
Di Kediaman Kurniawan
Tampak pria separuh baya,sedang duduk di sofa bersama seorang gadis,mereka tampak berwajah serius dan sedang menanti seseorang.
Kini orang yang mereka tunggu datang,dia tidak lain adalah Angga,dan yang menunggu nya adalah Hendra dan Auliya.
Angga sudah menebak semua masalah ini akan datang,karena Auliya adalah orang yang tidak mudah menyerah,tentu saja Angga sudah sangat tau apa yang akan di lakukan oleh Auliya.
"Jelaskan..!!"Ucap Hendra To The Point.
"Apa lagi yang harus aku jelas kan,aku sudah mengatakan semua nya kepada nya,tidak mungkin dia tidak cerita kepada mu..!!"Angga menatap Auliya sinis,dia tidak memandang Hendra, tapi dia memandang Auliya,karena Auliya lah penyebab semua ini.
"Baik lah,jika memang begitu pernikahan kalian akan di percepat minggu depan,dan tidak ada perdebatan atau pun penolakan..!!"
Angga dengan segera meninggalkan ruangan itu,sedang kan Auliya tersenyum gembira dengan apa yang barusan ia dengar.
Pagi Hari.
Di SMA B tampak tiga sahabat itu sedang bersama di dalam kelas,mereka tengah berbincang-bincang ria dan membahas hal-hal yang aneh.
Beberapa saat guru pun datang,dengan segera mereka pergi ke bangku masing-masing.
__ADS_1
Istirahat.
Di kantin mereka bersama lagi,dan tak lupa si Aditya datang dan duduk di samping Akhyra,dia pun menyapa Akhyra dan yang lainnya
"Hai Khhyrr,haii Naii,Hai Shel..!!"
"Hai..!!"Akhyra dan Naira menjawab serempak.
Sedang kan Sheila tampak sedang uring-uringan dan tidak menjawab sapaan Aditya.
"Kau kenapa...??"Akhyra bertanya kepada Sheila.
Namun Sheila tak menjawab nya,dia semakin cepat mengunyah makanan nya,dan membuang muka ke lain arah.
Akhyra pun tidak menanyakan apapun lagi kepada Sheila,kini dia bertanya kepada Aditya.
"Kamu nggak pesan makanan..??"
"Enggak,kayak nya makan sepiring berdua enak,aku rindu masa-masa kita makan sepiring dulu..!!"
"Ihh...bilang aja mau menghemat uang saku..!!"
__ADS_1
"Boleh nggak..??"
"Ya udah kamu ambil aja sendok itu..!!"
Mereka pun memakan bakso bersama,namun Aditya tidak puas,dia pun menyuapi Akhyra dengan sendok nya,Akhyra pun menerima nya dengan biasa saja.
Tanpa aba-aba dan tanpa sebab,Sheila pergi begitu saja dari meja itu dengan menggebrak meja tersebut,dia pun melenggang jauh dari sana.
Akhyra,Naira,dan Aditya hanya menatap Sheila dengan bengong,mereka tampak tidak mengerti dengan perubahan sikap Sheila.
Sementara itu Sheila merutuki diri nya sendiri,karena dia merasa bahwa dia bodoh,telah marah-marah tanpa sebab.
"Aku kenapa,dan bagaimana ini bisa terjadi,apa ini hanya karena faktor aku yang sendiri tidak pernah mendapat kasih sayang dari lelaki.Tidak mungkin aku jatuh cinta kepada orang bodoh itu..!!"Sheila mengusap wajah nya kasar,mendesah frustasi dan dia pun duduk termenung di kursi nya.
Sedang kan.
Akhyra dan yang lain masih melanjutkan makannya,dan mereka berusaha menghabiskan nya dengan cepat karena mereka ingin segera menanyakan kenapa Sheila marah,namun tidak dengan Aditya.
Naira dan Akhyra pun masuk ke kelas dan menghampiri Sheila.
Up lagi,aku usahain lebih banyak Up,tapi di novel ku yang satu nya "My Husband Is a Handsome King" Mungkin jarang up..!!
__ADS_1
Jan lupa Like,dan vote nya..!!