Kisah Cinta Viona & Andreas

Kisah Cinta Viona & Andreas
Flashback 2


__ADS_3

Potongan Episode Sebelumnya


"Halo semuanya.... selamat pagi , namaku Viona Angellice, umurku 9 tahun , salam kenal Ψ(≧ω≦)Ψ"


Aku tersenyum kepada mereka dan mereka menyambut senyumku sama hangatnya , aku senang sepertinya bersekolah disini tidak buruk, pasti akan menyenangkan


Aku duduk dibarisan tengah di bangku ke tiga, lumayan dekat dengan pintu, ketika aku duduk, anak anak dikelas itu yang berada dekat dengan meja tempatku duduk menyapaku dan berkenalan denganku, aku tentu dengan senang hati menyapa mereka balik, tapi tetap aku menunggu waktu jam istirahat , untuk menemui teman pertamaku. Andre


➷➹➷➹➷➹


MAKAN BERSAMA ANDRE


Tong tong tong.....


Bell sekolah sudah berdentang, menandakan waktu istirahat, siswa siswi ber bubaran keluar kelas, kelas sudah hampir sepi walau ada beberapa anak yang membawa bekal sendiri dari rumah.


Salah satunya adalah Jessica teman baruku


Jessica : "Vi, kamu mau kemana??"


( Tanya jessica penasaran)


Aku :" Mau ke kelas sebelah jess"


ucapku menjawab pertanyaan Jessica


Jessica :" Eh?? kamu ada teman dikelas sebelah ?? kamu udah gak sabar ya?!" ( tanya jessica lagi sambil tersenyum)


Aku : "Iya nih... gak sabar mau ketemu"


( Jawabku bersemangat sambil menunjukkan wajah cerah ceria yang berseri-seri)


Aku : "Bubye jess.... "✋👋


ucapku seraya melambaikan tangan kepadanya


➷➹➷➹➷➹


Alendis : "Oyy andre!! "( panggil alendis)


Vito : "Andreeee!!" ( Teriak Vito)


Andreas : "Apaaaa ?"( jawabnya berteriak balik)


Vito : "Kamu udah liat belum??"


Andreas : "Liat apaan??" ( Saut andre malas)


Alendis : "Itu loh... masa kamu belum tahu... dikelas 3B ada murid baru , cewek..."


Vito : "Cantik banget lagi... "( sambung Vito)


Andreas: "Oh... tau" ( jawab Andre malas)


Alendis : "Ih... kok gitu sih reaksinya, emangnya kamu gak penasaran apa??" ( Ucap alendis jengkel)


Vito : "Kamu belum liat dia kan... kalo udah liat pasti suka deh..."


(Ucap Vito sambil tersenyum senyum)


Andreas : "Udah ketemu kok..."( ucap Andreas santai)


Alendis dan Vito menatap Andreas penasaran


Vito: "Bohong ya, aku kan dari pagi gak keluar kelas"


Alendis : "Bilang aja iri, soalnya kita udah liat anak pindah an yang cantik itu"


Tok... tok... tok...


Leia : "Andre!! ada yang nyariin nih...."


Andreas dan dua sahabatnya menengok bersamaan ke arah suara yang memanggil andreas , yaitu Leia


Alendis :" Siapa lei??"


Leia : "Entah"


Alendis dan Vito melihat wajah Andreas yang tampak lebih bersemangat dibanding sebelumnya, sambil dihiasi senyuman diwajahnya yang jarang dia tunjukan.


Andre : "dadah... aku mau ketemu si murid baru dulu ya~"👋✋ (∩•ω•∩)♬♡♡♡


"Hah??" Alendis dan Vito merasa heran bersamaan, lalu mereka saling menatap lalu mengikuti langkah andre yang sudah hampir berada didekat pintu


➷➹➷➹➷➹


Aku : "Andreeeee!!" ( teriakku memanggil andre, yang sudah mulai terlihat keluar kelas)


Andre : "Oyy jangan teriak teriak..."(ucap Andre sambil tersenyum)


Aku : " Makan bareng yukk!! , aku bawa dua bekal "


Andre :" Aduh... kamu beneran bawa ya??"


Aku : "Kamu gak mau?? kan udah janji?? ah... kamu bawa bekal sendiri ya??" (tanyaku tanpa memberi celah atau titik koma)


Andre : "Enggak, yuk ah.. mau makan dimana?? "( Tanya andre kepadaku)


Aku : " Enaknya dimana ?? "( tanyaku balik)


Andre : "Em...?? Bagaimana dengan taman belakang sekolah, disana ada pohon yang sejuk, lagi pula masih ada waktu 40 menit sebelum masuk ke kelas lagi... mau gak??"


Aku : "Mauuuu!!" (ucapku bersemangat)


Aku dan Andre berjalan bersama sama menuju ke taman belakang sekolah dan sesampainya disana aku melihat ada pohon yang menjulang tinggi dan rasanya sangat nyaman dan menyejukan

__ADS_1


Aku dan Andre makan siang disana , memakan bekal yang ku bawa


Ini sangat menyenangkan, dan seperti itulah terus selama dua tahun , kami menjadi sahabat yang tak terpisahkan


➷➹➷➹➷➹


Hari pertama masuk sekolah kelas 4 SD


"Hwaaaaa!!!.... Telat!!! Telat, Telat Telat!!.... "


(Teriakku)


"Hati hati " Ucap bunda


"Ahhhkkkk.... kenapa bunda gak bangunin...." Tanyaku sambil memakai seragam


"Maaf sayang bunda juga telat... ini bekal dan maaf bunda hanya sempat membuat satu" Ucap bunda menyesal


"Tak apa, bunda .... Vio berangkat sekarang ya bunda" pamit Viona


Viona bergegas mengayuh sepedanya sampai ke sekolah, untung Viona belum benar-benar terlambat, jadi dia masih punya waktu untuk mencari kelasnya


Karena sistem kelas tahun ini diacak, jadi tentunya teman teman di kelas tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya dan waw!! kebetulan sekali.... Tahun ini aku berada dikelas 4A , sekelas dengan Vito, Alendis, Jessica, Leia dan tentunya Andre


Karena aku datang terlambat, sudah pasti bangku dikelas sudah terisi penuh, hanya sisa bangku ditengah yang entah siapa penghuninya, aku duduk disana tanpa tahu pemiliknya....


tong tong tong.... bell sekolah berbunyi dan anak anak berlarian keluar kelas menuju ke lapangan sekolah, untuk melaksanakan upacara bendera


Setelah selesai upacara ada anak laki laki yang duduk di sebelah bangku tempat ku duduk


"Andre... kamu duduk disini?? " Tanyaku


"Eh?? Vio , kamu duduk disini?? " tanya Andreas balik


*Hah??~ ¯(ツ)/¯ Andre~Andre~ orang nanya kok malah balik nanya (batinku )


"Iya aku duduk disini" Sambung ku


Andre tersenyum dan aku juga membalas senyumannya, kami berdua sama sama tersenyum


"Hey!! pacaran mulu" Ucap Vito


"Kami gak pacaran" Ucapku dan andre bersamaan


"Tuh kan... kompak" Kata jessica


"Anak anak gak boleh pacar pacaran tau " kata ku kepada mereka


mereka hanya mengangguk angguk seperti burung beo


Flashback Selesai


➷➹➷➹➷➹


Aku : "Oke , gue inget sekarang... bocah, lo itu Andre sahabat gue yang tiba tiba ilang waktu kelas 5 dulu... kanapa lo pindah gak bilang sama gue, padahal gue nungguin lo dari pagi sampe sore, tapi lo gak dateng dateng "( Ucapku seraya menagis sedih menginggat masa lalu)


Aku : " Lo tau gak, lo pindah sekolah tanpa pamit itu buat gue sedih banget, Gue kesepian tau " (Ucap ku kepada Andreas sambil menenggelamkan wajahku di dadanya )


Aku yakin , habis ini pasti baju Andreas jadi basah karena air mataku .


Andreas : "Ya, gue gak nyangka lo bakal se sedih ini vi " (Ucap Andreas melepaskan pelukannya tetapi tangannya masih berada di pundak ku)


Aku : " Lo berubah ya Andre , saking berubahnya lo, gue gak bisa ngenalin diri lo yang dulu sama yang sekarang " (ucapku sambil menatap lurus matanya )


Andreas : " Lo juga berubah ya vi , gue bahkan gak bisa ngenalin Lo waktu awal awal kita ketemu , pas gue nabrak lo "((Ucap Andreas sambil menatap mataku lalu tersenyum )


Andreas : "Dulu lo manis banget, murah senyum dan sekarang lo masih baik sih tapi lo sekarang galak dan ketus banget ??" (Ucap Andreas sambil tersenyum jahil)


Aku terkekeh "Bocah" Ucapku sambil tersenyum menatapnya


Andreas : Lo tau gak?? gue pikir lo gak bakal berubah, lo bakalan gampang di deket in kaya dulu... sekarang lo jadi cewek barbar ya"


Aku : "Suka suka gue lah... lagian gue berubah karena lo"


Andreas : "Lah?? kok gara gara gue??" (tanya Andreas keherannan)


Aku melirik tajam ke arah Andreas


Aku : " Ya gara gara lo lah... gue gak percaya sama cowok gara gara lo , gue pikir semua cowok itu sama aja, bisanya datang tiba tiba dan pergi tanpa pamit "(jelas ku padanya , walaupun itu tidak salah karena salah satu alasanku berubah adalah dia )


Andreas menggaruk kepalanya yang tidak gatal lalu


Cup... sebuah kecupan mendarat di pipi Viona dan jelas wajah Viona memerah seperti udang rebus


Aku : "Apa apaan sih!!!...." ( ucapku sambil menutupi wajahku yang tersipu malu)


Andreas : "Gue gak bakal begitu lagi kok suer✌"(Ucap Andreas sambil tersenyum dan terkekeh geli melihat reaksi ku)


Aku :" Gak percaya "😒


Andreas : "Gue serius 😅😁😆 , makanya mau ya jadi pacar gue "ヾ(❀╹◡╹)ノ゙❀~


Aku : ".... "( ͡°Ĺ̯ ͡° )


Andreas: "Please "😇 (>人<;)


Aku : ( ͠° ͟ ͜ʖ ͡ ͠°) "iya deh.. iya...~" ( Ucap gue pasrah)


Andreas : "Beneran!!!! "ᕕ( ՞ ᗜ ՞ )ᕗ (Ucap si bocah rese ini bersemangat)


Aku: "Yaudah gak jadi..."( ̄∇ ̄)


*Nyebelin (batin gue)


Andreas : "Jadi donk.... jadi... mulai hari ini kita jadian ya vi"

__ADS_1


Aku : "Iyaaa... kita jadian, tapi lo harus berusaha buat gue jatuh cinta sama lo "


Andreas : "lo gak cinta sama gue??" ( tanya cowok rese itu)


Aku : "Em... Gue suka sama lo, gue juga udah jatuh hati sama lo, tapi kalau jatuh cinta sih belom "


Andreas : "Emang jatuh cinta sama jatuh hati beda ya??"


Aku : "Ya beda lah"


Andreas : "Emang apa bedanya??"


Aku : "Gak tau"


Andreas : "eh??"


Aku : "Intinya gue suka lo, gue jatuh hati sama lo, gue emang jatuh hati tapi gue gak jatuh cinta sama lo"


Andreas : "lo cuman belum yakin kan??"


Aku : "Iya, gue belum yakin..."


Andreas :" Jadi lo pengen kepastian"


Aku : "eh?? i.. iya"


➷➹➷➹➷➹


Cup sebuah ciuman mendarat di bibir Viona


Andreas ******* bibir Viona


Viona tampak terpaku tak melawan, dia kaget dengan serangan mendadak dari Andreas


➷➹➷➹➷➹


Nafas mereka berdua terengah engah


Andreas :" Lo kenapa gak nafas, ntar mati loh"


Aku :" Gue gak tau cara bernafas hah~" (sambil mengelap bibirku)


Andreas :" Bernafas aja secara normal, mau gue ajarin " ( Ucap si bocah rese ini sambil tersenyum jahil padaku)


Aku : "Enggak!! "( Ucap gue cepat)


Andreas : "Rasanya gimana??" (Tiba - tiba)


Aku : "Rasa apaan??"


Andreas : "Rasanya dicium sama gue lah... enak ya? soalnya lo gak ngelawan " (jelasnya sambil tersenyum)


Blussss!!! (⁄ ⁄•⁄ω⁄•⁄ ⁄) wajah Viona memerah seperti lobster


*Imutnya ( pikir Andreas sambil tersenyum kepada Viona)


Aku : "Dasar gak tahu malu!!!!..... "(Teriak Viona menyadari apa yang baru saja terjadi)


Andreas tertawa geli melihat Viona yang tersipu malu


Andreas : "Nah sekarang gimana perasaan lo?? menurut lo, lo itu jatuh cinta sama gue atau hanya sekedar jatuh hati aja ke gue??


*gimana ya?? Rasanya gugup, pengen nolak tapi gak bisa... aduh ~ masa sih gue jatuh cinta?? ( batin gue)


Andreas :" Hey~ jawab donk~ "( ucapnya tak sabar menanti jawaban dariku


Aku :" Gimana ya?? gue rasa SYOK! "


Andreas : "..."


Aku : " kok Lo tau cara ciuman sih? jangan jangan sebelum ini --??"


(ucapku Curiga)


Andreas : " Apa maksud tatapan Lo itu , Lo itu cewek pertama yang gue cium tau !!" (Ucap Andreas panik dengan wajah memerah)


Aku : "Eehh?!"


➷➹➷➹➷➹


Aku : "Ouh iya !! kenapa lo bisa tau kalo gue sekolah disini??"


* oke pertama ganti topik dulu


Andreas : "hem?? Gue tu dari Vito sama Alen "


Aku : "hah ?? kok bisa ?? Masih kontakkam juga sama mereka??"


Andreas: "Mereka kan sahabat gue dari tk dan mamanya si Vito itu teman SMA mama gue, jadi gue kenal Vito waktu mamanya Vito dan keluarga Dateng kerumah dan si Alendis itu sepupunya Vito jadi mereka dari kecil emang barengan terus."


Aku :" Ouh... pantesan kaya magnet "(Ucap gue sambil mengangguk anggukan kepala)


Andreas:” Tapi gue hebat kan, seberapa berubah nya lo gue masih bisa ngenalin lo"


Aku : "Ya...."


TBC....


➷➹➷➹➷➹


Hai Readers!!....


Kalian suka gak episode kali ini?? Baca terus ya kisah Viona dan Andreas di novel


"Kisah cinta Viona & Andreas "

__ADS_1


*(Karyaku yang lain jangan lupa dibaca juga ya... hihihi~ 👻👻👻)


Jangan lupa like💓 , Comment ✍, and share 📲


__ADS_2