
Akhyra sampai ke rumah dengan wajah sembab dan pipi yang memerah seperti bekas tamparan,mata nya tak mau berhenti mengeluarkan cairan bening yang menandakan emosi sang pemilik cairan tersebut.
Akhyra seperti orang yang terhipnotis,dia tak menghiraukan orang tua nya dan berjalan melewati nya.
"Nakk..kamu kenapa..??" Tanya Mama Zalifa dengan nada khawatir
Akhyra tak menjawab nya,dia memilih untuk pergi kekamar nya,Mama Zalifa dan Papa Bagus yang khawatir akhir nya menyusul putri semata wayang nya tersebut,namun saat mereka membuka pintu kamar Akhyra,ternyata Akhyra tergeletak di lantai dan menatap dengan tatapan kosong.
Flash Back On
Plakk..!! satu tamparan keras mendarat di pipi mulus Akhyra,dan siapa lagi kalau bukan Auliya yang melakukan nya.
"Dasar wanita b*jing*n berani-berani nya kau mencium kekasih ku..!?" Auliya berteriak dan memaki Akhyra.
"Dasar pelak*r...!!siapa kau berani-berani nya mencium pacar ku..!?''Auliya
Plakk..!!
Satu tamparan keras mendarat di pipi merah ber blas'on milik Auliya.
__ADS_1
"Sebelum kau menghina ku,tanyakan dulu kepada laki-laki bi*d*b yang kau sebut kekasih itu..!!" Akhyra meninggikan nada bicaranya.
Auliya hendak menampar Akhyra kembali namun tangan Auliya di tahan oleh Angga.
"Mengapa kau masih menyuruh orang-orang mu untuk mengikuti ku..??" tanya Angga.
"Aaaku hanya ingin memasstikann kalau kaamuu baik-baik saja Aanggaa..!!" Jawab Auliya dengan gugup nya,karena dia takut kalau Angga akan meninggalkan nya.
"Jangan kau ulangi lagi,ayo kita pulang..!!" titah Angga.
Akhyra yang di tinggal begitu saja,merasa seperti wanita murahan yang hanya di icipi dan di tinggal kan jika sudah bosan.
Flash Back Of
Papa Bagus yang khawatir akan keadaan Akhyra dia pun memutuskan untuk menghubungi dokter keluarga,namun Akhyra melarang nya.
"Paa...ngga usah panggil dokter segala,Akhyra hanya butuh istitahat..!?"seru Akhyra masih dengan tatapan kosong.
Papa Bagus pun mengurungkan niat nya,karena dia tau walaupun putri nya sangat ceria dan cerwet seperti Mama nya,namun Akhyra juga mewarisi sikap Papa nya yang tidak mau di paksakan dan cerdas dalam bidang apapun.
__ADS_1
Namun Papa Bagus tidak tinggal diam,dia memerintahkan beberapa anak buah nya untuk mencari tau apa yang terjadi pada putrinya tersebut.
"Mama malam ini tidur di sini ya nakk..!?"
"Tidak usah maa..!! aku ingin sendirian saat ini..!!"
"ya sudah papa sama mama pergi dulu yha..!!"
"iyha mahh..!!"
Papa Bagus dan Mama Zalifa meninggalkan kamar Akhyra,Sampai tengah malam Akhyra masih belum bisa tidur,dan dia berusaha memejamkan mata nya,lama kelamaan dia bisa tertidur.
-
-
-
Up lagi,maaf kalau ada kesalahan atau TYPO nya,ini kisah sebenar nya ada campuran kisah asli di dunia nyata,namun beberapa di antara nya ada yang rekayasa,biar memperindah dan pantas saja untuk di jadi kan novel,jadi aku menyimpulkan cerita seperti ini,mungkin beberapa bab ada yang salah penuliasan atau pun penggunaan tanda baca dan huruf kapital,maka maaf kan saya,karena Kyboard saya itu pindah-pindah sendiri,kalau ngetik nya pakek huruf kecil terkadang ganti besar,kalau nulis nya benar terkadang di ganti salah,aku sampai bingung.
__ADS_1