa yang melihat wajah mama winny murung.
"Mama kepikiran soal reyhan pa". jawab mama.
"Memang nya kenapa dengan anak itu".
"Mama khawatir sama reyhan pa.. umurnya udah 28 tahun tapi belum juga punya pasangan". ucap mama
"Dia kan masih muda ma,nanti juga dapat". ucap papa meyakinkan mama.
__ADS_1
"papa kan tau bagaimana reyhan..Dia selalu marah saat kita sedang membahas soal perempuan".
"huh..sudahlah ma tidak perlu dipikirkan yang terpenting dia tidak penyuka sesama jeniskan". ucap papa sambil tertawa.
"igh papa kok gitu sih ngomongnya..doain anak sendiri kok yang gak bener"
"yaudah papa berangkat kerja dulu ya ma". ucap papa mengecup pucuk kepala istrinya.
"iya pa hati-hati ya"
Arisandi Corp
tok..tok..tok..
"masuk". ucap reyhan
"permisi tuan muda ada tuan David yang sedang menunggu anda tuan". ucap Dino asistent pribadi reyhan.
untuk apa dia datang kemari~Reyhan
"Baik tuan". Dino pun pergi.
.
.
"Wess bro". ucap david teman sekaligus fatner kerja reyhan.
"Ada apa". ucap reyhan datar.
"Agh lo gue masuk bukannya duruh duduk malah langsung lo kasih pertanyaan". ucap david kesal.
"duduk". ucap reyhan dengan wajah dingin.
"nah gitu dong dari tadi". ucap david sambil menyengir.
"rey kata lo papa lo dah balik kan keluar negri?"
__ADS_1
"terus?"
"Ya terus kenapa papa lo gak ada disini". ucap david sambil mengedarkan pandangannya disepuruh ruangan.
"papa gue ngurus kantor cabang..kantor utama udah gue yang megang sepenuhnya". ucap reyhan
"wah hebat bener lu udah jadi presdir dikantor perusahaan terkenal".ucap reyhan dengan mata berbinar.
"lu kemari cuma mau nanyak itu doang" . ucap reyhan berdecih.
"eh enggak kok..gue mau ngajak lo ke club nanti malam..gimana??Dan gue udah nyewa cewek yang paling cantik dan paling liar di club itu buat lo.."
Reyhan terdiam mendengarnya.
"Gimana lo mau gak?". tanya david menaik-turunkan alisnya.
"gak". jawab reyhan.
"loh bukan nya tiap hari elo yang minta gue buat nyarik cewe yang cantik dan liar ya buat puasi nafsu lo itu". ucap reyhan tidak percaya.
"Gue lagi males,besok-besok aja..kalau mau buat lo aja"
"Beneran?" tanya david dengan mata berbinar.
"Hmm..yaa". ucap reyhan menatap malas.
"oke kalau gitu gue cabut dulu kuy".
david pun keluar dari ruangan reyhan.Ia masih tak percaya dengan reyhan yang menolaknya tadi.
"Huh". reyhan menhembuskan nafasnya dengan kasar.
Hallo teman" apa kabar??
semoga teman" suka ya dengan karya say :)
Saya masih pemula jadi maaf kalau ceritanya pendek atau mungkin kurang menyambung..
__ADS_1