Kisah Pendekar Cang'An

Kisah Pendekar Cang'An
Episode 04. Ujian di Alam Ilusi bg. 1


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, Chen Shui kembali mengumumkan kepada Ketua Kelompok untuk berkumpul serta memberikan kepada mereka masing-masing beberapa buah gelang.


" Bagikan gelang-gelang ini kepada masing-masing anggota kalian "


Gelang yang diberikan Chen Shui disebut Gelang Nyawa. Gelang tersebut biasa dipakai dalam ujian di tempat yang terbuat dari ilusi, yang biasa disebut sebagai Alam Ilusi.


Hanya orang yang menggunakan Gelang Nyawa yang bisa memasuki Alam Ilusi tersebut. Gelang itu juga menjadi penanda lokasi keberadaan si pemakai Gelang di dalam Alam Ilusi.


" Jika kalian tewas di dalam Alam Ilusi, kalian akan segera kembali ke halaman latihan ini, jadi jangan sampai kehilangan Gelang Nyawa. Tanpa gelang itu, kalian tidak akan bisa keluar hidup-hidup " Ucap Chen Shui ketika dia memimpin para peserta menuju ke sebuah bangunan Akademi.


[Aula Ilusi - Akademi Zuojia]


" Masuklah satu per satu " Tunjuk Chen Shui pada pintu bangunan tersebut.


" Aula Ilusi? " Gumam Zhao Feng saat membaca sebuah papan yang terpajang di atas pintu bangunan tersebut.


" Feng. Kamu baru pertama kali melihat Aula ini ya? " Ucap Xia Xiong.


" Jelaskan saja. Aku juga belum tahu apa ini " Sela Wei Tanlun.


" Bangunan itu adalah Aula Ilusi yang merupakan tempat simulasi pertarungan menghadapi lima jenis suku mitos " Sahut Xia Xiong.


Xia Xiong menjelaskan bahwa suku mitos berada di Benua Valinoira dan saat ini mereka masih kesulitan untuk mencapai Benua lain sebab ada pembatas gaib yang mengurung mereka di Benua itu.


" Hanya itu yang aku tahu... Oh ya.. Suku yang paling terkenal di antara lima suku mitos itu adalah suku bertelinga runcing " Imbuh Xia Xiong.


" Kenakan gelang kalian. Sekarang giliran kita masuk. Ayo.. ! " Seru Zhao Feng kepada empat temannya.


Satu per satu mereka memasuki pintu Aula Ilusi. Ketika mereka tiba di sisi lain pintu tersebut mereka justru muncul di sebuah hutan yang amat sangat lebat.


" Dimana kita? Apa kamu tahu Xiong? " Tanya Zhao Feng.


Belum sempat Xia Xiong menjawab, sebuah suara keras menggema di dalam hutan tersebut.


" Selamat datang Kelompok Lima. Kalian sedang berada di dalam Hutan Ilusi. Misi kalian adalah membebaskan seorang Elf dari kurungan para Beast "


" Apa itu Elf dan Beast? Apa kamu tahu Xiong? " Tanya Zhao Feng sesaat setelah dia mendengarkan kata-kata tanpa sumber tersebut.


Belum sempat lagi Xia Xiong menanggapi pertanyaan Zhao Feng. Suara keras yang sebelumnya terdengar, kini terdengar lagi dan menjawab pertanyaan Zhao Feng.


" Elf dan Beast adalah dua jenis makhluk yang digolongkan ke dalam Suku Mitos. Elf adalah makhluk mirip manusia tetapi berkulit putih pucat dan bertelinga runcing. Sementara Beast adalah makhluk mirip manusia yang sebagian atau seluruh tubuhnya memiliki bagian tubuh binatang "


" Lalu dimanakah mereka berada sekarang? Apa kamu tahu Xiong? " Tanya Zhao Feng kembali.


Zhao Feng sengaja bertanya kepada Xia Xiong, padahal dia tahu bahwa pertanyaan itu hanya bisa dijawab oleh suara tak bersumber tersebut.

__ADS_1


" Haih... Kamu banyak bertanya ya? Kenapa pula kamu bertanya padanya, jelas-jelas dari tadi aku yang menjawab semua pertanyaanmu " Ucap seorang gadis kecil yang bertubuh tidak lebih besar dari ukuran telapak tangan.


Gadis kecil yang mendadak muncul itu, telihat bertubuh sebesar seekor burung pipit. Gadis itu terbang dengan dua buah sayap transparan di belakang punggungnya. Suara sayapnya saat mengepak mirip dengan dengungan lebah.


" Hei... Kamu lihat apa? Belum pernah lihat Peri? " Imbuh Gadis kecil itu.


Suara keras yang menggema sebelumnya adalah suara peri itu. Dia lah yang sedari tadi menjawab semua pertanyaan Zhao Feng.


Xia Xiong, Xing Ma, Wei Tanlun, dan Duan Meimei tertegun sejenak ketika melihat kemunculan peri tersebut. Itu adalah pertama kalinya bagi mereka melihat sosok seorang peri. Peri juga termasuk sebagai salah satu dari lima Suku Mitos.


' Dia mirip Dewi Bunga Buah di Alam Besar. Apa mereka keturunan dari para Dewi Bunga Buah? ' Batin Zhao Feng.


" Hei... Kamu dengar tidak? " Tanya Peri itu sekali lagi.


" Oh iya. Aku dengar. Terima kasih atas penjelasanmu. Kenalkan aku Zhao Feng. Ini Xia Xiong, yang itu Xing Ma, dan yang itu Wei Tanlun, dan gadis itu namanya Duan Meimei "


" Bisakah kamu memberi tahu kami siapa kamu dan dimanakah lokasi para Beast dan Elf yang kamu maksudkan tadi? " Tanya Zhao Feng.


" Tentu bisa. Itu tugasku. Aku adalah ilusi peri pemandu kalian. Namaku Ziya. Ikuti aku, kita akan ambil perbekalan dulu... "


" Kalian mungkin akan berhari-hari di dalam Hutan Ilusi ini. Ayo! " Seru Ziya sembari terbang ke arah dalam hutan.


' Ternyata dia adalah sebuah ilusi. Tapi di Alam Ilusi ini, semua ilusi terasa begitu nyata..' Batin Zhao Feng.


Ziya mengatakan bahwa dia sudah mengetahui nama kelompok Zhao Feng dari kantong berisi kertas bertuliskan nama kelompok dan identitas anggota itu.


' Jadi karena itu, dia tadi menyambut kami dengan menyebut kami Kelompok Lima ' Batin Wei Tanlun.


Ziya juga menceritakan tetang Benua Cang'An dan lima benua lainnya.


Tempat dimana mereka semua hidup sekarang itu, disebut sebagai Alam Kecil. Sementara dunia yang lebih luas lagi dan tempat tinggal para Dewa Abadi disebut sebagai Alam Besar. Selain itu, masih ada juga Alam Kematian atau Neraka di antara Alam Besar dan Alam Kecil. Semua Alam tersebut dinamai dengan Semesta Surga.


Di Alam Kecil ada enam benua dan empat lautan. Enam benua tersebut yaitu Benua Oermacht, Benua Meghalaya, Benua Penda, Benua Cang'An, Benua Valinoira, dan Benua Filantropia.


Empat lautan itu yaitu Laut Utara, Laut Timur, Laut Selatan, dan Laut Barat yang kerap kali disebut dengan Samudra tak bertepi.


Ziya menceritakan bahwa di Benua Cang'An ada tiga kerajaan. Terdiri dari satu Kerajaan Utama dan dua Kerajaan Pendamping. Kerajaan Utama, tentu saja adalah Kerajaan Cang'An dari Dinasti Cang sementara dua kerajaan lainnya yaitu Kerajaan Song'An dari Dinasti Song dan Kerajaan Khan'An dari Dinasti Khan.


" Kami sudah tahu itu, bisa kamu ceritakan tentang Suku Mitos? " Sela Duan Meimei.


Duan Meimei dan yang lain sudah tahu tentang Benua Cang'An dan tiga kerajaan di dalamnya. Mereka lebih tertarik dengan lima Suku Mitos dan Benua Valinoira.


Ziya mengangguk dan menceritakan tentang Suku Mitos.


Suku Mitos ada dan terkurung di dalam Benua Valinoira. Seorang Dewa yang disebut sebagai Dewa Pelindung mengurung Suku Mitos di dalam Benua tersebut. Mereka selamanya akan hidup hanya di dalam benua tersebut.

__ADS_1


Ada enam Ras yang hidup di Benua Valinoira, yaitu Ras Manusia dan lima Ras dari lima Suku Mitos.


Ras pertama yang paling banyak jumlah penduduknya, disebut sebagai Elf. Para Elf ini memiliki kulih putih pucat dengan daun telinga yang runcing.


Ras kedua terbanyak disebut sebagai Beast. Ras campuran manusia dan binatang. Setengah tubuh mereka menyerupai manusia, setengah lagi menyerupai binatang.


" Kalau tidak salah di Benua Penda dan Benua Cang'An ini, makhluk serupa Beast disebut sebagai Siluman... " Tutur Ziya sembari bertengger di pundak Zhao Feng.


" Ras ketiga adalah kami, para peri. Seperti yang kalian lihat... Inilah kami, Peri " Imbuh Ziya sembari tersenyum bangga dengan dirinya.


Ziya menuturkan Ras keempat terbanyak adalah para Kurcaci atau yang disebut Dwarf oleh Ras Elf. Para Kurcaci adalah manusia dengan tubuh kerdil. Tinggi mereka biasanya hanya setinggi lutut manusia.


Dan Ras terakhir adalah Raksasa. Mereka adalah makhluk bertubuh amat besar. Tubuh mereka bisa tumbuh lebih besar daripada sebuah pohon kelapa. Manusia biasa hanya sebesar telapak tangan mereka.


" Kita sampai " Tunjuk Ziya ke arah sebuah rumah pohon.


" Sampai? Sampai di rumah kecil ini? " Ucap Xia Xiong ketika melihat rumah kecil yang ada di batang tubuh sebuah pohon.


" Benar. Ini rumahku. Silahkan masuk... " Sahut Ziya.


" Maaf. Ziya. Bukannya kami menolak, tapi tubuh kami tidak mungkin bisa memasuki rumahmu " Ucap Xing Ma.


" Begitukah?... Bagaimana dia bisa masuk? " Tunjuk Ziya ke arah Zhao Feng.


Zhao Feng sudah masuk ke dalam rumah pohon tersebut. Meski tubuh Zhao Feng lebih besar daripada pintu rumah pohon tersebut, dia bisa memasuki rumah itu.


' Sudah ku duga. Rumah pohon ini mirip dengan rumah para Dewi Bunga Buah ' Batin Zhao Feng saat berada di dalam rumah pohon tersebut.


Di Alam Besar, Zhao Feng pernah bertemu dengan para Dewi yang memiliki bentuk seperti Ziya. Mereka dikenal sebagai Dewi Bunga Buah. Para Dewi Bunga Buah tinggal di dalam batang-batang pohon, mirip dengan rumah pohon milik Ziya.


Jika dipikirkan secara logika, rumah pohon yang hanya sebesar sebuah sangkar burung itu, tentu saja tidak akan muat untuk dimasuki oleh manusia. Namun kenyataannya berbeda, Zhao Feng baru saja memasuki rumah pohon tersebut.


" Rumahku ini adalah Rumah Peri, dibangun menggunakan Energi Sihir, jadi tubuh kalian akan menyusut dan mengikuti ukuran rumah ini... Ayo! " Seru Ziya sembari memasuki rumahnya.


Xia Xiong, Xing Ma, Wei Tanlun, dan Duan Meimei menyentuh pintu rumah pohon itu dan tiba-tiba tubuh mereka menyusut menjadi seukuran tubuh Ziya. Satu per satu mereka kini berada di dalam rumah Ziya.


' Tubuhku menyusut? ' Pikir Wei Tanlun.


Sekarang Zhao Feng dan kelompoknya itu, bisa melihat dengan jelas wajah Ziya. Kini mereka sama besarnya dengan Ziya.


" Itu bekal kalian masing-masing... "


" Berhubung hari sudah malam, besok pagi baru kita lanjutkan perjalanan. Para Beast ada di barat hutan ini " Tunjuk Ziya pada tumpukan kantong di atas meja.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2