
mamah lihat kelakuan Alfian sudah Reyhan menentang papa kini Alfian pun juga mulai berani menentang papa, papah jangan terlalu memaksa Alfian biarkan dia memilih jalannya sendiri kata putri ..
keesokan harinya Dina menemui Adi Hay om kata Dina eh Dina kata Adi om kenapa ada yg sedang om pikirkan tanya Dina, om pasti memikirkan Alfian om Alfian seperti itu pasti Karana Mutia...
siapa Mutia kata Adi, Mutia itu anak dari hubungan gelap papah ku om sebelum papah meninggal papa menitipkan anak hubungan gelap nya kepada mamah, mamah yg tidak tau keluarga Mutia itu di mana mau tidak mau mamah harus membawanya pulang...
om tidak akan pernah menyetujui dengan anak yg asal usulnya tidak baik om tetap akan memaksa Alfian untuk menikahi Dina, Dina jauh lebih terhormat dan seimbang dengan Alfian kata Adi..
om tahu Reyhan dan Melly telah menikah Adi pun terkejut mendengar perkataan Dina menikah om sangat membenci Melly karna Melly bukan perempuan baik2 dia menyakiti Alfian dan mendekati anak om Reyhan...
om tahu Mutia dan Melly itu kakak adik satu ibu Adi pun tercengang mendengar nya, Melly itu telah kurang ajar pada Dina om dan sudah berkata kurang ajar, ga ibu ga adik ga kakak sama sama murahan om kata Dina...
om paham perasaan kamu Dina kata Adi om akan mencari tahu tentang Mutia dan menyelidiki perempuan itu,..
saat hendak duduk makan malam bersama putri dan Alfian Adi pun bertanya tentang Mutia apa karna Mutia kamu mentang papah kata jawab papa kata adi...
__ADS_1
papa ga akan segan segan menyakiti Mutia kalau kamu terus berani menentang papa, Adi pun langsung meninggalkan meja makan..
nak siapa Mutia itu kata putri, mah Mutia itu gadis yg dulu pernah aku nodai saat aku mabuk tapi aku melakukan nya tanpa sadar kata Alfian...
lalu dia hamil dan melahirkan bayi kata Alfian maksud kamu, kamu memilki anak dari mutia Alfian binggung mah selama ini berusaha tidak memperdulikan Mutia tapi Alfian selalu terbayang Mutia dan tangisan bayinya saat itu...
kamu harus perduli dengan Mutia nak termasuk anak yg di lahirkan nya bagai manapun bayi itu tidak berdosa kata putri mamah Alfian...
mamah sangat rindu Ngan Reyhan kakak mu bagai mana keadaannya sekarang kata putri mamah Alfian...
Sekar indah itu sahabat mamah mamah ga menyangka nak mamah memiliki cucu dari anak2 Sekar...
Adi yg tanpa sengaja mendengar obrolan Alfian dan mamah nya pun sungguh murka dan marah papa tidak akan pernah restuin Melly dengan Reyhan, dan papa juga tidak akan merestui kamu dengan Mutia kata Adi, pah cukup tolong ingat cucu kita, Reyhan harus bercerai dari Melly dan Reyhan harus menikah dengan orang pilihan papa, Alfian kamu harus menikah dengan Dina....
Alfian pun begitu marah mendengar perkataan papa nya, papa tidak bisa mengatur kehidupan anak anak papah..
__ADS_1
papah sungguh berdosa berniat memisahkan Reyhan dari istrinya kata putri dan mamah tidak akan mau bicara lagi pada papah putri pun masuk ke kamar ...
keesokan harinya putri pun bertanya dimana Reyhan bertanya pada Alfian mamah ingin bertemu, mah biar kakak saja yg menemui mamah ya nanti Alfian yg akan hubungi kakak...
mah Alfian ke kantor dulu ya mah mamah sangat merindukan kakak mu nak kata putri, iya mah ...
kini anak Mutia telah berusia 1 tahun Mutia membesarkan putri kecilnya seorang diri kini putri kecil Mutia sedang belajar jalan...
sini nak tata kata Mutia, tata cepat nak putrinya pun tertawa dan berjalan memeluk Mutia saat hendak memeluk putri kecilnya Alfian dan mamahnya pun datang mutiapun kaget melihat kedatangan Alfian...
Alfian dengan ketus bicara pada Mutia saya kemari bukan untuk melihat kamu dengan anakmu aku tidak perduli sama kamu dan anakmu itu Alfian pun pergi meninggal kan Mutia menyul kakaknya..
saat hendak ke dapur putri melihat Mutia sedang bermain dengan putri kecilnya, tate lagi nak tate Anisa pun berjalan langsung memeluk ibunya ..
itu pasti Mutia yg di ceritakan Alfian waktu itu batin putri, Hay sayang kata mamah Alfian cantik banget ya pujian putri untuk cucunya itu...
__ADS_1