
Setelah agenda penting selesai,Reyhan langsung mendatangi cafe xx.Ia mencari-cari khadijah disetiap sudut ruangan.Sehingga manik matanya menagkap sworang wanita yang sedang melambaikan tangan.Ia pun segera kearah wanita tersebut.
"Maaf aku terlambat". ucap reyhan sembari mendudukkan bokongnya dikursi.
"Ahh iyaa tidak apa-apa aku juga baru sampai kok". bohong khalifah.padahal ia sudah hampir setengah jam menunggu kehadiran reyhan.Tiba-tiba matanya pandangannya terarah pada satu cowok tampan yang sedang berdiri dibelakang reyhan.
Reyhan yang mengetahui arah pandangan khadijah langsung menjelaskannya pada khadijah.
"Dia asistant ku". ucap reyhan.
"Ouh..mengapa dia tidak ikut duduk?". tanya khadijah mengalihkan pandangannya kearah reyhan.
"Dia terbiasa seperti itu jadi tak usah dikhawatirkan.Apa kau sudah memesan makanan?". tanya reyhan sambil meletakkan tangannya didagunya sebagai penyokong kepalanya.
Khadijah hanya menggelengkan kepalanya saja.
"Baiklah..pelayan!!". teriak reyhan.
"Ya tuan". ucap pelaayan tersebut.
"Kau mau makan apa?". tanya reyhan kepada khadijah.
"Aku terserah anda saja". khadijah gugup ditatap oleh reyhan.
"oke..pelayan bawakan menu terenak direstoran ini". ujar reyhan.
"Baik tuan...mohon ditunggu sebentar".
Pelayan tersebut pun pergi.Dan tiba-tiba terlintas ide di otak reyhan.
"Khadijah". panggil reyhan dengan sangat lembut.Khadijah yang mendengarkannya pun jantungnya langsung berdetak dengan kencang.
"Yya". ucap khadijah gugup sembari memberanikan diri menatap reyhan.
"Apa aku bisa meminjam ponselmu?" tanya reyhan.
Khadijah bingung kenapa reyhan meminjam ponselnya sedangkan reyhan ada ponsel yang lebih bagus darinya.
Reyhan yang tau khadijah sedang bingungpun langsung menjelaskannya.
"Aku meminjam ponselmu untuk meng-sms mamaku...ponselku sedang tidak ada pulsa". ucap Reyhan.
"Baiklah...ni pakai lah". khadijah menyodorkan ponselnya.
Reyhan mengutak-atik ponsel tersebut.Setelah apa yang dia mau tercapai ia pun mengembalikan ponsel tersebut kepada khadijah.
"Ni ponselmu...terimakasih". reyhan tersenyum tampan.Khadijah hanya tersenyum menanggapinya.
Tak lama makanan pun sampai.Setelah selesai makan Mereka pun bergegas menuju pulang.
"Khadijah..Kau naik apa?". kata reyhan.
__ADS_1
"Aku naik taksi". ucap khadijah.
"Bagaimana jika kau ikut bersamaku...aku akan mengantarkanmu pulang kerumahmu". ujar reyhan.
"Tidak perlu...aku tidak ingin merepotkanmu". jawab reyhan.
"Sama sekali tak merepotkan..ayo masuk". ucap reyhan.
Mobil reyhan pun langsung melaju dengan kecepatan sedang.Dan sampai dirumah khadijah dengan waktu sekitar 15 menit.
"Apa ini rumahmu?". tanya reyhan mwlihat rumah yang termasuk megah tapi tak semegah rumahnya pikir reyhan.
"Ya..apa kau ingin mampir dulu?". Khadijah menawarkan reyhan untuk mampir kerumahnya.
"Tidak perlu...aku masih ada urusan yang lain...mungkin kapan-kapan aku kemari". ucap reyhan.
"Baiklah kalau begitu aku permisi dulu...Assalamu'alaikum". ucap khadijah.
"wa'alaikum salam...Dino kita pulang langsung kerumah utama". ucap reyhan.
"Baik tuan".
.
.
.
"Khadijah". panggil umi.
"Ya umi". ucap khadijah sembari tersenyum cantik.
"Kamu habis dari mana nak?..Tumben kamu pulang jam segini". tanya umi
"Tadi aku menemani temanku jalan-jalan umi". ucap khadijah berbohong.
"Baiklah..tidak apa-apa...sekarang istirahatlah nak.jangan lupa mandi...pasti kamu kelelahan". umi berkata lembut kepada khadijah.
"Baik mi". khadijah lanhsung masuk kedalam kamarnya.
.
.
.
.
"Malam haripun tiba...Reyhan langsung merebahkan badannya di king size nya.Ia berhasil mendapatkan nomor ponsel khalifah.Ia mengambilnya dari ponsel khadijah.Ia hanya menipu khadijah dengan bilang pulsanya habis.
"Telepon aja lah...siapa tau dia gak sibuk". ucap reyhan pada dirinya sendiri.
__ADS_1
"tut..tut..tut.."
.
.
.
Disisi lain khalifah baru saja selesai melaksanakan shalat Isya nya.Tiba-tiba ia mendengar ponselnya berdering.Ia pun langsung mengambil ponsel tersebut.Dilihat ada tertera bacaan nomor tak dikenal. ia pin langsung mengakat nya.
"Assalamu'alaikum". ucap khalifah sopan dan lembut.
"Wa'alaikum salam". jawab reyhan.
"Maaf ini siapa ya?". tanya khalifah
"Reyhan".
"Reyhan?". khalifah mengulangi kata-kata orang tersebut.
"Ya" jawab reyhan.
"Maaf tapi saya tidak pernah berkenalan dengan orang yang bernama reyhan..Mungkin anda Salah Sambung". ucap khalifah.
"Saya Reyhan om nya Zia..yang kamu rawat dirumah sakit".
Khalifah tampak berfikir keras mengingatnya.Dan sekeetika ia mengingatnya.
"Ahh maaf-maaf tuan Reyha...Saya tidak tahu bahwa ini adalah anda". jujur khalifah.
"Sayaa bukan tuan mu panggil saja Reyhan". reyhan kesal.
"Baiklah Reyhan..Kamu tahu no penselku dari siapa?? dan ada kepentingan apa kamu menelponku?". tanya khalifah.
"Aku kan orang hebat jadi mencari nomor ponselmu tentu saja sangatlah mudah". ujar reyhan dengan menyombongkan dirinya.
narsis sekali dia ini~khalifah
"Tidak apa-apa..aku hanya ingin menelponmu". sambung reyhan.
"Baiklah terserah dirimu saja...aku tutup dulu ya..aku masih banyak kerjaan". ucap khadijah.
"Assalamu'alaikum".
"Wa'alaikum salam". jawab reyhan.
"tut..tut..tut.."
"Agh sial!! baru juga ngomong". ucap reyhan geram.
"Baiklah sayang...Cukup untuk kali ini saja kau mengabaikanku...karena lain kali kau takkan bisa mengabaikanku". reyhan menyeringai.
__ADS_1