Kisah Kelam Seorang Janda

Kisah Kelam Seorang Janda
Bab 1


__ADS_3

" Kalau kamu seperti ini terus, aku tak bisa tahan dengan kelakuan kamu bahkan dengan pernikahan kita " Ancam Adel pada Haris.


" Terus kamu mau nya bagaimana dengan hubungan kita? " Bentak Harus yang memang sudah pusing dengan ocehan Adel yang setiap hari terus saja mengomel.


" Kalau saja waktu itu kamu tidak selingkuh, aku mungkin akan mempertahankan pernikahan kita Har!! " Isak tangis Adel yang tak bisa ia bendung lagi karena atas kelakuan Haris terhadap Adel yang beberapa kali ketauan menjalin hubungan dengan wanita lain.


" Aku tidak selingkuh Adel!! Bagaimana bisa aku selingkuh jika ponsel saja sering kamu yang pegang " Elak Harus yang tak ingin di salahkan oleh Adel.


" Lalu, bagaimana dengan Vita, siapa wanita itu? Aku tak sengaja mengangkat telpon dari nya saat kamu sedang mandi, lalu ia langsung memanggil mu dengan sebutan sayang!! Apa itu bukan selingkuh nama nya " Adel yang semakin murka karena Haris tak mengakui nya di hadapan nya.


Adel yang lelah dengan tangis nya, ia segera terjatuh di lantai dengan tak berdaya.


Haris yang melihat Adel terjatuh segera menangkap tubuh Adel namun tak bisa karena Adel dengan cepat menyingkirkan kedua lengan Haris yang ingin memeluknya.


Haris yang sudah tak tahu apa yang harus ia lakukan, ia hanya bisa memegang puncak kepala nya lalu mengusap wajah marahnya, karena Adel tak ingin ia sentuh.


" Kamu tau tidak!! Akhir - akhir ini kamu tidak lagi menyentuhku, apa gunanya aku sebagai istrimu Haris ! Apakah aku hanya dijadikan budak dirumah ini , sekarang aku tanya kamu apakah kamu sudah tidur bersama nya Haris,katakan dengan jujur?. " Lirih Adel yang masih saja menangis deras mengeluarkan air mata, lalu ia sesekali mengusap airmata nya yang jatuh di wajah nya.


"Kamu salah paham Adel!! Aku sama sekali tidak pernah menyentuhnya, bagaimana bisa aku menyentuhnya jika Vita saja telah mempunyai seorang suami dan masalah aku tidak pernah menyentuhmu tolonglah mengerti aku sudah lelah bekerja seharian laku pulang tengah malam ,aku pulang pun kamu sudah tidur." Teriak Haris yang tak mau kalah oleh Adel yang terus saja menyudutkan nya agar mengaku kesalahannya.

__ADS_1


Adel yang masih berada di lantai dengan posisi meringkuk seperti tak punya daya, ia segera terbangun untuk mengumpulkan tenaga nya, ia merasa lelah karena telah menangis sepanjang hari karena sikap Haris yang selalu playing Victim.


Ia tak menyangka, jika menikahi laki-laki yang jauh dari rasa tanggungjawab sebagai seorang suami.


" Aku telah menyesal menikah dengan mu Haris, bahkan aku harus mempunyai seorang anak dari mu di rahim ku dan dia harus mempunyai seorang ayah yang sering bermain wanita di luar sana " Gerutu Adel sambil memukul tubuh Haris bagian pundak, tanpa rasa kasihan Adel terus saja memukulnya dengan sekuat tenaga , bahkan Haris tak bisa berbuat apa-apa karena jika ia melampiaskan amarah nya pasti itu akan terjadi KDRT namun ia tak ingin menjadi buronan polisi yang telah membuat istrinya cidera.


Haris berteriak " Adeel,, jika kamu menyesal menikah dengan ku dan punya anak dari ku  , baik, aku akan menceraikan mu hari ini, dan asal kamu tahu bahkan aku tak sudi memberikan mu uang sepeserpun atas masa idah mu, camkan itu " Ancam Haris sambil menunjuk ke arah Adel dengan tangan kanan nya .


Adel hanya terdiam dan berderai airmata saat Haris menyetujui perceraian nya dengan nyanya "Tidak,Haris sudah berkata cerai padaku."


kini Adel harus bekerja dengan keras untuk memberi makan anak nya yang masih berusia 4 tahun.


Entah Haris harus tinggal dimana, Adel tak tahu dan tak ingin menanyakan pada Haris.


Kini hanya mereka berdua yang berdua di rumah sewa yang ia tempati selama hampir 5 tahun pernikahan.


Adel yang tinggal di daerah Jakarta, ia jauh dari keluarga ia tak ingin membuat keluarga nya tahu apa yang terjadi pada rumah tangga karena pasti akan dimarahi oleh kakak laki-laki nya bahkan dengan Tante nya yang selalu saja membela suaminya jika itupun ia melakukan kesalahan sekecil apapun pasti akan di arahkan pada nya.


Adel hanya bisa pasrah dengan takdir dan nasibnya, ia tak ingin larut dalam kesedihan begitu dalam karena tanpa sepengetahuan Haris , Adel mengikuti jalan sesat Haris . Adel yang cukup pintar karena ia telah menyembunyikan kesalahannya dengan memojokan kesalahan Haris yang sudah lebih dulu ia beberkan kesalahannya. Kini Adel telah leluasa berinteraksi dengan bermacam-macam karakter laki-laki yang pernah ia temui selama masih menyandang istri orang .

__ADS_1


Karena Adel telah mencium bau-bau perselingkuhan Haris dengan wanita ****** , Adel hanya bisa menyimpan sifat buruk Haris dari keluarga besar nya bahkan dari keluarga Haris pun ia tutupi kesalahan suaminya.


Sudah hampir 1 tahun Adel menjalin hubungan dengan seorang laki-laki yang ia temui di aplikasi ajang mencari jodoh. Adel yang lebih mempunyai waktu luang untuk bertemu dengan kekasih gelap nya tanpa sepengetahuan Haris.


Ia selalu bertemu di saat Haris sudah berangkat bekerja . Namun di saat waktu Haris pulang kerja , Adel sudah berada di rumah.


Seperti ini lah yang menjadi kebiasaan Adel selama hampir satu tahun, karena ia sudah tak beri perhatian oleh bahkan berhubungan intim pun sudah jarang sekali ia lakukan ,karena Haris yang tak lagi menyentuhnya selama berbulan-bulan itu yang membuat Adel curiga karena sikap Haris yang sudah berubah drastis semenjak ia telah diangkat menjadi karyawan tetap di pabrik ia bekerja.


" Maafin mama ya , mama sudah buat kamu jauh dari ayah mu !! tapi mama tidak berniat untuk melakukannya , ini semua kesalahan ayah mu yang dulu bermain api di belakang mama, "Adelia yang tak ingin di salahkan oleh Banu jika Banu sudah besar nanti .


Adel hanya bisa menatap wajah Erick di layar ponsel nya, karena Erick saat ini sedang berada di rumah neneknya , ibu dari Haris mantan suaminya.


"Apakah Haris akan bicara pada kedua orang tua nya ?, "Lirih Adel yang merasa takut jika Haris memutarbalikkan fakta .


" Aku harus bagaimana jika ibu mertua ku bertanya kenapa bisa bertengkar bahkan ingin bercerai ," Piikir Adel yang menjadi tak karuan dan tak bisa berpikir jernih karena permasalahan nya dengan Haris .


Adel terus saja berpikir agar tak menjadi sasaran ibu mertua nya , karena sudah pasti akan menjadi santapan untuk ibu mertua nya bahkan keluarga besar Haris yang selalu membela nya walaupun Haris melakukan salah.


Adel menggigit ibu jarinya agar ia bisa berpikir , bagaimanapun pasti Adel akan di salahkan oleh ibu mertunya yang tak becus menjaga Haris dengan baik , tapi perceraian adalah jalan terbaik untuk nya karena ibu mertua nya yang sangat tidak suka pada Adel karena sikap Adel yang acuh menurut ibu mertua nya .

__ADS_1


__ADS_2