
Sheila Seketika terdiam dan tidak menjawab perkataan Naira,Naira pun memberitahukan sesuatu kepada Akhyra.
"Khyrr...kau tahu tidak,tadi saat kau kecelakaan,tuan Angga yang membawamu kesini,bahkan dia menggendong mu,saat kamu tergeletak dan tidak ada yang berani menolong mu..!!"Naira berucap dengan nada lembut,karena dia ingin menangkan hati Akhyra.
"Benar kah..??"Tanya Akhyra.
"Iya...dia bahkan meninggalkan Nona Auliya dan membentak nya,karena Nona Auliya berusaha menghentikan Tuan Angga...!!"Kali ini Sheila yang berbicara.
"Sebesar itu kah cinta nya padaku, sampai-sampai dia berani membentak Auliya yang jelas-jelas dekat dengan orang tua nya...tapi,Aishhh,...aku ini apa-apaan sih,aku nggak seharusnya terlalu berharap sama Angga...!!"Gumam Akhyra dalam hati.
Naira sudah menebak bahwa Akhyra akan bahagia mendengar hal itu,karena terpancar senyuman di wajah Akhyra.
Sementara itu di kediaman keluarga Kurniawan.
"Apa benar kau membentak Auliya demi wanita lain..??"Tanya Hendra dengan wajah serius.
"Apa aku salah,membentaknya karena dia menghalangi ku untuk menolong seseorang...??dimana rasa kemanusiaan orang yang kau bangga kan itu..!!"Ucap Angga dengan senyum sinis,sambil menatap Auliya dan Hendra secara bergantian.
Auliya seketika menundukkan wajah nya,dia takut Hendra akan memihak Angga,dan akan memarahi dirinya.
__ADS_1
"Tapi tidak sepantas nya kau membentak nya,dia wanita,dia punya perasaan..!!"Ucap Hendra dengan nada yang mulai meninggi.
"Aku sudah lelah di atur-atur oleh mu,aku ingin hidup dengan ketenangan ku...jika kau ingin menikahkan ku dengan nya,maka lebih baik kau saja yang menikah dengan nya..?!"Ucap Angga dengan sinis,sehingga siapa pun yang melihat nya akan takut.
Hendra yang mendengar perkataan Angga seketika memegang dadanya,dan menarik ulur nafas nya.
"Sudah-sudah apa yang kalian bahas,lebih baik papa istirahat saja,dan kamu nakk,,jangan dulu membuat papa berfikir yang berat-berat dulu..!!"Ucap Fatimah (ibu Angga) yang baru datang,dari dapur.
Angga tak bergeming,dengan segera dia kembali ke kamarnya,sedang kan Auliya tanpa rasa malu, langsung pamit kepada Hendra untuk pulang,padahal akar masalah ini adalah diri nya,bukan nya meminta maaf malah pergi begitu saja.
Angga segera mandi dan berganti baju,dia membuka ponsel yang terpasang foto Akhyra di wallpaper nya,yang di ambil dari sosialmedia,sejak kepulangannya dari luar negeri,Angga memasang wallpaper itu.
Dia segera menelepon Akhyra,dia sudah mempunyai nomor Akhyra sejak dia mencari informasi tentang Akhyra.
Telepon Tersambung.
"Hallo, Assalamualaikum...!!" Angga.
"Waalaikumsalam,dengan siapa ya..??"Akhyra tampak menggoda
__ADS_1
"Wahh ada yang pura-pura nihh..!!"Angga tampak sudah tau akan maksud Akhyra.
"Wahh,nih orang ngga bisa di tipu..!!"Akhyra.
"Ya iya lah..secara kan aku sudah pernah menghubungi mu menggunakan nomor ini,jadi tidak mungkin aku salah orang,atau salah sambung...!!"Ucap Angga,sambil menahan tawa.
"Ehh aku kok lupa ya...hahaha..!!"Akhyra salting.
"Hemm,ya sudah nggak usah di bahas. kamu udah makan apa belum yangg..??"Tanya Angga dengan penuh perhatian.
"Udah,ini lagi di suapin Mama..!!"Jawab Akhyra.
_
_
_
Vote,,,,like,,,,, comment nya jangan lupa Sayy..!!
__ADS_1
(づ ̄ ³ ̄)づ