
Potongan Episode Sebelum nya
Andreas : "hem?? Gue tu dari Vito sama Alen "
Aku : "hah ?? kok bisa ?? Masih kontakkam juga sama mereka??"
Andreas: "Mereka kan sahabat gue dari tk dan mamanya si Vito itu teman SMA mama gue, jadi gue kenal Vito waktu mamanya Vito dan keluarga Dateng kerumah dan si Alendis itu sepupunya Vito jadi mereka dari kecil emang barengan terus."
Aku :" Ouh... pantesan kaya magnet "(Ucap gue sambil mengangguk anggukan kepala)
Andreas:” Tapi gue hebat kan, seberapa berubah nya lo gue masih bisa ngenalin lo"
Aku : "Ya...."
➷➹➷➹➷➹
*Sudut pandang Andreas
Viona : Ya....
Aku : "Ya apaan??"
Viona :" Lo hebat bisa ngenalin gue... "( ucap cewek itu datar)
Aku : "Kok gak keliatan kagum ya..."
Viona : "Entah.... lagian dari awal ketemu kan emang lo yang selalu temuin gue lebih dulu"
Aku :" Em... gitu ya... emang sih... dari dulu gue kan jago banget nemuin lo, lo kalah terus main petak umpet sama gue....hah ha aha ha...." (Tawa gue lepas )
Viona : "Garing... gak ada yang lucu... "😒( Ucap datar Viona)
Aku :" Lo sekarang jarang ekspresif ya vi??"
(tanya gue)
Viona : "Kayanya"
Aku : "Oh iya soal yang tadi"
Tong... tong...tong... bell pelajaran sudah berbunyi menandakan jam pergantian pelajaran
➷➹➷➹➷➹
Kembali ke sudut pandang Viona
__ADS_1
Andreas : "Oh iya soal yang tadi"
*Ga... Gawat (batinku)
Tong... tong...tong... bell pelajaran sudah berbunyi menandakan jam pergantian pelajaran
*Nice timing ( Batin gue bersorak)
Aku : Yuk buruan ke kelas.... sebelum guru ke kelas...
Andreas:" hah~ lo gak jago menghindar vi.... tapi karena hari ini adalah hari jadian kita, gue kasih lo waktu ok...."
Andreas : "BTW , jangan manggil lo gue lagi , panggilan aku kamu aja biar gak kaku, masa sama pacar sendiri manggilnya lo gue sih??"
Aku : o"ke deh terserah kamu aja.... kenapa ya rasanya jadi kayak waktu bocah dulu , pakai aku kamu "
Andreas terkekeh, dia tersenyum memandangiku, aku menarik tangannya keluar dari atap sekolah .
Aku dan Andreas berjalan masuk ke dalam sekolah dan kami berjalan cepat menuju kelas, aku berharap, dikelas belum ada guru pengajar.
Kami sampai ke kelas dan masuk sambil bergandengan, lega rasanya karena guru yang mengajar pelajaran selanjutnya tidak masuk ke sekolah, jadi kelas ke tiga kosong.
Tanpa ku sadari karena masuk ke kelas sambil bergandengan, kami menjadi pusat perhatian
"Cieeee...cieee.... PJ" kata anak anak dikelas kompak
Aku : "Apaan sih jess...."
ucap gue langsung duduk di kursiku, jessica yang duduk di depanku langsung mengubah posisi kursinya menghadap ke mejaku, jadi sekarang posisinya berhadapan denganku
Aku : "Apa jess..." (tanyaku gugup)
Jessica : "heheh.... , lo akhirnya cair lagi ya vi... emang ya... orang yang bekuin hati lo itu adalah satu satunya orang yang bisa cairin hati lo...." (sambil tersenyum dan menatap Andreas yang berada dibelakang ku)
Aku : "Apa sih lo dari tadi ngomong nya ngawur"
Jessica : "Pulangnya jangan lupa PJ ya...."
Aku : "Hem... Btw... si Vito gimana kabarnya??"
Jessica yang mendengar nama Vito , langsung berwajah semakin cerah
Jessica : "kabarnya baik, btw karena lo udah punya pacar, kita Triple date yuk...."
Aku : "hah?? siapa aja??"
__ADS_1
Jessica : "Lo sama Andre, gue sama Vito, terus Revina sama Alendis" ( kata Jessica memberikan keterangan)
Aku : " Dua orang lagi gak diajak" ( tanya gue)
Jessica : " Leia lagi berantem sama pacarnya, kalo Nao gak mungkin kita ajak... dia masih pemulihan.... ulangan kemarin aja dia dirumah sakit kan.... lagian Naomi masih jomblo karena sebelum kecelakaan dia putus"
Aku : "iya juga sih..." ( ucap gue meng iyakan, karena itu emang terjadi)
Jessica : "Nah... pokoknya lo sama Andre harus ikut " ( kata Jessica penuh semangat)
Aku : "Gue ogah ah..." ( ucap gue males)
Andreas : "Yaudah ayo... kapan jess??" ( ucap Andreas dari belakang)
Aku :" main setuju aja" ( Ucapku kesal sambil menatapnya tajam)
Andreas : "Biarin... kan beginian langka vi... lagian kencan pertama kita jadi gk berduaan doank... "( Ucap si bocah rese)
Aku : "Gue males ah..." ( ucap gue males)
Andreas : "Gue beliin hadiah yang berhubungan dengan bunga deh" ( Ucap Andreas ke gue sambil menopang dagunya dan matanya melihat ke langit langit)
Mataku terbelalak mendengar ucapannya , kalo gini sih boleh juga
Aku : "Oke deh... dill... "( ucap gue langsung)
Jessica :" Hahaha.... emang cuman Andre yang bisa ngebujuk Viona" ( Jessica tertawa puas dengan apa yang di lihatnya, Andreas yang mampu membujuk Viona yang keras kepala)
Andreas : "Ok dil ya vi... kamu gak boleh tarik lagi kata kata kamu itu" ( tanya Andreas meyakinkan)
Aku :" Iya deh iya" ( ucap gue pasrah)
Andreas : "Gitu donk "( ucap Andreas yang merasa puas)
TBC....
➷➹➷➹➷➹
Hai Readers!!....
Kalian suka gak episode kali ini?? Baca terus ya kisah Viona dan Andreas di novel
"Kisah cinta Viona & Andreas "
*(Karyaku yang lain jangan lupa dibaca juga ya... hihihi~ 👻👻👻)
__ADS_1
Jangan lupa like💓 , Comment ✍, and share 📲