
"Paa,Akhyra hari ini izin ngga sekolah,karena ada urusan..!!"Akhyra tampak menunduk kan kepala nya saat dia sampai di meja makan.
"Enak aja,ngapain kamu ngga sekolah,nanti percuma dong papa kamu cari uang untuk sekolahin kamu..!!"Sungut Zalifa.
"Maa,biar Akhyra ngga stress terus mikirin pelajaran lebih baik kita izin nin aja,toh dia baru kali ini minta izin ngga sekolah...!!"Ujar Bagus.
"Ya tapi kan pa...??"
"Nggak usah tapi-tapi an ma,kasihan putri kita nanti kalo sakit lagi gimana hayoo..!!"Bagus tampak menasehati istri nya.
"Ya udah,kalau gitu tapi kali ini aja lo ya,mama nggak mau kamu terus-terusan bolos...!!"Ucap Zalifa.
"Iya maa,kita sarapan yukk...!!"Ujar Akhyra.
Mereka pun sarapan bersama,tidak ada percakapan di antara mereka,hanya ada dentuman sendok yang berpadu dengan piring.
Usai sarapan,mereka kembali ke kegiatan masing-masing,Akhyra segera pergi ke depan rumah sebelum papa Bagus berangkat kerja,karena dia tidak ingin ketahuan.
__ADS_1
Kini Akhyra sudah masuk ke dalam mobil Angga,tampak Angga yang sedang menyandarkan kepala nya di kursi mobil.
"Lama banget,lagi arisan atau lagi sarapan?"Tanya Angga.
"Yee gitu aja ngambek,membujuk orang tua ku itu butuh proses,tidak semudah membalik kan telapak tangan doang...!!"
Angga tak bergeming,sebenar nya dia tidak marah,hanya saja dia ingin menggoda Akhyra.
Akhyra yang polos pun merasa kalau Angga sedang benar-benar marah,sehingga dia ingin membujuk Angga,dia kini mendekat kan bibir nya ke pipi Angga,dan dalam hitungan detik dia mencium pipi Angga.
"Ayo berangkat..!!"Ajak Akhyra.
"Yaa aku kira mau ciuman lagi..!!"Angga tampak memanyunkan bibir nya,karena dia sudah mendekat kepada bibir Akhyra,namun dengan mudah nya Akhyra mengelak.
"Ini di rumah aku lo,kalau papa lihat kamu bisa ******...!!"Akhyra menyunggingkan senyuman kemenangan.
"Ya biarin aja,kan enak kalau kita kepergok,kita tinggal nikah aja,jadi semua masalah beres,aku nggak usah ribet² mikirin Auliya...!!"Angga dengan enteng nya berbicara seperti itu.
__ADS_1
Akhyra yang mendengar perkataan Angga,hanya bisa sadar diri,kalau dia hanyalah pacar yang di sembunyikan,atau lebih tepat nya simpanan nya Angga.
"Emmm...jadi berangkat nggak...??"Angga tampak mencoba mencair kan suasana.
Akhyra hanya mengangguk dan tersenyum kecut,dia masih tidak bisa menyangkal rasa pedih di hati nya.
Angga pun melajukan mobil nya menuju ke suatu tempat,di perjalanan tidak ada suara dari Akhyra maupun Angga,mereka sama sama bungkam.
Setelah 15 Menit Perjalanan.
Sampailah mereka di suatu taman yang cantik,dan banyak sekali bunga di sana,suasan tampak tidak terlalu ramai membuat keadaan di sana asri.
Akhyra yang baru melangkah kan kaki nya di sana,sangat bahagia karena di sambut dengan pemandangan yang sejuk,dia sangat senang mendapati dirinya tengah di taman bunga.
Angga yang melihat Akhyra tersenyum pun mengabadikan momen itu dengan memotret nya,setelah selesai Angga pun mengelus layar ponsel nya dan menatap nya haru.
"Mungkin ini adalah senyuman terakhir mu bersama ku,aku ingin senyuman tulus ini tidak pernah memudar,namun itu semua hanya lah sebuah keinginan saja,tidak mungkin bisa terjadi karena semua sudah terlambat...!!"
__ADS_1