
Aditya tidak habis fikir dengan apa jawaban yang di lontar kan Akhyra,para wartawan yang ada disana pun, mengalihkan kamera nya kepada Aditya dan Akhyra.
Dua hati yang terbakar,semakin di buat mambara karena Aditya memasang kan cincin itu di tangan Akhyra dan dia mencium tangan Akhyra.
"Dengan ini aku Aditya Candra akan menikahi Akhyra Pratama,tepat minggu depan,dengan segala cinta ku kepada nya...!!"Seketika kata-kata itu membuat hati seorang wanita tersentak.
Siapa lagi kalau bukan Sheila,yaa dia sudah sadar akan perasaan nya terhadap Adit,dia sudah bulat ingin memendam rasanya saat dia melihat cinta Aditya di tunjuk kan kepada Akhyra,bukan dirinya.
Sheila pun lari menuju toilet,Naira tidak menyadari nya,karena Naira tengah fokus kepada Akhyra yang dengan mudah nya berbicara seperti itu.
"Saya terima lamaran anda...!!"Akhyra mematah kan hati lelaki yang seharus nya berbahagia di hari ini,ya mungkin Akhyra ingin adil dalam hubungan itu,sehingga dia memilih untuk menerima cinta dari Aditya,sehingga di situ bukan hanya dia yang di jadikan simpanan,melainkan Angga juga.
Angga sudah tidak kuat,rasa sakit mengganjal di dada nya,dia berusaha tegar,dan akhir nya acara bersalaman di lanjut kan.
Akhyra dan Aditya bergandengan menuju ke meja mereka semula,para wartawan pun menyorot kemesraan mereka.
"Kenapa kau melakukan ini,Akhyra aku tidak akan membiar kan ini terjadi,aku tetap akan mengejar mu..!!"Tak terasa buliran putih menghiasi pelupuk mata Angga.
__ADS_1
Sedang kan Auliya tercengang,karena dia sudah salah mengira bahwa Akhyra tidak mencintai Adit,melainkan dia mengira Angga
lah yang di cintai Akhyra (padahal perkiraan nya itu benar).
"Akhir nya tidak akan ada pelakor di antara rumah tangga ku..!!"Auliya tersenyum puas.
Di Toilet.
"Kenapa,aku harus dalam keadaan ini..??"
"Hati bodoh,hati sialan,dengan mudah nya engkau hinggap di tempat orang yang jelas² tidak mencintai mu,bahkan dia sudah mencintai orang lain..??"Sheila tampak merutuki dirinya sendiri.
"Kamu kenapa Shelli..??"Tanya Naira.
"Aku tidak papa,hanya saja aku turut sedih dengan nasib Akhyra,dia harus melihat Angga menikah di dengan mata nya..!?"Jawab Sheila berbohong.
"Iya shel,semoga saja jalan yang di pilih Akhyra saat ini adalah jalan yang terbaik untuk nya..!!"Naira pun memeluk sahabat nya itu sambil menangis.
__ADS_1
"Semoga saja..!!"Sheila membalas pelukan Naira dan menangis sejadi-jadi nya.
Kembali Ke Acara.
Akhyra tampak menyunggingkan senyuman bahagia,padahal di hatinya dia sudah merutuki dirinya sendiri yang sudah membuat persyaratan bodoh itu,dia sudah mempersulit keadaan.
Aditya tak henti memandangi Akhyra,dia bahagia sekali sekaligus tidak menyangka bahwa Akhyra malah ingin langsung menikah dengan nya.
"Khyraa,apa kau serius dengan perkataan mu tadi..??"Tanya Aditya yang masih setia memandangi Akhyra.
"Tidak...tidak mungkin aku bercanda Aditt..!!" Akhyra tampak tertawa melihat wajah Aditya yang berubah 180°.
"Tidak lucu..!!"Aditya memanyunkan bibir nya.
Akhyra pun refleks mencium pipi Aditya,para wartawan yang menyorot mereka semakin puas dengan keadaan itu.
Aditya tercengang dan tidak percaya Akhyra akan senekat itu.
__ADS_1
"Khyraa,apa kita sedang di alam mimpi..??"Tanya Aditya.
"Tidak,kita sedang di dunia nyata..!!"Akhyra tersenyum penuh arti,bukan ke arah Adit,melain kan ke arah dua mempelai yang ada di pelaminan itu.