Kisah Cinta Viona & Andreas

Kisah Cinta Viona & Andreas
Bioskop


__ADS_3

Potongan Episode Sebelumnya


Andreas : "Kenapa harus takut sama aku?? aku kan gak gigit" ( Andreas santai)


Aku: " Akunya takut kamu bawa motor nya kayak tadi sore, kan kalau celaka bisa gawat " (Jelasku)


Biasanya dia akan menaikan nada bicara nya tapi ia sedang tidak ingin berdebat dengan Andreas


Andreas: "Hahahah aku tahu kok kamu takut gara gara itu "( Ucap Andreas sambil tertawa)


*Cih... aku juga tahu kok kamu itu peka cuman pura pura gak peka aja ( Batin Viona)


"Udah ah.. cepet nyampe donk... dingin tau" Ucap Viona


" Iya iya sabar ya... bentar lagi juga nyampe kok" Ucap Andreas lembut


➷➹➷➹➷➹


Akhirnya sampai juga di BIP (Bandung Indah Plaza)


Viona masuk dan meninggalkan Andreas yang sedang memarkirkan motornya di luar


*Aduh~ Ini tuh kencan bukan sih?? Kok gue malah ditinggalin diluar sih?? ( batin Andreas kebingungan)


Viona masuk kedalam dan menunggu Andreas didekat toko jam tangan, Andreas melihat Viona yang sedang melihat lihat jam tangan


"Kenapa sih ninggalin?? Mm.... kamu mau beli satu?? Yang itu??" Ucap Andreas menawari kepada Viona


"Enggak, lagian aku udah punya kok" Jawab Viona


"Nah sekarang kita mending ke atas deh kayanya 20 menitan lagi mulai film nya " Jelas Andreas


➷➹➷➹➷➹


Aku : "Oke bentar lagi mulai ya" Ucap

__ADS_1


Andreas: "Iya bentar lagi... Btw beli pop corn yuk!!" (Ajak Andreas lalu menarik tanganku menuju tempat pembelian pop corn)


Aku: "Eh??" (Ucap ku kebingungan , saat aku sedang melihat lihat sekitar , aku tak sengaja melihat seseorang yang sepertinya ku kenal , tapi tak lama setelah itu aku kehilangan jejaknya )


*Ah?? Mungkin salah orang ( Batin Viona)


Andreas: "Apa?? Kenapa??" ( Andreas Heranan)


Aku: "Ah~ Enggak salah liat aja" ( Ucapku menyangkal dan kembali fokus )


Andreas: "Oh..." (Andreas mengiyakan apa yang ku bilang , tapi matanya menyusuri tempat dimana tadi aku melihat , tapi dia tidak menemukan sesuatu yang janggal dari tempat itu)


"Em?? Permisi mau rasa apa ya??" kata salah satu karyawan wanita yang bekerja di sana


" Karamel " Ucapku dan Andreas bersamaan


"Mau yang ukuran apa??" Tanya wanita itu lagi


"Jumbo" Ucapku dan Andreas lagi


Staff itu tersenyum melihat kami, entah apa yang dia pikirkan . Kami saling memandang satu sama lain , entah kenapa aku merasa malu , tapi juga senang disaat yang bersamaan .


Andreas: " Udah jodoh kali " ( Andreas cekikikan)


"Udah Mba , Masnya jangan dimarahin terus, nih pop corn nya" Ucap wanita itu


Aku; "Hem?Iya deh" (Ucapku pasrah)


Dua orang pegawai wanita itu tersenyum menahan tawa melihat ekspresi Viona yang lucu itu . Setelah membeli popcorn dan minumannya, mereka memilih untuk langsung ke tempat semula yaitu depan pintu bioskop.


Dibelakang mereka


"Mereka manis banget ya??" Ucap salah satu pelanggan yang mengantri untuk membeli popcorn ditempat yang sama dengan Andreas dan Viona beli


"Iya deh... iri" Ucap temannya

__ADS_1


"Cowoknya cakep ceweknya cantik, Cocok banget ya" Ucap pegawai wanita yang bekerja disana


" Istilahnya sih Perfect Couple" Ucap salah satu pelanggan lagi


➷➹➷➹➷➹


Filmnya sudah dimulai


Ternyata genre yang Andreas pilih adalah Horor, Aku memang tidak begitu takut oleh hantu, hanya saja dia setiap kali nonton film hantu selalu kebawa suasana


Andreas tidak menyangka, ketika tahu film apa yang dipilihnya membuat sifat ku yang tadinya manis mendadak berubah menjadi diriku yang galak , dingin dan ketus.


Seperti ketika awal bertemu dulu saat Andreas pindah ke sini, pindah kembali untuk menemuiku . Sebenarnya Aku tidak berkata kasar atau mendelik atau bersikap dingin kepada Andreas, tapi Andreas bisa mengenali aura perubahan sifatku


*Sejauh ini hanya ada 3 perubahan sifat sih, ya sudah lah lebih baik pikir kan itu nanti, saat ini kita nonton dulu deh ( Pikir Andreas)


➷➹➷➹➷➹


Andreas memilih Film hantu berjudul Conjuring 3 , bagiku ini sebenarnya tidak begitu seram karena aku sudah menonton adegan ini berulang kali, tapi tetap saja di bioskop itu suaranya kencang dan menusuk telinga , jadi bawaannya bulu kuduk pada berdiri semua hii~ geri, bikin merinding aja


Karena tegang Aku mengurangi tegang dengan memakan popcorn dan meminum minuman bersoda yang tadi aku dan Andreas beli. Aku melihat Andreas yang terlihat takut namun dia menahannya , jadi aku memutuskan untuk memegang tangannya , berharap itu bisa mengurangi rasa takutnya .


Andreas seneng bukan main tangannya digenggam oleh tangan kecil Viona hingga nonton bioskop selesai, bagi Viona ini tidak seperti kencan tetapi lebih terasa nonton bersama dengan teman temannya seperti biasa.


*Ternyata kencan itu seperti main sama teman aja , rasanya biasa aja, tidak ada yang spesial , cuman kalau kencan perginya bareng pacar ( Batin Viona membedakan dan menyamakan arti dari kencan)


TBC....


➷➹➷➹➷➹


Hai Readers!!....


Kalian suka gak episode kali ini?? Baca terus ya kisah Viona dan Andreas di novel


"Kisah cinta Viona & Andreas "

__ADS_1


*(Karyaku yang lain jangan lupa dibaca juga ya... hihihi~ 👻👻👻)


Jangan lupa like💓 , Comment ✍, and share 📲


__ADS_2