Kisah Kelam Seorang Janda

Kisah Kelam Seorang Janda
Bab 2


__ADS_3

Adel yang terus memikirkan cara untuk meyakinkan ibu mertuanya untuk bisa percaya padanya. Ia segera berlari kecil ke arah kamar untuk mengambil ponsel lama nya yang Haris pakai untuk bekerja, karena semua bukti ada ponsel tersebut, dari percakapan Haris dengan Vita bahkan pesan singkat nya pun ada di dalam ponsel tersebut, ini adalah caranya untuk meyakinkan ibu mertuanya agar bisa percaya pada Adel, namun ponsel yang Adel cari ternyata tak ada , Adel sudah mencari nya di atas ranjang bahkan di bawah bantal pun Adel tak bisa mendapatkan ponsel tersebut.


Adel merasa kesal karena satu -satu nya bukti telah lenyap , Adel melemparkan mungkin bantal ke lantai lalu guling pun ia lemparkan ke lantai, Adel lalu berteriak histeris karena ponsel nya telah di bawa oleh Haris agar tetap bisa berhubungan dengan wanita ****** itu.


" aaahhh , kurang ajar kamu Haris , bahkan kamu sudah beraksi lebih dulu dibandingkan aku , kamu hilangkan semua bukti yang mengarahkan padamu" Geram Adel yang sambil mengacak-acak rambutnya dengan ke dua tangan nya.


Lalu Adel berencana untuk menghubungi Haris dengan ponsel miliknya, Adel segera berdiri lalu ia langkahkan kaki nya ke ruang tamu untuk menghubungi Haris.


ring..ring


Namun panggilan Adel di tolak oleh Haris, namun Adel tak menyerah begitu saja , Adel terus saja menghubungi Haris terus menerus agar ia bisa bicara dengan Haris.


Namun usaha Adel sia-sia untuk menghubungi Haris, panggilan Adel selalu saja di tolak oleh Haris.


"Sial , panggilan ku terus saja di tolak Haris, bagaimana aku bisa menanyakan soal ponsel lama ku yang Haris pakai , aku harus mengambilnya jangan sampai Haris tahu aku telah menyadap ponsel lama ku selama ini" Gerutu Adel sambil mengeratkan ke dua tangannya di ponsel yang masih berada di tangan nya.


"Tapi Haris tak sebodoh itu, bisa saja Haris tahu jika aku telah menyadap ponselnya "Pikir Adel yang menyanggahkan tangan kanannya di dagu Adel yang lancip.


"Aku tak punya kekuatan apapun jika sampai ibu mertuaku menyalahkan ku , bisa saja Haris memutarbalikkan fakta bahwa aku yang telah selingkuh dengan laki-laki lain , aku tak ingin nasib ku seperti di film-film yang harus menderita karena hinaan ibu mertua bahkan bisa kucilan dari orang-orang karena ulah Haris yang telah mengkhianati ku lebih dulu." Geram Adel yang masih memikirkan nasib nya selanjutnya.


Seketika Adel melihat ke arah jam dinding yang menunjukkan waktu sudah hampir jam 2 pagi , namun ayam jantan pun belum memanggilnya. Adel merasa mengantuk karena airmata yang banyak ia keluarkan tadi.

__ADS_1


Adel lalu pergi ke kamar dengan perasaan yang sedikit gelisah , namun ia harus bisa menjalani hari esok dengan ceria dan ia harus mencari pekerjaan baru untuk menghidupi diri nya dan anak laki-lakinya. Adel merebahan tubuhnya di atas ranjang dan sedikit meregangkan tubuh nya agar bisa merilekskan tubuhnya sejenak.


Lalu Adel tertidur pulas dengan balutan bedcover  yang menutupi setengah tubuhnya.


Esok hari nya


Cahaya sinar matahari yang sudah menghangatkan sebagian bumi, ayam jantan pun sudah berkokok saat pukul jam 5 pagi , namun Adel yang masih berada di atas ranjang yang masih di balut dengan hangatnya bedcover  . Adel di bangunkan dengan ketukan suara pintu.


tok tok tok


"Adel , Adel buka pintunya Adel , ibu tau kamu ada di dalam ! Adel , kamu buka pintu atau ibu akan mendobrak pintunya " Teriak Merlin dengan lantang.


Adel mendengar suara ibu mertua nya datang , Adel kaget di buat nya lalu ia terpaksa terbangun dari tidurnya, lalu berjalan ke arah pintu untuk membukakan pintu untuk Merlin.


" Eh , ibu tumben datang ,mau jenguk aku ya , maaf ya bu rumah nya berantakan?" Sapa Adel yang memberikan senyuman palsu dan sedikit obrolan yang tak masuk akal.


Merlin yang selalu saja ketus terhadap Adel , kini menjadi lebih semakin benci karena telah mengusir anaknya dari rumah sewa yang ia tempati saat ini.


Adel memberi ruang untuk Merlin masuk ke dalam rumah dengan wajah masam seperti singa yang akan menerkam mangsa nya. Merlin akhirnya masuk ke dalam dan duduk ke sofa tanpa meminta ijin pada Adel yang selalu memasang wajah manis di hadapan Merlin.


Adel menawarkan minum pada Merlin sebagai mana mestinya tamu berkunjung ke rumah " ibu mau minum apa , aku buatin ? " tanya Adel sopan pada Merlin.

__ADS_1


Merlin yang geram dengan sikap Adel yang berpura-pura baik , Merlin pun memalingkan wajahnya yang tak ingin melihaht wajah Adel .


" ibu tidak ingin berlama-lama di sini , kamu apakan Haris? sampai bisa-bisa nya kamu usir dari rumahnya sendiri, yang harus pergi dari rumah ini itu harus nya kamu bukan anak ibu ! kamu jadi istri kok engga becus jaga in suami, Haris sampai nangis-nangis cerita sama ibu , kenapa kamu usir Haris?" Tanya Merlin yang begitu sangat ingin mendapat penjelasan dari Adel .


" bisa kamu jelasin ke ibu ?" Merlin mengungkapkan kekesalannya pada Adel.


Adel mendengar perkataan Merlin yang tak sesuai dengan kenyataan , Adel pun merasa ia telah di fitnah oleh Haris karena ia mengadukan yang tak benar pada Merlin.


" Aku tidak usir Haris bu , Haris sendiri yang pergi dari rumah karena anak ibu sudah ketangkap basah berselingkuh di belakang aku bu , ibu bisa tanyakan langsung pada Haris jika ibu tak percaya " Ungkap Adel yang jujur pada Merlin , agar Merlin berpihak padanya kali ini.


Mendengar Haris telah di fitnah oleh Adel , Merlin tak terima atas tuduhan Adel yang mengarahkan ke Haris , Merlin segera terbangun dari duduk nya dengan tatapan marah pada Adel , Merlin lalu melayangkan sebuah tamparan keras di pipi Adel dengan kencang.


Paaakkkkk..


Adel yang terkejut dengan tamparan yang Merlin lakukan terhadapnya,karena tamparan Merlin merubuhkan tubuh Adel sampai ke lantai dengan posisi terungkup , Adel masih memegang pipi kanan nya karena tamparan keras yang di berikan oleh Merlin lalu Adel berusaha menoleh ke arah Merlin dan segera terbangun .


"ibu , kenapa ibu menamparku? yang harus nya ibu tampar Haris yang sudah jelas-jelas bersalah sudah mengkhianatiku selama ini " Adel yang berusaha kekeh dengan ucapan nya.


Merlin pun masih terima jika anak nya terus di salahkan oleh wanita yang berada dihadapannya sekarang.


" jika kamu masih menyalahkan anak ku , ibu akan buat hidupmu hancur , kamu jadi gelandangan di jalan , tidak mungkin Haris melakukan hal serendah itu jika kamu memperlakukan Haris sebaik mungkin, jika Haris telah berani berselingkuh di belakangmu , sebaiknya kamu sebagai istri harus instropeksi diri" Kekeh Merlin yang membela Haris .

__ADS_1


    


__ADS_2