
Setelah beberapa 3 jam.
Akhir nya dokter keluar dari ruang IGD.
"Bagaimana keadaan anak saya dok..??"tanya Zalifa.
"Dia sudah melewati masa kritis,dan sebentar lagi akan di pindah ke ruang rawat..!!"Jawab dokter itu.
"Saya boleh masuk..??"tanya Zalifa.
"Sebaik nya pasien jang dulu di ganggu,nanti setelah di pindah ke ruang rawat,baru boleh..!!"Ucap dokter itu yang langsung mendapat anggukan dari Zalifa.
15 Menit berlalu.
Akhyra sudah di pindah kan ke ruang rawat,namun dia belum juga sadar,karena pengaruh obat bius.
Zalifa tampak memegangi tangan putri nya dan duduk di sebelah Akhyra,sedang kan Bagus dan kedua teman Akhyra duduk di sofa yang berbeda.
"Maahh...mamah lebih baik kita makan dulu di kantin,dari siang tadi mama belum makan loo,,nanti kalo sakit Akhyra jadi tambah sedih..!!"ucap pak Bagus.
__ADS_1
"Enggak paa,,,mama masih mau sama Akhyra...!!''Seru Zalifa.
"Tante lebih baik makan,disini ada kami kok,nanti kami yang jaga Akhyra..!!"Ucap Naira.
"Tuhh,.maa kan udah ada yang jaga Akhyra,khawatir boleh tapi jangan berlebihan sampai-sampai melupakan kewajiban diri sendiri..!!"Seru Bagus dengan tegas nya.
"Baik lahh,kalian jaga Akhyra yaa,nanti tante bawakan maknan..!!"Ucap Zalifa.
"Makasih tante..!!"Ucap Sheila.
Setelah itu Zalifa dan Bagus pun keluar dari ruang rawat Akhyra,dan selang beberapa menit Angga datang dengan pakaian yang berbeda.
"Lee,,,lepaskan aaakuu,,,lelaki brengsekk..!!" Akhyra tampak mengigau.
Dengan cepat Angga menghampiri Akhyra dan menggenggam erat tangan nya.
"Khyyrr...jangan panik ada aku disini..!!"ucap Angga dengan nada hawatir.
Pelan-pelan Akhyra membuka mata nya,dan dia langsung memberontak.
__ADS_1
"Lepaskan tangan ku...!! Auuu..!!"Akhyra meringis kesakitan karena selang infus nya tak sengaja tertarik oleh nya.
"Kamu jangan banyak gerak dulu..!!"Ucap Angga sambil mencoba menenangkan Akhyra.
Angga pun menatap kedua teman Akhyra dengan tajam,Naira yang paham bahwa Angga membutuhkan privasi pun menarik Sheila yang telmi.
Angga pun mengatakan sesuatu kepada Akhyra.
"Khyrr...maafkan aku...aku sangat mencintaimu..!!"Ucap Angga sambil mengelus rambut Akhyra.
Akhyra yang mendengar ungkapan hati Angga merasa ada sesuatu yang aneh di dada nya,dan dia memang benci kepada Angga yang telah merenggut ciuman pertama nya,namun dia juga tidak tahu mengapa dia sangat merindukan Angga.
"Maaf kan aku...aku menyadari cintaku saat aku di luar negeri,dari awal bertemu aku sudah merasa nyaman dengan sifat dewasa mu..!!"ucap Angga dengan sorot mata kejujuran.
Akhyra yang mendengar pernyataan cinta Angga yang tulus,hanya terdiam saja,dia juga merasakan hal yang sama kepada Angga,sejak pertama bertemu,Akhyra salut dengan Angga yang menerima keputusan dari orang tua nya meski pun itu akan membuatnya menderita.
"Aku tidak menuntut mu untuk membalas perasaan ku,tapi aku hanya ingin kau mengetahui bahwa aku sangat-sangat mencintai mu,dari hati ku terdalam..."ucap Angga.
"Bahkan setelah tragedi itu,aku sangat merindukan ciuman tak berbalas itu,bibir mu sangat candu bagi ku,aku tidak tahu mengapa itu terjadi,bahkan aku tidak berselera dengan wanita manapun lagi...!!"Tambahnya.
__ADS_1