Kisah Cinta Viona & Andreas

Kisah Cinta Viona & Andreas
alasan


__ADS_3

Potongan episode sebelumnya


Mataku terbelalak mendengar ucapannya , kalo gini sih boleh juga


Aku : "Oke deh... dill... "( ucap gue langsung)


Jessica :" Hahaha.... emang cuman Andre yang bisa ngebujuk Viona" ( Jessica tertawa puas dengan apa yang di lihatnya, Andreas yang mampu membujuk Viona yang keras kepala)


Andreas : "Ok dil ya vi... kamu gak boleh tarik lagi kata kata kamu itu" ( tanya Andreas meyakinkan)


Aku :" Iya deh iya" ( ucap gue pasrah)


Andreas : "Gitu donk "( ucap Andreas yang merasa puas)


➷➹➷➹➷➹


*Pagi pagi didepan rumah Viona


05.40


Tok...Tok..Tok*...


Terdengar suara pintu depan sedang diketuk, Ibundanya Viona yang sedang membuat sarapan tidak bisa meninggalkan dapur, maka dia memanggil Viona untuk membukakan pintu, melihat siapa yang datang


"Viona!!!" Panggil Silvia sang ibunda


"Iya bun??" saut Viona


"Turun sayang, sarapan udah siap, terus bukain pintu kayanya ada tamu" Kata Silvia


"Iya bun bentar , Vio ke bawah" jawab Viona sambil berlari turun ke lantai satu dan membuka pintu


"Siapa ya?! " Viona terbelalak melihat siapa yang datang pagi itu


"Eh??Andreee!!!" ucap Viona terkejut


"Sayang siapa yang dateng?? eh loh... Andre sekarang sudah besar ya, makin ganteng aja... sini sini masuk dulu kita sarapan sama sama" Ucap Silvia mempersilahkan Andreas untuk masuk


"Terimakasih tante pujiannya, tante juga masih kelihatan muda aja, Andre sampai pangling liat tante Silvia gak berubah!!" Ucap Andreas sambil tersenyum kagum melihat ibunda Viona yang memang memiliki wajah baby face, jadi beliau masih tampak lebih muda dari umurnya


"Ah~ Andre bisa aja, sini masuk dulu " ucap Silvia


"Haha terimakasih tante Silvia" ucap Andreas


Mereka memasuki ruang makan dan Andreas benar-benar disambut hangat oleh Silvia ibunda Viona


" Udah lama banget Andre kamu gak kesini, kabar kamu gimana?? terus gimana kabar orang tua kamu??" tanya Silvia


"Kabar saya baik tante, kalau mama baik papa gak tau" ucap Andreas


Viona hanya diam menyimak pembicaraan antara ibu dan kekasih nya itu


" Ouh iya... maaf ya sayang, tante lupa " ucap Silvia tampak merasa bersalah karena pertanyaan yang dia tanyakan pada Andreas


"Gak apa apa tante, lagian udah lama juga " kata Andreas yang merasa tak enak dengan Calon mertuanya ( Silvia 😅)


"Hah?? Bunda tau ya kenapa andre hilang??" tanya Viona

__ADS_1


Viona yang dari tadi diam akhirnya bersuara , sambil menatap kesal 2 orang yang berada didepannya itu .


"Eh?? emang kamu belum tau??" tanya balik sang ibunda


"Gak" ucapku langsung


Silvia yang sedang menatap heran menoleh ke arah Andreas dan memberikan isyarat untuk Andreas langsung yang memberi tahu. Silvia tau kalau anaknya pasti akan lebih kecewa lagi kalau sekarang dia yang memberi tahu alasannya , tapi karena Andreas ada disini , alangkah bagusnya kalau Andreas sendiri yang mengatakannya .


Andreas mengerti tatapan mata Silvia , lalu ia mencoba menjelaskan kepada Viona


"Vi... gue pernah bilang kan kalo gue pindah sekolah tiba tiba itu ada alasanya " ucap Andreas.


Viona hanya mengangguk anggukan kepalanya mengerti


"Aku pindah karena aku ikut mama aku vi... orang tua ku bercerai saat itu , mau gak mau aku harus ikut mama karena dia memegang hak asuh ku" Sambung nya


"Ouh karena itu...( ͠° ͟ ͜ʖ ͡ ͠°), pantes nama kamu berubah dari Andre alviano skenz menjadi Andreas Giovanni " jawab Viona lalu melahap roti isinya tersebut


"Iya... jangan ngambek ngambek lagi ya sayangku" ° ͜ʖ ͡ – ✧" ucap Andreas


"Kalian pacaran ya??" tanya Silvia kepada anak anak itu


Andreas tersenyum dan mengganguk, sedangkan Viona wajahnya berubah menjadi merah, Silvia yang melihat reaksi anaknya yang manis itu hanya cekikikan menahan tawa begitu juga dengan Andreas


* Ah~ putriku sudah besar, tapi aku tak menyangka kalau Viona akan bersama dengan Andre , teman pertama nya disini yang membuat nya begitu antusias dan berangkat ke sekolah dengan penuh semangat, dan karena anak itu juga ( Andreas) Viona menjadi anak yang dingin dan cuek, ku harap Andre juga menjadi cinta pertama dan terakhir dari putriku ( batin Silvia, penuh harap dengan takdir putrinya)


"Sudah pada selesai makan kan, sana berangkat nanti telat loh??" kata Silvia kepada dua anak SMA itu


"Iya bun, vio berangkat ya!!" Ucap Viona sambil salim ke sang ibunda nya tercinta


"Andre juga berangkat dulu ya tante " Pamit Andreas sambil salim ke Silvia


Andre menjawab dengan tawa dan mengiyakan ucapan Silvia


" Bundaaaa!!!!" Teriak Viona dengan wajah yang memerah


* Yes, calon mertua udah kasih restu, tinggal nunggu lulus terus Viona gue ajak nikah aja kali ya?? ( batin Andreas yang merasa puas dengan apa yang dikatakan oleh Silvia, dia merasa tidak sia sia dia datang pagi ini untuk menjemput Viona, kekasih idaman yang akhirnya dia dapatkan)


" Kami berangkat dulu ya bunda " Ucap Andreas kepada Silvia, Silvia menjawab sambil melambaikan tangannya ke arah 2 anak SMA itu


" Hati-hati " Ucap Silvia dengan senyum diwajahnya


➷➹➷➹➷➹


Sesampainya disekolah, Andreas dan Viona memasuki kelas sambil bergandengan tangan


Cieeee...... kata Jessica


Jessica : " Sekarang ke sekolah pun kalian barengan ya...." ( Goda Jessica )


Aku : " Apa an sih... aku gak minta dijemput, ini anak yang dateng gak diundang " ( Ucapku ketus )


Andreas : " Hehe... lagian aku tuh kangen sama kamu vi... gak sabar ketemu jadi aku jemput aja..." (ucap Andreas sambil tersenyum ke arah Viona)


Aku : " Tiap hari juga ketemu, masa sebentar aja udah kangen sih..."( kataku dengan wajah yang memerah)


Andreas : " Kamu emang gak kangen sama aku??" (sambil menunjukkan wajah sedih)

__ADS_1


Aku : " Gak" ( sambil memalingkan wajahnya yang memerah)


Jessica: " ehem... kalian sadar kan disini ada aku lo" ( Jessica mengucapkannya dengan wajah datar )


Aku : " Sadar kok" (Jawabku sama datarnya )


Jessica : " Kamu beneran gak kangen sama Andreas vi??" ( blak blakan)


Andreas : "Dia kangen kok, cuman gengsi bilangnya "( jelas Andreas)


Jessica : " Tau dari mana??" (tanya jessica memastikan)


Aku : " Sok tau kamu!!" (Ucapku tegas)


Andreas: " Viona kan tsundere, kasar diluar lembut didalam "


Jessica tertawa begitu pun Andreas, Viona hanya tersenyum melihat sahabat sahabatnya ini tertawa eh... sahabat dan kekasihnya heheh.... sorry masih belum terbiasa pacaran sih....


"Tong...Tong...Tong..."


Bel sekolah berbunyi dan itu menghentikan tawa Andreas dan jessica


Siswa siswi yang berada diluar kelas masuk kedalam kelas dan duduk di bangku mereka masing-masing. Guru pun masuk dan memulai pelajaran, rasanya waktu terasa cepat sekali, hingga tak terasa sudah waktunya bell istirahat berbunyi dan teman teman dikelas keluar meninggalkan Viona dan Andreas berduaan di dalam kelas .


Viona mengubah posisi kursinya menghadap Andreas , Viona membuka bekal makanan yang dibuatkan ibunya dan dimakan berduaan bersama Andreas


Andreas: "Kali kali, kamu yang buat bekal ya"


Viona : "Banyak maunya " (ucapnya datar)


Viona : " Pulangnya anterin aku beli spray vitamin bunga di toko bunga ya " (Ekspresi dan nada bicaranya berubah manja )


Andreas" Oke, sekalian beli spray penambah cinta untuk kamu " (Dengan nada bicaranya yang meniru Viona sebelumnya )


Viona terkejut dengan apa yang diucapkan Andreas.


Plakk !! ( Viona memukul tangan Andreas)


Andreas : " Aduuhh~"


Viona : " Jijik " (sambil menyipitkan matanya)


Andreas : "Kenapa ?? "


Viona : "Masa gak tau kenapa ??"


TBC....


➷➹➷➹➷➹


Hai Readers!!....


Kalian suka gak episode kali ini?? Baca terus ya kisah Viona dan Andreas di novel


"Kisah cinta Viona & Andreas "


*(Karyaku yang lain jangan lupa dibaca juga ya... hihihi~ 👻👻👻)

__ADS_1


Jangan lupa like💓 , Comment ✍, and share 📲


__ADS_2