
rival pun membuka pintu nya untuk mengeluarkan Mutia dri sini saat hendak menaiki mobil rival pun ketahuan oleh Dina, rival pun berlari untuk naik ke dalam mobilnya, rival rival Dina pun menjerit, Irfan pun keluar cepa cepat dan naik mengendarai mobil begitu cepat dan anak buah Irfan pun mengejar ..
kamu pegangan ya kata rival aku akan mengebut Mutia pun memeluk putri kecilnya itu dengan rasa ketakutan irfan dan anak buah nya yg berna Bono terus mengejar rival...
Bono cepat Pepet mobil rival baik pak kata Bono Bono pun berusaha mengejar mobil rival cepat Bono Pepet hadang mobil mereka, Bono pun berhasil menghadang mobil rival...
rival pun keluar di pukuli oleh Irfan berani kamu menghianatin saya pakkkkk Irfan memukul rival, pak lepaskan lah mereka, kasian anak sekecil itu menjadi sasaran pak, Bu Dina begitu kejam menyakiti anak yg tidak berdosa...
rival pun mendapat kan pukulan dari Irfan Bono seret perempuan itu kedalam mobil, Mutia pun menjerit lepas kan aku, Mutia pun memeluk putri kecil nya dengan erat,...
saat Alfian dan Reyhan hendak pergi ke bengkel Alfian pun melihat Mutia dan anaknya di pinggir jalan alfian melihat Mutia, bono pun memaksa Mutia, lepaskan aku kata mutia Bono yg begitu geram memukul Mutia hingga tersungkur Bono yg begitu kejam memukul putri kecil Mutia hingga menjerit kesakitan Mutia pun berusaha menahan melindungi putri kecilnya dari pukulan Bono berkali kali...
jangan sakiti anak ku, kata Mutia, Alfian yg melihat aksi Bono dan menendang Bono hingga terpental rival yg melihat Alfian kini memberanikan diri melawan Irfan...
Alfian pun membantu Mutia berdiri anak buah Irfan cukup ramai saat anak buah Irfan ingin melukai Mutia kembali Alfian pun memeluk dan melindungi anak dan istrinya dan menghempas kan pukulan ke anak buah Irfan..
Reyhan pun mengalahkan begitu banyak anak buah Irfan berhasil di lumpuhkan Reyhan ..
Alfian begitu marah membabi buta menghajar Bono yg telah menyakiti anaknya Alfian begitu sangat marah berani sekali kau menyakiti anak ku kata Alfian, Alfian pun menghajar Bono tanpa ampun...
__ADS_1
rival yg di kalahkan oleh Irfan Reyhan pun berlari membantu menendang Irfan Reyhan pun berhasil mengalahkan Irfan kamu tidak papa tanya Reyhan aku tidak apa2 jawab Reyhan...
Mutia yg terluka menghalangi Bono memukul anaknya kini Mutia mengalami luka yg cukup serius, Mutia pun terduduk menggendong putri kecilnya yg terluka akibat sempat terkena pukulan Bono ...
Alfian pun menghampiri mutia, ingin menggendong Anisa tapi Anisa enggan mau di ambil siapapun dia memeluk ibunya begitu sangat erat, Anisa mengalami luka di bagian pelipis mata ...
Anisa begitu ketakutan dan memeluk Mutia begitu kuat Anisa pun tidak mau di ambil ayahnya, Mutia Anisa pun di bawa ke rumah sakit untuk di obati saat dirumah sakit Anisa hanya mau di gendongan ibunya Anisa memeluk ibunya begitu erat...
saat di bawa pulang kerumah Mutia pun harus istirahat saat putri ingin mengambil cucunya Anisa pun tak mau dengan siapapun hanya mau pelukan sang ibu...
Anisa sepertinya masih ketakutan mah kata Reyhan Bono memukuli Mutia dan Anisa seperti orang tak punya perikemanusiaan Mutia berusaha menagkal agar tak mengenai Anisa kata Reyhan..
sini sayang sama Oma kata putri ga mau ya sama Oma cuma sama ibu aja ya kata putri, ga apa mah Anisa masih ketakutan biar sama Mutia aja dulu biar lebih tenang...
Alfian pun terduduk merasa geram Irfan dan Bono berhasil kabur tapi rival kenapa kok bisa melawan Irfan tanya Alfian, rival yg mengeluarkan aku dari sandraan rival berniat untuk melepaskan aku dan Anisa tapi ketahuan sama om irfan....
mas bantu lah rival dia pasti dalam masalah yg besar kata Mutia om Irfan itu pasti tidak akan diam aja apa yg telah di perbuat rival kata Mutia...
kak Reyhan sudah membawa rival dan keluarga nya kemari kata Alfian rival aman kok bentar lagi kak Reyhan sampai...
__ADS_1
mah Mutia tidurkan Anisa dulu ya saat ini biar sama Mutia dulu Anisa masih ketakutan kata Mutia iya nak kata putri...
rival dan keluarga nya pun sampai Alfian ini istrinya rival dan ini anak nya rival, rival makasih banyak telah mengeluarkan istri saya dan anak saya dari penyekapan sehingga kami sedikit muda untuk menemui nya kata Alfian sama2 pak kata rival...
Alfian begitu murka terhadap Dina Rossa dan terutama Irfan dan Bono, dia begitu marah Bono telah menganiaya Anisa dari gendongan Mutia Alfian begitu marah Bono menyakiti istri dan anaknya ..
Bono Irfan Rossa dan Dina kalian tidak akan aku ampuni aku akan kasih pelajaran pada mereka yg telah menyakiti keluarga ku Alfian mengempal kan tangan nya dengan begitu marah ...
Alfian melihat Anisa kini mulai membaik mulai mau bermain bab bab bab Anisa pun mengoceh dan mengomel seperti biasa, bab bab bab putri kecilnya itu mengomel tanpa henti...
Anisa ayah ga akan mengampuni orang orang yg telah membuat mu terluka ayah akan beri pelajaran pada merek ..
Alfian pun mendekat pada Anisa dan melihat luka yg di pelipis mata nya Anisa pun tertawa melihat ayahnya bab bab bab putri kecilnya itu terus mengomel..
Alfian pun kembali ke kamarnya melihat Mutia yg masih tertidur Alfian pun melihat luka luka di bagian wajah dan tangannya...
Mutia pun terbangun mas ga pergi kerja hari ini tanya Mutia, nanti siang saja kata Alfian Anisa mana tanya Mutia, Anisa di bawa Sam Naila lagi main boneka..
kamu Uda baikan apa sebaiknya kita kerumah sakit aja untuk ronsen kata Alfian tidak Usa mas aku tidak papa kata Mutia aku baik baik saja esok atau lusa juga Uda sembuh kok kata Mutia...
__ADS_1