
Akhyra yang sedang menahan emosi tiba² meluluh,dan emosi nya mereda tatkala sahabat nya Aditya melerai pertengkaran antara Tiga sahabat tersebut.
"Maaf Yha khyrr...kami ngaku salah"Sheila meminta Maaf Dan di Ikuti oleh anggukan Naira.
Akhyra yang melihat sahabat nya yang meminta Maaf dengan tulus,akhir nya dia memaafkan kedua sahabatnya Dan memeluk Sheila dan Naira.
"Aku juga Minta maaf sudah marah² sama kalian,,," Akhyra meminta Maaf,Naira dan Sheila langsung mengangguk tanda setuju dengan Akhyra.
"Eheheh...udah dongg jangan pelukan melulu,,,nggak lihat apa orang ganteng kayak gini di kacangin..."Timpal Aditya yang melihat ke tiiga sahabat itu berpelukan tanpa henti nya.
"Ohhhh...ada orang yang iri niee!!"balas Akhyra dan mencubit Pipi tirus Aditya.
"udah² kekantin yukk,,, aku laper niee!!" sahut Sheila,karena perut Sheila seakan-akan tidak pernah kenyang.,padahal baru tadi pagi sarapan di kantin.
"Eeheh tapi dytt...loe nggak masuk kelas..??"Tanya Akhyra kepada Aditya
"Enggak khyrr,,,hari ini aku masih keliling dulu sambil mengenal ruangan² di sini,,,besok aku baru memasuki kelas...!!" Jelas Aditya kepada Akhyra.
"Ohhhh...ya udah Ayo kita kekantin.." Timpal Akhyra dan menarik tangan Aditya menuju kekantin.
_
__ADS_1
_
_
Di kantin masih terlihat sepi,,,hanya Ada Tiga sahabat tadi dan juga Aditya yang setia mendengar perbincangan tiga sahabat tersebut,kantin itu memang sepi karena belum memasuki waktu istirahat.
"Eehhh...dytt,,,kamu udah punya cewek apa belum?? "Tanya Sheila dengan centil nya,,,Karena Sheila berniat menggoda Aditya yang sedari tadi hanya diam dan setia mendengar perbincangan mereka bertiga.
"Emm...belum soalnya aku sampai saat ini masih mencintai orang yang sama sejak aku kecil..." Jawab Aditya sambil memandang Akhyra dengan tatapan nanar.
Akhyra yang mendapat tatapan Aditya sepontan menelan salivanya dengan susah Payah.
"Ohhhh,yahhh patah hati dongg gue...!!" ceplos Sheila dengan tidak sengaja,lalu menutup mulut nya dengan kedua tangan nya.
Kecanggungan pun terjadi,namun setelah beberapa saat Bell berbunyi Tanda pergantian jam pelajaran,membuat mereka berhamburan untuk segera kembali kekelas.
Namun tidak dengan Aditya Dia masih menatap punggung Akhyra yang sudah jauh pergi dari kantin.
"Seandainya kamu mau menerima aku,mungkin sekarang aku akan sangat Bahagia khyrr...!!!"Gumam Aditya dengan mata yang berkaca-kaca, namun yang namanya lelaki walaupun hatinya hancur dia akan tetap berusaha tegar dan tidak memperlihatkan kesedihan nya.
_
__ADS_1
_
_
Waktu pulang pun tiba,Akhyra dan dua sahabatnya hendak pulang dengan motor mereka masing²,namun tidak dengan Akhyra,dia menunggu sopir pribadi nya menjemput nya,karena orang tua Akhyra sangat-sangat memperdulikan keselamatan anak semata wayang nya.
Mereka tidak ingin terjadi sesuatu kepada Akhyra,namun Akhyra yang mendapat perlakuan tersebut merasa tidak mempunyai kebebasan,terkadang Akhyra merasa iri kepada teman² nya yang berangkat dan pulang dengan menggunakan sepeda motor.
namun Akhyra sadar,apa yang di lakukan orang tua nya semata-mata demi kebaikan Akhyra.
-
-
-
Lima belas menit berlalu namun Akhyra belum juga di jemput oleh sopir pribadinya.
Akhyra merasa kepanasan,karena cuaca hari ini sangat lah panas.
Akhyra yang putus asa mencoba menghubungi sopir pribadi nya, karena tidak biasa-biasa nya sopir nya telat menjemput nya.
__ADS_1
Saat Akhyra hendak memencet tombol telefon,tida-tiba sopir Akhyra datang dan meminta maaf atas keterlambatan nya karena macet di perjalanan.
Akhyra yang mendengar penjelasan sopir nya pun mengangguk mengerti dan memasuki mobil.