Kisah Cinta Akhyra

Kisah Cinta Akhyra
Teman


__ADS_3

Seminggu berlalu.


Hubungan di antara mereka sudah sangat jauh,tiada hari dimana mereka tidak bersama,namun disaat orang-orang menanyakan apa hubungan mereka,Akhyra menyangkal semua pertanyaan mereka.


Har ini Akhyra dan Angga sedang bersama di sebuah cafe yang sangat ramai pengunjung,mereka tepat berada di pojok cafe itu.


Mereka tampak menyantap spageti dan lemon tea,mereka saling menyuapi,terkadang Angga menatap Akhyra yang tengah mengoceh sendiri dengan tatapan tulus.


Saat Angga hendak membelai wajah Akhyra,tiba tiba ada seseorang datang dari belakang mereka.


"Angga..??" Auliya lah orang itu.


"Kenapa kau di sini bersama wanita ini..??"Sambung nya lagi.


"Bukan urusan mu..!!"Angga hendak pergi dan menggandeng Akhyra,namun Auliya dengan cepat berteriak.

__ADS_1


"Dasar wanita murahan, berani-beraninya kau pergi bersama tunangan orang..??"


Angga menatap sinis Auliya,dia tidak melepas kan gandengan nya dengan Akhyra,tentu Akhyra tak nyaman dengan semua itu.


"Apa,tunangan...iya kau tunangan ku,tapi lebih tepat nya kau memaksa keluarga ku dan membuat mereka berjanji untuk menikahkan aku dengan mu,siapa yang murahan,bukan kah kamu yang lebih menjijik kan..!!"


"Tapi bagaimana pun kau adalah tunangan ku,tidak sepantas nya kau melakukan itu...!!"


"Tapi dia adalah teman ku,aku tidak ingin teman ku kau hina,dan apa salah nya jika aku bersama teman ku,dan kau dengan enak nya merendah kan teman ku..!!"Ujar Angga dengan tatapan dingin dan sinis.


Akhyra sangat senang,bercampur sedih,karena di sisi lain Angga membela nya,dan tetap menepati janji nya untuk tidak mengumbar semua hubungan mereka,dan disisi lain dia mulai sadar diri bahwa Auliya lah yang berhak atas Angga sepenuh nya.


*


*

__ADS_1


*


Akhyra dan Angga menuju apartemen Angga yang tak jauh dari cafe tadi,Angga masih tampak kesal dan marah,namun dia berusaha tetap tenang.


"Duduk lah,jangan terlalu di fikir kan..!!"Akhyra mencoba untuk menyemangati Angga meskipun diri nya sendiri masih sakit hati karena perkataan Auliya.


"Apa kau tidak papa..??"Angga kini duduk di samping Akhyra.


"Tidak papa,aku hanya merasa bersalah telah datang di waktu yang tidak tepat..!!"Akhyra mengulas senyuman palsu.


"Kau tidak salah,hanya saja takdir yang berkata lain,aku akan secepat nya berusaha..!!"Angga berusaha menegarkan diri,karena bagaimana pun dia tidak ingin menikah dengan Auliya.


Akhyra pun menyandarkan kepala nya di dada bidang kekasih nya tersebut,dia memejamkan mata nya dan menarik nafas berat,Angga yang baru pertama kali melihat Akhyra bersedih setelah kebersamaan mereka beberapa hari ini,merasa bersalah karena dia lah penyebab semua ini.


Angga membelai rambut Akhyra dan mencium pucuk kepala Akhyra,dia mulai tergoda kembali oleh wangi rambut Akhyra,Angga mulai mencium pipi Akhyra,dan beralih ke bibir.

__ADS_1


Ciuman itu menuntut terlalu dalam lagi,Akhyra hanya mambalas dan menikmati nya,Angga sangat lah agresif terhadap Akhyra namun dia tidak akan melanggar pendirian Akhyra yang belum ingin di sentuh nya sebelum Angga sah menjadi suami nya.


Angga sudah sangat bernafsu,namun Akhyra sadar kalau di apartemen itu bukan hanya ada mereka saja,tapi ada pembantu,dan beberapa penjaga.


__ADS_2